TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Terpaksa Naik KRL saat Masa Corona? Ini Tipsnya agar Tetap Aman

Tetap jaga diri selalu apa pun kondisinya, ya

id.wikipedia.org

Mewabahnya virus Covid-19 membuat sejumlah aktivitas di luar rumah menjadi dibatasi. Pemberlakukan pembatasan sosial diterapkan untuk menghentikan penyebaran virus menjadi lebih luas.

Sejak pemberlakuan itu diberlakukan, banyak perkantoran yang menerapkan work from home kepada para pekerjanya.

Namun, tetap saja ada sektor pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan di rumah. Sehingga masih banyak pekerja yang harus menggunakan transportasi umum untuk pergi bekerja.

Hingga saat ini KRL masih menjadi akomodasi utama bagi pekerja dari arah Bogor menuju daerah Jakarta. Walaupun virus corona masih mewabah di Indonesia, khususnya Jabodetabek, para pekerja masih tetap memilih KRL sebagai transportasi menuju kantor karena dinilai lebih efektif dan efisien.

Untuk Mama yang masih terpaksa harus bekerja di luar rumah dan masih menggunakan KRL untuk menuju kantor, Popmama.com akan memberikan tips penjagaan diri dari penularan virus corona.

1. Gunakan masker saat keluar rumah

Freepik

Penggunaan masker adalah prosedur pertama dan wajib sebelum keluar rumah. Bukan hanya bagi yang sedang sakit saja tapi juga yang sehat pun harus memakai masker.

Prinsipnya adalah, “Saya selamat dari kamu dan saya menyelamatkan kamu. Kita sama-sama terjaga.”

Di masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ini juga ada peraturan yang mengharuskan masyarakat yang keluar rumah untuk memakai masker. Jika peraturan ini dilanggar makan akan ada sanksi tegas. 

Saat ini, masker yang digunakan cukup masker kain. Sebab, masker medis sangat dibutuhkan bagi tenaga medis yang berinteraksi langsung dengan pasien.

2. Jaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter

Freepik

Saat mengantri di loket, menunggu kereta, atau berada di dalam kereta perhatikanlah jarak dengan orang lain.

Lakukan pembatasan jarak minimal 1 meter. Apalagi jika ditemukan ada orang yang mengalami batuk-batuk atau bersin-bersin.

3. Lapisi tisu sebelum memegang sabuk pegangan

Unsplash/laimannung

Saat berada di dalam kereta, jika terpaksa harus berdiri maka lapisi sabuk pegangan dengan tisu sebelum menyentuhnya.

Atau jika memungkinkan, sebelum melapisi dengan tisu, bersihkan sabuk pegangan dengan cairan sanitizer.

Mungkin hal ini terlihat terlalu berlebihan. Tapi upaya pencegahan ini penting untuk dilakukan untuk menghindari penularan virus.

4. Rajin mencuci tangan menggunakan sabun

nbcnews.com

Sebelum dan sesudah menaiki kereta cucilah tangan Mama selama minimal 20 detik dengan menggunakan sabun.

Walaupun sudah melapisi tangan dengan tisu sebelum memegang benda apa pun, tetap sabun lebih efektif membunuh virus yang ada di tangan.

5. Hindari mengusap area wajah sebelum memastikan tangan benar-benar bersih

Freepik

Tangan menjadi bagian tubuh yang paling berisiko terpapar dengan virus corona yang tertempel pada benda-benda yang sempat Mama sentuh.

Untuk itu, hindari menyentuh bibir, hidung, atau mata jika belum mencuci tangan. Pastikan tangan benar-benar bersih dan steril sebelum menyentuh area wajah atau pun memegang makanan.

6. Gunakan kartu Multi-trip daripada kartu THB

nontunai.com

Hindarilah penggunaan uang tunai dalam transaksi. Daripada mengunakan kartu THB atau Tiket Harian Berjalan, gunakanlah kartu multi-trip atau kartu uang elektronik untuk mengurangi transaksi dengan uang tunai.

Sebab, uang tunai bisa menjadi perantara pemaparan virus corona dari satu orang ke orang lainnya.

Walaupun di masa pemberlakukan pembatasan sosial ini Mama tetap harus berangkat ke kantor dengan menggunakan KRL, perhatikanlah kebersihan diri terutama tangan.

Tetap upayakan untuk selalu bersih dan menjaga jarak dengan orang di sekitar. Semoga selalu dalam perlindungan dan sehat selalu ya, Ma.

Baca juga:

The Latest