TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Pesan Moral Serial A+, Banyak soal Hubungan Anak dan Orangtua

Selain punya kisah seru, serial A+ juga memiliki banyak pesan moral soal hubungan anak dan orangtua

Instagram.com/nurradatau

Dunia hiburan Indonesia kini sedang diramaikan dengan serial tanah air terbaru berjudul A+. Serial yang disutradarai oleh Fajar Bustomi ini secara garis besar menceritakan tentang pertemanan siswa jenius yang berani melawan sistem sekolahnya rusak.

Di balik cerita tersebut, serial yang diangkat dari novel laris karya Ananda Putri ini juga memiliki banyak pesan moral yang bisa dipetik oleh para penontonnya. Pesan moral tersebut kebanyakan membahas soal hubungan anak dan orangtua.

Jika kamu ingin mengetahui pesan moral serial A+, kali ini Popmama.com sudah merangkumnya secara detail.

1. Berikan motivasi pada anak, bukan menekannya

Instagram.com/antonioblancojr

Setiap orangtua pasti memiliki sebuah mimpi yang terbaik untuk anak tercinta. Dari mimpi tersebut, setiap orangtua juga pasti ingin hal tersebut dapat diwujudkan oleh anak tercinta.

Walau demikian, terlepas dari usaha yang sudah diberikan oleh anak, perlu diingat bahwa tidak semua anak mampu mewujudkan mimpi yang diinginkan orangtua.

Oleh karena itu, memberikan tekanan untuk membuat anak bisa mewujudkan mimpi itu bukan hal terbaik. Selain itu, menekan anak juga hanya bisa membuatnya stres dan malah semakin tertekan.

Sebaliknya, orangtua perlu memberikan motivasi kepada anak agar mereka dapat semakin terdorong untuk mewujudkan impian tersebut.

2. Hindari pilih kasih terhadap anak

Instagram.com/livyrenata

Setiap orangtua tentu sangat mengasihi anak tercinta. Sayangnya, sikap yang ditunjukkan oleh orangtua kepada anak-anaknya bisa saja justru terkesan pilih kasih. Walau ini terjadi tanpa disadari orangtua, anak-anak tentunya bisa merasakan hal ini.

Contoh dari tindakan pilih kasih terhadap anak sangat ditampilkan dalam serial yang satu ini. Dampaknya pun tak ketinggalan ditampilkan dalam cerita yang ada pada serial A+.

Dari cerita tersebut, anak yang mendapatkan perlakuan berbeda dari orangtuanya memiliki rasa cemburu terhadap saudara kandungnya dan memiliki perasaan kesepian lantaran tak diberikan kasih sayang yang cukup oleh orangtuanya.

Belajar dari serial ini, sangat penting untuk kita sebagai orangtua agar adil dalam mengasihi anak tercinta.

3. Hindari memberi kekerasan terhadap anak

Instagram.com/reybong

Setiap orang, termasuk anak-anak, tentu tidak luput dari kesalahan yang diperbuat dalam kehidupan sehari-hari. Dari kesalahan tersebut, kita sebagai orangtua tentu perlu mengambil tindakan yang tepat agar anak tidak lagi melakukan kesalahan tersebut.

Dalam hal ini, sangat penting bagi orangtua untuk tidak memberikan kekerasan terhadap anak. Terkadang, beberapa orangtua memilih untuk memberikan sedikit pukulan atau cubitan pada anak sebagai bentuk hukuman. Nyatanya, hal itu adalah salah.

Dampak dari anak yang menerima kekerasan dari orangtua sangat terlihat dalam serial ini. Anak yang mendapatkan kekerasan menjadi merasa takut dan bahkan menangis. Tidak hanya fisik yang terluka, perasaan yang dimiliki anak juga ikut terluka.

4. Anak lebih penting dari urusan apa pun

Instagram.com/antonioblancojr

Anak memang merupakan harta paling berharga yang dititipkan oleh Tuhan kepada setiap orangtua yang harus dijaga dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa.

Untuk membahagiakan dan membesarkan anak, setiap orangtua tentu memiliki cara tersendiri yang ditempuh. Salah satu hal yang bisa dilakukan ialah dengan mencari nafkah untuk anak melalui bekerja.

Mencari nafkah untuk anak memang menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Walau demikian, hal yang harus dihindari oleh orangtua ialah bekerja secara berlebihan, sehingga akhirnya berpotensi dapat melupakan kehadiran sosok anak.

Perlu diingat, anak lebih penting dari urusan apa pun. Oleh karena itu, kita tentunya harus berusaha sebisa mungkin untuk meluangkan waktu bagi anak. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena tidak dapat menemani anak tercinta.

5. Hindari menjebak orang lain demi keuntungan sendiri

Instagram.com/zivamagnolya

Tidak hanya pada hubungan anak dan orangtua, pesan moral yang dimiliki oleh serial ini juga membahas seputar hubungan sesama manusia di dalam kehidupan keseharian.

Di balik aktivitas yang dijalani setiap orang, persaingan bisa saja muncul sewaktu-waktu. Dalam persaingan tersebut, setiap orang pasti ingin dirinya lebih unggul atau lebih baik dibandingkan orang lain yang merupakan saingannya.

Hal tersebut sebenarnya tidak masalah. Namun, hal itu justru akan menjadi sebuah masalah serius apabila seseorang memilih untuk menjebak orang lain demi keuntungannya sendiri. Perlu diingat, akan ada masalah besar jika sampai hal tersebut terjadi.

Oleh sebab itu, demi memenangkan persaingan di dalam kehidupan sehari-hari, lebih baik dilakukan dengan cara yang sehat.

Sinopsis Serial A+

Youtube.com/Prime Video Indonesia

Serial A+ menceritakan tentang kisah siswa dan siswi jenius dan berani yang bersekolah di Bina Indonesia.

Re Dirgantara (Antonio Blanco Jr), Aurora Calista (Livy Renata), Kenan Aditya (Rey Bong), Adinda Aletheia (Ziva Magnolya), dan Kalypso Digantari (Aisha Nurra Datau) menjadi murid yang saling bersaing untuk merebutkan peringkat teratas di sekolah.

Namun, pada akhirnya mereka mengesampingkan persaingan tersebut demi bahu membahu mengungkapkan kebenaran soal sekolah mereka yang bermasalah. Lima murid jenius tersebut mengungkapkan mengenai kebijakan biaya SPP berdasarkan peringkat murid.

Kebijakan tersebut memicu konflik di kalangan para murid dan akibatnya salah seorang murid bunuh diri. Tragedi itu lantas membuat kelima murid tersebut membuat perlawanan menghadapi para petinggi Sekolah Bina Indonesia.

Lantas, seperti apa strategi yang mereka gunakan untuk menghadapi para petinggi sekolahnya itu? Mampukah Kai, Re, Kenan, Aurora, dan Ale berhasil melakukannya?

Kamu bisa temukan jawabannya dengan menyaksikan serial A+ secara langsung di layanan streaming Prime Video. Serial dengan 6 episode ini sudah tayang sejak tanggal 25 Mei 2023 lalu.

Baca juga:

The Latest