Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Bayi Selalu Tidur Menghadap Kanan, Apakah Normal? Ini Kata Dokter

3 min read
Bayi Selalu Tidur Menghadap Kanan, Apakah Normal? Ini Kata Dokter
Magnific
  • Bayi yang selalu menghadap kanan saat tidur bisa sekadar memiliki posisi favorit, selama saat bangun mampu menoleh penuh ke kanan dan kiri dengan mudah.

  • Kesulitan menoleh ke satu sisi, kepala terus miring, atau gerakan leher tidak seimbang perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan tortikolis, bentuk kepala asimetris juga perlu diperiksa.

  • Saat terjaga dan diawasi, lakukan tummy time serta arahkan perhatian ke sisi yang jarang ditoleh. Saat tidur, bayi tetap telentang di permukaan datar tanpa bantal atau ganjalan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bayi yang selalu menoleh ke kanan saat tidur bisa membuat Mama bertanya-tanya apakah posisi tersebut wajar. Terlebih, pada usia 3 bulan, bayi masih belajar mengontrol gerakan kepala dan lehernya.

Untuk membantu Mama memahami kondisi tersebut, berikut Popmama.com sudah merangkum penjelasan soal bayi selalu tidur menghadap kanan.

Yuk, disimak!

  1. Bayi Selalu Tidur Menghadap Kanan, Apakah Normal?

    Bayi selalu tidur menghadap kanan, apakah wajar?
    Magnific

    Menurut dr. Ricki Rajagukguk, Sp.A., dalam unggahan video di Instagram pribadinya, @ricki_rajagukguk, bayi yang sering menghadap satu sisi belum tentu mengalami masalah pada leher.

    Bayi yang selalu menoleh ke kanan saat tidur bisa saja hanya memiliki posisi favorit. Namun, Mama perlu melihat bagaimana kemampuan bayi menggerakkan kepalanya ketika sedang bangun.

    “Karena sering menghadap satu sisi memang bisa cuma jadi posisi favorit. Tapi kita perlu memastikan satu hal. Coba lihat saat dia bangun, apakah kepalanya bisa menoleh penuh ke kanan dan ke kiri dengan mudah,” jelas dr. Ricki

    Jika bayi dapat menoleh penuh ke kanan dan kiri dengan mudah, kondisi tersebut lebih mengarah pada preferensi posisi. Sebaliknya, apabila bayi kesulitan menoleh ke salah satu arah atau kepalanya terus miring, Mama perlu memperhatikan kondisi tersebut lebih lanjut.

  2. Perhatikan Gerakan Leher Bayi saat Bangun

    Bayi selalu tidur menghadap kanan, apakah wajar?
    Magnific

    Setelah mengetahui bahwa bayi bisa memiliki posisi favorit, Mama dapat mengamati gerakan lehernya saat sedang terjaga. Perhatikan apakah bayi dapat menoleh ke kanan dan kiri dengan nyaman dan apakah gerakannya sama pada kedua sisi.

    “Kalau bisa, ini lebih mengarah ke preferensi posisi. Tapi kalau ke kiri terasa sulit, atau kepalanya terus miring, ceritanya berbeda. Karena itu bisa berkaitan dengan tortikolis,” ujar dr. Ricki.

    Tortikolis menjadi salah satu kemungkinan yang perlu dinilai ketika bayi mengalami kesulitan menggerakkan leher atau terus memiringkan kepala ke satu sisi.

    Mama sebaiknya memeriksakan bayi apabila gerakan leher kanan dan kiri tidak sama, kepala terus miring, atau bayi tampak kaku saat diarahkan ke sisi sebaliknya.

  3. Kepala Bayi Bisa Menjadi Lebih Datar di Satu Sisi

    Bayi selalu tidur menghadap kanan, apakah wajar?
    Magnific

    Selain gerakan leher, Mama juga perlu memperhatikan bentuk kepala bayi. Kepala yang terus bertumpu pada sisi yang sama dapat mengalami tekanan berulang, sehingga bagian belakang kepala bisa menjadi lebih datar.

    “Kalau kepala terus bertumpu di sisi yang sama, belakang kepala juga bisa makin datar,” kata dr. Ricki.

    Kondisi tersebut dikenal sebagai positional plagiocephaly. Mama dapat memperhatikan apakah bentuk kepala bayi mulai terlihat asimetris. Jika terdapat perubahan bentuk kepala, sebaiknya bayi diperiksa untuk menilai kondisi tersebut.

  4. Lakukan Tummy Time saat Bayi Terjaga

    Bayi selalu tidur menghadap kanan, apakah wajar?
    Magnific

    Saat bayi bangun dan berada dalam pengawasan, Mama dapat membantu menstimulasi gerakan kepalanya ke kedua sisi. Salah satu caranya adalah melakukan tummy time secara rutin.

    “Makanya saat bangun, lakukan tummy time. Dan tarik perhatiannya dari sisi kiri dengan wajah atau mainan,” ungkap dr. Ricki.

    Jika bayi lebih sering menghadap kanan, Mama dapat meletakkan wajah atau mainan dari sisi kiri agar bayi tertarik menoleh ke arah tersebut. Posisi menggendong dan menyusui juga bisa divariasikan supaya bayi tidak terus berada pada posisi yang sama.

  5. Saat Tidur, Jangan Gunakan Bantal atau Ganjalan

    Bayi selalu tidur menghadap kanan, apakah wajar?
    Magnific

    Stimulasi posisi kepala dilakukan ketika bayi bangun dan diawasi. Sementara itu, saat tidur, Mama perlu mengutamakan keamanan bayi dan tidak mencoba mengubah posisi kepalanya menggunakan bantal atau ganjalan.

    “Tapi saat tidur, jangan diganjal. Tetap terlentang, tanpa bantal atau penahan kepala,” jelasnyya.

    Untuk tidur, bayi tetap diletakkan telentang di permukaan yang datar dan firm, tanpa bantal atau positioning device. Mama dapat membantu bayi aktif melihat ke kedua sisi saat bangun, sementara ketika tidur keamanan tetap menjadi prioritas.

    Nah, itu dia penjelasan soal bayi selalu tidur menghadap kanan. Kondisi ini wajar karena bisa menjadi posisi favorit si Kecil, tetapi Mama tetap perlu memperhatikan gerakan leher dan bentuk kepala bayi saat bangun, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More