Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

!Baby Gym untuk Usia Berapa? Ini Manfaat dan Aturannya!

5 min read
!Baby Gym untuk Usia Berapa? Ini Manfaat dan Aturannya!
Pexels/Jayford Batobato
  • Baby gym dapat dikenalkan sejak lahir sesuai kemampuan bayi, dengan mainan kontras pada jarak dekat untuk merangsang penglihatan dan gerakan awal.
  • Aktivitas meraih, menendang, mengikuti mainan, serta tummy time mendukung koordinasi, motorik, kekuatan otot, dan pemahaman sebab-akibat; interaksi orangtua turut berperan.
  • Gunakan sesi singkat berulang dengan pengawasan penuh di permukaan rata dan keras; lepaskan lengkungan gantung saat bayi mulai berguling, sekitar usia 4–6 bulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Baby gym memang jadi salah satu perlengkapan yang paling sering direkomendasikan untuk newborn, tapi tidak sedikit Mama yang masih ragu kapan waktu yang tepat untuk memakainya.

Pertanyaan soal usia ideal, durasi bermain, sampai kapan alat ini harus diakhiri pun kerap muncul di benak orangtua baru yang anaknya masih menggunakan baby gym. 

Untuk menjawab rasa penasaran Mama, berikut Popmama.com mengulas baby gym untuk usia berapa? Yuk, simak sampai habis!

  1. Baby Gym Bisa Digunakan untuk Usia Berapa?

    Baby Gym Bisa Digunakan untuk Usia Berapa?
    Pexels/Polina Tankilevitch

    Mengutip Apollo Pharmacy, sebagian besar bayi sebenarnya sudah bisa mulai bermain baby gym sejak lahir dan disesuaikan dengan kemampuannya. Di tahap ini, si Kecil cukup diajak melihat mainan kontras warna sambil sesekali menendang-nendangkan kaki.

    Melansir Euro Kids, baby gym memang dirancang untuk bayi baru lahir karena jarak pandang mereka yang masih terbatas, hanya sekitar 20 sampai 30 sentimeter. Mainan gantung yang diposisikan dekat dengan wajah si Kecil pun jadi pas untuk merangsang penglihatannya sejak dini.

    Jadi, Mama tidak perlu menunggu si Kecil tumbuh besar dulu untuk mengenalkan baby gym. Yang penting, sesuaikan aktivitasnya dengan tahap perkembangan, bukan sekadar patokan usia yang kaku.

  2. Apa Manfaat Baby Gym untuk Perkembangan Bayi?

    Apa Manfaat Baby Gym untuk Perkembangan Bayi?
    Pexels/RDNE Stock project

    Menurut EuroKids, baby gym dapat melatih koordinasi mata dan tangan si Kecil karena mainan gantung berwarna kontras memancing refleks bayi untuk menggerakkan lengan ke arah pandangannya. 

    Selain itu, baby gym juga membantu bayi memahami sebab-akibat sederhana, misalnya saat mereka menendang mainan lalu mainan itu bergerak atau berbunyi. Proses ini disebut sebagai bagian dari perkembangan kognitif awal yang penting untuk melatih rasa ingin tahu si Kecil.

    Mengutip Apollo Pharmacy, aktivitas seperti meraih, menendang, dan mengikuti mainan dengan mata di atas baby gym turut mendukung motorik kasar sekaligus motorik halus, seperti kontrol kepala hingga keterampilan menggenggam. 

    Meski begitu, manfaat sesungguhnya lebih banyak datang dari interaksi dan gerakan itu sendiri, bukan hanya dari alatnya. Jadi, jangan lupa ajak si Kecil mengobrol atau bernyanyi kecil saat main, ya, Ma.

  3. Berapa Lama Bayi Boleh Bermain Baby Gym dalam Sehari?

    Berapa Lama Bayi Boleh Bermain Baby Gym dalam Sehari?
    Pexels/Polina Tankilevitch

    Soal durasi, mengutip Apollo Pharmacy, tidak ada patokan waktu baku yang berlaku untuk semua bayi. Yang disarankan adalah memulai dengan sesi singkat lebih dulu, lalu perlahan menambah durasinya seiring si Kecil makin kuat dan nyaman.

