TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Cara Membuat Paru-Paru Tetap Sehat

Paru-paru cukup rawan mengalami berbagai masalah kesehatan

Freepik/pressfoto

Paru-paru adalah salah satu organ di dalam tubuh yang berhubungan dengan sistem pernapasan. Organ pernapasan ini memiliki fungsi yang sangat vital dalam menyediakan oksigen ke seluruh tubuh sehingga kesehatannya harus dijaga.

Paru-paru berfungsi mengolah udara yang masuk dan memisahkan oksigen dengan karbon dioksida. Terganggunya kerja paru-paru bisa memengaruhi fungsi dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Organ ini cukup rawan mengalami berbagai masalah kesehatan. Fungsi paru-paru cenderung akan menurun seiring bertambahnya usia.

Apabila paru-paru mengalami gangguan, proses pernapasan akan menjadi terhambat sehingga suplai oksigen ke seluruh tubuh menjadi terganggu dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Gangguan pada paru-paru berdampak negatif pada kelancaran bernapas sehingga berpotensi mengancam nyawa, seperti bronkitis, pneumonia, asma, dan tuberkulosis.

Namun, jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyehatkan paru-paru agar tetap maksimal menjalankan fungsinya. Seperti info berikut ini yang sudah Popmama.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Latihan pernapasan

Freepik/karlyukav

Dilansir dari American Lung Association, latihan pernapasan tertentu dapat meningkatkan fungsi paru-paru terutama bagi individu yang sedang merokok, mantan perokok, atau yang memiliki kerusakan paru-paru akibat penyakit paru-paru kronis.

Latihan pernapasan yang baik akan meningkatkan kinerja paru-paru. Latihan ini meliputi pursed-lip breathing, yakni teknik pernapasan yang dilakukan perlahan dan terkontrol dengan menghirup udara dari hidung dan menghembuskannya melalui mulut, serta pernapasan perut atau yang juga dikenal sebagai pernapasan diafragma.

Ambil napas dalam-dalam melalui hidung kemudian hembuskan secara perlahan lewat mulut.

Kemanjuran latihan pernapasan ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang telah diterbitkan dalam Indian Journal of Physiology and Pharmacology. Sebanyak 12 sukarelawan dalam penelitian tersebut melakukan latihan pernapasan selama 2, 5 , dan 10 menit.

Hasilnya, melakukan latihan pernapasan dalam beberapa menit dapat meningkatkan fungsi pada paru-paru.

Berikut langkah-langkah latihan pernapasan:

  • Duduk di suatu tempat yang tenang dan nyaman.
  • Tarik napas secara perlahan-lahan melalui hidung (hitung 1-2-3-4).
  • Kemudian hembuskan napas secara perlahan melalui hidung (hitung 1-2-3-4-5-6-7-8).

Untuk membantu melatih pernapasan bisa menggunakan bantuan alat seperti spirometer. Alat ini sering digunakan pascaoperasi untuk membantu proses pemulihan pasien.

2. Hindari kebiasaan merokok

Pixabay/diema

Telah banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan berbagai macam penyakit lainnya pada paru-paru, seperti asma, fibrosis paru idiopatik, dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis).

Setiap kali merokok, ribuan bahan kimia akan masuk ke dalam paru-paru termasuk nikotin, karbon monoksida, dan tar. Bahan-bahan kimia berbahaya ini dapat meningkatkan lendir serta merusak jaringan di paru-paru sehingga akan lebih menyulitkan untuk bernapas.

3. Rutin berolahraga

Freepik/ katemangostar

Rutin berolahraga tidak hanya untuk menjaga kebugaran tubuh tetap juga untuk menjaga kesehatan paru-paru. Rutin berolahraga bisa meningkatkan pernapasan dengan melancarkan sirkulasi darah tubuh.

Ketika berolahraga, paru-paru akan bekerja keras untuk memasok oksigen ke seluruh tubuh sambil mengeluarkan karbon dioksida ke luar tubuh sehingga paru-paru akan menjadi lebih kuat dan sehat.

Tak perlu melakukan olahraga berat, cukup olahraga dengan intensitas ringan tetapi dilakukan secara rutin minimal 15-20 menit per hari. Beberapa olahraga yang bisa dilakukan, antara lain jalan kaki, lari atau jogging, bersepeda, berenang, dan yoga.

4. Hindari polusi udara

Freepik/Rawpixel.com

Paparan polusi udara bisa berdampak negatif pada paru-paru mulai dari menyebabkan jerawat, kulit kusam, penuaan dini, hingga mengganggu fungsi paru-paru.

Sebenarnya paru-paru bisa menahan racun berbahaya yang masuk ke dalam tubuh tetapi seiring bertambahnya usia atau jika terjadi terus-menerus, maka kemampuan melawan zat berbahaya menjadi tidak optimal. Akibatnya, tubuh rentan mengidap infeksi dan penyakit paru.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari paparan polusi udara, baik di dalam rumah maupun di luar rumah, seperti:

  • memakai masker saat beraktivitas di luar rumah
  • menjadikan rumah sebagai zona bebas asap rokok
  • membersihkan perabotan di rumah minimal seminggu sekali
  • sering membuka jendela di rumah agar sirkulasi udara tetap terjaga
  • hindari berolahraga di dekat lalu lintas yang padat

5. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D

Shutterstock/Yulia Furman

Tidak hanya faktor lingkungan, pola makan juga berpengaruh pada kondisi paru-paru. Oleh karena itu, rutinlah mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.

Salah satunya, memperbanyak makan makanan bervitamin D yang diketahui dapat meningkatkan kesehatan paru-paru. Sumber makanan yang mengandung vitamin D umumnya adalah produk hewani, seperti salmon, sarden, dan telur.

Sebuah studi yang telah dipublikasikan di The Lancet yang dilakukan terhadap orang dengan asma menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang sehat mengurangi jumlah serangan asma yang membutuhkan perawatan kortikosteroid.

Demikianlah cara-cara yang bisa di akukan untuk menjaga kesehatan paru-paru. Agar lebih optimal, sebaiknya mulai dengan pencegahan dan terapkan gaya hidup sehat.

Semoga bermanfaat informasi ini bermanfaat, ya!

Baca juga:

The Latest