Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

4 Cara Melakukan Baby Gym Sesuai Usianya

3 min read
4 Cara Melakukan Baby Gym Sesuai Usianya
Magnific/magnific
  • Baby gym usia 0-3 bulan menekankan stimulasi visual lembut dan tummy time 2-3 kali sehari selama 1-2 menit, dilanjutkan gerakan tangan serta kaki perlahan.

  • Pada usia 4-6 bulan, bayi dilatih meraih, menggenggam, berguling, dan mengangkat kepala melalui posisi tengkurap untuk menguatkan lengan, punggung, serta kontrol kepala.

  • Usia 7-9 bulan difokuskan pada posisi merangkak dan keseimbangan, sedangkan 10-12 bulan dibantu berlutut, memindahkan berat badan, serta mencoba berdiri dengan pegangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mama baru pertama kali menggunakan baby gym untuk si Kecil? Mungkin masih bingung harus mulai dari gerakan apa untuk menstimulasi si Kecil, apalagi setiap usia bayi memiliki kemampuan dan kebutuhan stimulasi yang berbeda.

Baby gym sebenarnya dapat dilakukan dengan gerakan sederhana yang bisa Mama lakukan. Aktivitasnya juga bisa disesuaikan dengan tahap perkembangan si Kecil berdasarkan usianya. 

Lantas, seperti apa cara melakukan baby gym sesuai usia si Kecil? Simak selengkapnya dalam artikel Popmama.com yang akan membahas 4 cara melakukan baby gym sesuai usianya berikut ini.

  1. 1. Usia 0-3 bulan

    Usia 0-3 bulan
    Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

    Dilansir dari laman Tumama Kids, bayi baru lahir sampai usia sekitar 3 bulan berfokus pada stimulasi visual lembut dan tummy time.

    Melansir dari Raising Children Network, Mama bisa bantu bayi melakukan tummy time dalam pengawasan pada rentang usia ini. Lakukan tummy time 2-3 sesi per hari dengan durasi sekitar 1-2 menit saja per sesinya.

    Selesai melakukan tummy time, Mama bisa baringkan bayi di baby gym playmat dan lakukan gerakan sederhana seperti menyilang dan merentangkan secara lembut tangan bayi. Kemudian, Mama juga bisa lakukan gerakan mengayuh pada kaki bayi secara perlahan.

    Selama Mama melakukan gerakan sederhana, si Kecil bisa menstimulasi visualnya dengan menatap mainan yang menggantung.

  2. 2. Usia 4-6 bulan

    Usia 4-6 bulan
    Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

    Mengutip dari laman wunderkids, baby gym pada bayi berusia 4 sampai 6 bulan akan berfokus pada kemampuan bayi meraih, menggenggam, dan berguling.

    Pada usia ini, bayi akan semakin penasaran dengan mainan yang menggantung pada baby gym playmat. Si Kecil mungkin akan berusaha meraih dan mencoba menggenggam mainan.

    Mama juga bisa melatih kemampuan berguling si Kecil. Cukup telungkupkan si Kecil di atas baby gym playmat, tekan lembut panggulnya hingga menyentuh playmat, bayi akan mengangkat perut dan bertumpu pada kedua tangannya.

    Dalam posisi tersebut, Mama bisa mencoba menarik perhatian si Kecil dengan memainkan mainan yang digantung di baby gym. Si Kecil akan mencoba mengangkat kepalanya melihat ke sumber mainan.

    Gerakan ini bertujuan untuk menguatkan otot lengan bawah, otot punggung, dan kontrol kepala sembari menyiapkan si Kecil untuk merangkak.

  3. 3. Usia 7-9 bulan

    Usia 7-9 bulan
    Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

    Pada usia 7 sampai 9 bulan, bayi akan mulai melatih kemampuan merangkaknya. Mama bisa membantu bayi mengoptimalkan kemampuan merangkaknya menggunakan baby gym.

    Caranya, posisikan bayi tengkurap di atas baby gym playmat, lalu bantu angkat panggulnya hingga kedua tangan dan lutut bertumpu pada playmat.

    Untuk melatih keseimbangannya, Mama bisa memegang panggul bayi dengan lembut, lalu bantu tubuhnya bergerak sedikit ke belakang dan ke depan sambil mempertahankan posisi merangkak.

  4. 4. Usia 10-12 bulan

     Usia 10-12 bulan
    Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

    Pada usia 10-12 bulan, bayi akan mulai belajar berdiri atau memanjat untuk berdiri dari posisi duduk.

    Mama dapat membantu bayi dengan memosisikan si Kecil berlutut di atas baby gym playmat, lalu letakkan mainan atau bagian lengkungan baby gym yang kokoh di depannya sebagai pemancing perhatian dan pegangan. 

    Pegang panggul bayi dengan lembut, lalu bantu si Kecil bergerak dari posisi duduk ke berlutut dan kembali lagi. 

    Setelah tubuhnya lebih stabil, bantu bayi menggeser berat badan ke salah satu sisi sambil meraih pegangan baby gym, sehingga si Kecil terdorong memajukan satu kaki dan mencoba berdiri.

    Itulah 4 cara melakukan baby gym sesuai usianya. Jika Mama ingin mencoba baby gym pada si Kecil, pastikan caranya sudah sesuai dengan usianya karena dapat berpengaruh pada jenis gerakan stimulasi yang dilakukan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More