Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bolehkah Bayi Baru Lahir Memakai Bantal? Simak Jawabannya
Unsplash/Trung Nhan Tran
  • Bayi baru lahir tidak boleh memakai bantal karena berisiko menutup wajah dan menghambat jalan napas, terutama saat bayi belum mampu mengubah posisi kepala.

  • AAP menyarankan bantal baru digunakan mulai usia 2 tahun, ketika anak sudah dapat mengontrol tubuhnya dengan lebih baik.

  • Tidur bayi lebih aman di permukaan datar dan padat, posisi terlentang, tanpa benda empuk, serta satu kamar dengan orangtua hingga setidaknya usia 6 bulan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi baru lahir tidak boleh pakai bantal saat tidur. Bantal bisa menutup wajah bayi dan bikin bayi susah bernapas. Leher bayi masih lemah, jadi bayi belum bisa menyingkirkan bantal. Bayi sebaiknya tidur telentang di kasur datar dan keras, tanpa boneka atau selimut empuk. Bayi bisa tidur satu kamar dengan orang tua sampai umur 6 bulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menjelang kelahiran si Kecil, Mama tentu mulai sibuk menyiapkan berbagai perlengkapan bayi, termasuk perlengkapan tidurnya seperti kasur dan bantal untuk si Kecil.

Mama mungkin pernah mendengar beberapa perlengkapan bayi justru tidak terlalu dibutuhkan karena beragam alasan, mulai dari alasan kesehatan dan keamanan.

Lantas, bagaimana dengan bantal? Bolehkah bayi baru lahir memakai bantal?

Temukan jawaban selengkapnya dalam artikel Popmama.com yang mengulas tentang bolehkah bayi baru lahir memakai bantal berikut ini.

Bolehkah Bayi Baru Lahir Memakai Bantal?

Pexels/blankita_ua

Dilansir dari WebMD, bayi baru lahir tidak boleh memakai bantal. Pemakaian bantal pada bayi baru lahir memiliki berbagai risiko keselamatan yang berdampak pada kematian bayi.

Lebih lanjut, American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan penggunaan bantal baru dimulai pada usia 2 tahun ketika si Kecil sudah bisa mengontrol tubuhnya sepenuhnya.

Risiko Memakai Bantal pada Bayi Baru Lahir

Pixabay/adiretoriaeventos

Dilansir dari What to Expect, perlengkapan tidur yang empuk, seperti bantal, dapat meningkatkan risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Risiko ini berkaitan dengan kemungkinan wajah bayi tertutup bantal ketika tidak sengaja berguling saat tidur.

Bayi baru lahir lebih rentan mengalami kondisi tersebut karena otot lehernya masih lemah sehingga belum mampu mengubah posisi kepala atau menyingkirkan benda yang menutupi wajahnya. Akibatnya, jalan napas si Kecil bisa terhalang tanpa disadari.

Bahkan, menurut HealthyChildren.org, ratusan kasus kematian bayi akibat sesak napas saat tidur banyak dikaitkan dengan benda-benda berbahan empuk di area tidur bayi, seperti bantal, selimut, dan boneka.

Tips Bayi Baru Lahir Tidur Nyaman Tanpa Bantal

Unsplash/Adele Morris

Meski pada orang dewasa bantal memberikan kenyamanan tersendiri saat tidur, pemakaian bantal bagi bayi baru lahir justru lebih berisiko terhadap keselamatan bayi.

Agar bayi baru lahir tetap dapat tidur nyaman meski tanpa bantal, Mama perlu memperhatikan beberapa hal terkait tidur yang aman bagi bayi baru lahir.

Raising Children Network menyebutkan bahwa ada 4 hal yang perlu diperhatikan terkait persiapan tidur bayi, yakni permukaan tidur, tempat tidur, posisi tidur, dan lokasi tidur.

  • Permukaan tidur untuk bayi baru lahir haruslah datar dan padat

  • Tempat tidur untuk bayi baru lahir tidak kotor, bebas asap rokok, dan tidak terlalu panas. Hindari penggunaan benda-benda empuk, seperti bantal, boneka, bumper bed yang dapat berisiko bayi sesak napas.

  • Posisi tidur yang aman untuk bayi baru lahir adalah posisi terlentang agar bayi mudah bernapas.

  • Lokasi tidur yang disarankan berada di satu kamar yang sama dengan orangtua setidaknya sampai si Kecil berusia 6 bulan.

Itulah mengenai bolehkah bayi baru lahir memakai bantal. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Mama dan Papa seputar perawatan dan kebutuhan tidur untuk bayi baru lahir.

Curated For You

Editorial Team

Related Article