    Daripada dilakukan sekaligus dalam waktu lama, sesi bermain singkat yang diulang beberapa kali sepanjang hari justru lebih mudah diterima bayi, terutama newborn. 

    Mama bisa menyelinginya dengan sesi tengkurap di dada atau berbaring di samping si Kecil supaya suasana bermain terasa lebih menyenangkan.

    Satu hal yang tidak boleh dilewatkan selama sesi bermain baby gym, ialah sebaiknya selalu diawasi penuh oleh orangtua. Jika si Kecil terlihat mengantuk saat bermain, segera pindahkan ke tempat tidur yang aman dengan posisi telentang.

  4. Bagaimana Cara Memilih Baby Gym yang Aman untuk Bayi?

    Bagaimana Cara Memilih Baby Gym yang Aman untuk Bayi
    Pexels/Polina Tankilevitch

    Baby gym sebaiknya selalu diletakkan di permukaan yang rata dan keras, bukan di kasur, sofa, atau permukaan empuk lainnya. Permukaan yang tidak stabil berisiko membuat si Kecil terjebak saat ia mulai bisa berguling.

    Mama juga perlu rutin memeriksa kondisi mainan gantung dan lengkungan baby gym. Pastikan tidak ada bagian yang longgar, patah, atau tali yang terurai. Hindari pula mainan dengan bagian kecil yang berisiko tertelan dan pastikan baterai, jika ada, tertutup rapat.

    Selain itu, ikuti petunjuk usia dan tahap perkembangan yang tertera pada kemasan produk. Sebagian baby gym dengan bagian menggantung bisa jadi tidak aman lagi begitu si Kecil sudah bisa menopang badan dengan tangan dan lutut, duduk sendiri, atau berdiri berpegangan.

  5. Apakah Baby Gym Bisa Membantu Bayi Cepat Tengkurap dan Merangkak?

    Apakah Baby Gym Bisa Membantu Bayi Cepat Tengkurap dan Merangkak?
    Pexels/Polina Tankilevitch

    Baby gym pada dasarnya bukanlah alat untuk mengajarkan bayi mama berguling, duduk, atau merangkak secara langsung.

    Namun, aktivitas di atasnya bisa memberi banyak kesempatan berlatih gerakan yang nantinya mendukung kemampuan tersebut, seperti tummy time dan meraih mainan.

    Gerakan meraih mainan gantung, memegang benda dengan tekstur berbeda, hingga posisi tengkurap di atas baby gym membantu melatih kekuatan otot leher dan tubuh si Kecil. Kekuatan inilah yang jadi modal penting sebelum mereka siap merangkak.

    Meski begitu, kecepatan setiap bayi mencapai tahap ini bisa berbeda-beda, dan itu wajar. Rentang usia pencapaian motorik hanyalah gambaran umum, bukan tenggat waktu yang harus dicapai persis.

  6. Kapan Penggunaan Baby Gym Sebaiknya Dihentikan?

    Kapan Penggunaan Baby Gym Sebaiknya Dihentikan?
    Pexels/Polina Tankilevitch

    Mengutip Physical Therapy for Infants, tanda utama saatnya melepas bagian atas baby gym adalah ketika si Kecil mulai bisa berguling, biasanya di usia sekitar 4 sampai 6 bulan. Momen ini menandai awal mobilitas mandiri bayi yang butuh ruang lebih luas untuk bereksplorasi.

    Lengkungan mainan gantung yang dulunya seru untuk diraih justru bisa membatasi ruang gerak si Kecil begitu mulai aktif berguling dan merangkak. Meski begitu, alas baby gym masih bisa dipakai sebagai matras bermain biasa.

    Mama tidak perlu buru-buru menyingkirkan seluruh baby gym sekaligus. Cukup lepas bagian lengkungan dan mainan gantungnya, lalu ganti dengan mainan yang diletakkan agak jauh untuk memancing si Kecil bergerak dan merangkak mendekatinya.

    Baby gym memang bukan alat wajib, tapi kehadirannya bisa jadi ruang seru bagi si Kecil untuk belajar melihat, meraih, dan bergerak sejak dini. Yang terpenting, sesuaikan durasi dan jenis mainannya dengan tahap perkembangan, dan selalu dampingi si Kecil saat bermain.

    Nah, itulah pembahasan mengenai baby gym untuk usia berapa? Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More