TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kapan ASI Keluar setelah Melahirkan?

Saat payudara membesar, artinya ASI mulai masuk

Freepik/valuavitaly

Mungkin sebagian ibu baru, mereka merasa khawatir ketika ingin menyusui. Apakah dirinya bisa memproduksi cukup ASI untuk memberi makan bayi yang sedang tumbuh atau tidak.

Jangan takut. Meski tampaknya ASI belum banyak, tetapi produksi akan meningkat seiring pertumbuhan bayi. Terutama jika semakin baik dalam menyusu. Sekitar 2-4 hari setelah lahir, bisa saja Mama melihat payudara menjadi lebih penuh.

Mengenai hal itu, maka Mama perlu mengetahui kapan ASI keluar setelah melahirkan melalui tahapan munculnya ASI pasca persalinan. Yuk, segera cek ulasannya dari Popmama.com!

1. Kolostrum yang kental dan berwarna kekuningan

Freepik/user18526052

Sebagai tahapan awal, bahwa kolostrum berupa cairan dari payudara yang sering muncul sekitar 2-5 hari setelah bayi lahir. Dimana saat pertama kali melahirkan, susu belum tiba di tempat. Zat kental dan kekuninganlah yang dihasilkan payudara terlebih dahulu.

Dilansir dari Verywellfamily, tubuh mulai membuat ASI jauh sebelum bayi lahir. Tubuh pun membuat kolostrum sebelum mulai memproduksi ASI transisi dan ASI matur (tahap akhir ASI). Tetesan pertama kolostrum adalah apa yang bayi dapatkan saat pertama kali kamu memasukkannya ke payudara untuk disusui.

Sedangkan sewaktu kolostrum keluar, cairan tersebut sarat dengan nutrisi dan senyawa yang merangsang bayi memproduksi antibodi untuk mendukung bayi dalam beberapa hari pertama kehidupannya. Campuran penting dari protein, vitamin dan mineral ini juga dapat membantu bertahan melawan bakteri dan virus berbahaya.

2. Susu transisi yang membuat payudara menjadi lebih penuh

Freepik/cookie_studio

Sebagai ibu baru, mungkin Mama melihat volume susu yang besar. Dimana ASI transisi datang ketika ASI matang secara bertahap menggantikan kolostrum. Mama akan membuat susu transisi dari 2-5 hari hingga 2 minggu setelah melahirkan. Bahkan Mama memerhatikan bahwa payudara menjadi lebih penuh dan hangat.

Dirilis dari Welcomebabycare.com, ASI beradaptasi memenuhi kebutuhan bayi. Selama masa transisi ASI, payudara belajar berapa banyak untuk dipasok berdasarkan seberapa banyak bayi makan. Dibandingkan dengan kolostrum, susu transisi memiliki kandungan lemak dan laktosa (gula) yang lebih tinggi. Ini membantu memberi energi pada bayi.

Lebih dari itu, kandungan protein whey yang kaya akan antibodi membuatnya mudah dan cepat dicerna. Mengingat hal itu, susu transisi mengandung tingkat imunoglobulin dan protein yang lebih rendah daripada kolostrum. Tetapi memiliki lebih banyak laktosa, lemak dan kalori. 

3. Susu matang mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi

Freepik

Tiba antara hari ke 10 dan 2 minggu pasca persalinan, ASI matang encer dan putih mulai keluar. Segera setelah mencapai kematangan, ASI mulai mengandung jumlah yang lebih tinggi dari beberapa komponen yang melindungi bayi dari infeksi bakteri dan virus.

Bahkan ASI matang atau mature milk sangat bermanfaat guna memenuhi kebutuhan bayi yang sedang tumbuh.

Dikutip dari Healthychildren.org, susu matang diproduksi dalam volume yang sama dengan susu transisi. Tetapi lebih encer dan lebih encer atau bahkan kebiruan.

Kadang-kadang digambarkan seperti susu skim ketika pertama kali dikeluarkan, dimana sampai lemaknya dilepaskan kemudian saat menyusui dan menjadi lebih lembut.

Meski terlihat seperti susu skim encer, susu ini dikemas dengan semua lemak dan nutrisi lain yang dibutuhkan bayi. Sedangkan pembengkakan dan ketidaknyamanan sesekali mungkin menyertai saat pertama kali ASI masuk. Namun akan hilang saat tubuh menyesuaikan diri dengan rutinitas menyusui dan pemompaan yang teratur. 

4. Bagaimana jika ASI Tidak Keluar pada Hari ke 4 setelah melahirkan?

Freepik/freepic.diller

Jika ASI tidak keluar pada hari keempat setelah kelahiran, berikut adalah beberapa hal yang dapat dicoba dan/atau perhatikan.

  • Optimalkan manajemen menyusui untuk memastikan bahwa payudara sering kosong dan benar-benar habis. Kontak erat skin to skin dengan bayi juga dapat membantu produksi ASI.
  • Pastikan untuk memantau berat badan bayi untuk memastikan bayi mendapatkan cukup ASI. Jika bayi  kehilangan lebih dari 7% dari berat lahirnya, proses menyusui harus dievaluasi. Jika bayi tidak mendapatkan cukup ASI, mungkin disarankan untuk mencoba suplementasi.
  • Jadwalkan kunjungan dengan konsultan laktasi lokal bersertifikat. Mereka dapat membantu membuat rencana untuk meningkatkan produksi ASI, serta memantau tumbuh kembang bayi.

Jika Mama berjuang untuk menyusui, ingatlah bahwa banyak ibu dapat secara perlahan memberikan suplai ASI penuh setelah satu atau dua minggu dan kadang-kadang bahkan setelah beberapa minggu!

Itulah tahapan munculnya ASI pasca persalinan. Saat ASI mulai masuk, pastikan untuk menikmati waktu ikatan yang baik bersama-sama si Kecil ya!

Baca juga:

The Latest