TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Fakta yang Membuktikan Kalau Sarapan Itu Penting untuk Kesehatan

Setelah baca ini, pasti Mama jadi lebih menghargai waktu untuk sarapan demi kesehatan keluarga

Freepik/senivpetro

Apakah kamu sudah sarapan hari ini? Sebagian orang seringkali melewatkan sarapan, mungkin karena terburu-buru berangkat ke sekolah atau ke kantor. Terpaksa tidak sarapan dengan alasan takut terlambat.

Padahal sarapan itu penting banget terutama untuk proses metabolisme di dalam tubuh kamu. Yuk simak 5 fakta penting seputar sarapan berikut ini.

Fakta Seputar Sarapan untuk Kesehatan Keluarga

1. Sarapan menurunkan risiko diabetes

Freepik/senivpetro

Hasil penelitian yang dilakukan Journal of Physiology mengatakan, sarapan dengan teratur dapat memengaruhi fungsi sel lemak dalam tubuh dengan mengubah aktivitas gen yang terlibat pada metabolisme lemak dan resistensi insulin.

Hal ini kemudian membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan kardiovaskular.

Selain itu menyiapkan sarapan bersama keluarga juga bisa membangun kedekatan lho Ma. Ada waktu ngobrol bersama dan menanyakan apa rencana kegiatan hari ini. Wah, pasti menyenangkan.

2. Menstabilkan berat badan

Freepik/senivpetro

Javier Gonzales, penulis utama penelitian sekaligus profesor nutrisi dan metabolisme di University of Bath, Inggris mengatakan, penelitian menemukan bukti bahwa sarapan benar-benar meningkatkan pembakaran lemak.

Sarapan juga bisa meningkatkan jumlah gula yang diambil sel yang berpotensi melindungi tubuh dari diabetes dan penyakit kronis lain.

3. Meningkatkan kemampuan kerja otak

Freepik

Menurut suatu penelitian, siswa yang sarapan rata-rata diduga memiliki nilai yang lebih tinggi dalam tes kemampuan mengingat. Ketika bangun pagi, kebanyakan energi baik dalam bentuk glukosa ataupun glikogen, telah habis digunakan untuk beraktivitas di hari kemarin.

Sementara glukosa adalah satu-satunya bahan bakar yang digunakan oleh otak. Tanpa glukosa, akan merasa lelah dan sulit berkonsentrasi.

Dengan begitu, pelajar atau orang yang bisa mendapatkan sarapan secara teratur, kemampuan kerja otaknya untuk berpikir akan lebih stabil. Mama bisa mendukung belajar anak dengan rajin menyiapkan sarapan setia hari, demi kesehatan keluarga.

4.Gizi di dalam setangkup roti

Popmama.com/Novy Agrina

Jika Mama benar-benar sibuk dan tidak sempat membuat sarapan yang istimewa, tidak masalah untuk menyiapkan roti tawar sebagai sarapan keluarga.

Setangkup roti berisi lapisan mentega dan telur juga memiliki gizi yang cukup. Dalam setiap lembaran roti sudah memiliki kandungan kalsium, karbohodrat, protein, vitamin A, vitamin B1, vitamin c, dan zat besi. Itulah kandungan dari roti tawar putih.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, contoh menu sarapan sehat untuk anak sekolah usia 6-12 tahun antara lain:

  • Setangkup roti + telur mata sapi + sayuran + susu
  • Nasi goreng + telur dadar + sayuran
  • Bubur ayam + pisang
  • Lontong sayur + telur + buah
  • Nasi uduk + ayam goreng + buah

5. Otak menyusut

doc.ro

Kedengarannya saja sudah mengerikan. Tapi benar, malas sarapan adalah salah satu penyebab otak mengalami penyusutan. Seringkali dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar.

Orang yang mengalami penyusutan otak, fungsi kognitifnya menurun. Fungsi kognitif seseorang berkaitan dengan kemampuan mengambil keputusan, merencanakan sesuatu, mengorganisasi, berkonsentrasi,  dan mengingat hal-hal detil.

Gangguan lain karena otak menyusut adalah pikun, alzheimer dan  lambat dalam belajar.

Itulah 5 fakta yang mungkin bisa menyadarkan kamu kalau sarapan itu sangat penting. Masih banyak manfaat lain dari sarapan, termasuk untuk kesehatan kulit dan panca indra. Jadi, gimana Ma? Masih bisa bilang nggak sempat untuk sarapan?

The Latest