Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Bayi Nggak Suka Daging? Ini 7 Menu Alternatif yang Bisa Dicoba

4 min read
Bayi Nggak Suka Daging? Ini 7 Menu Alternatif yang Bisa Dicoba
Magnific
  • Bayi yang menolak daging sapi tetap bisa memenuhi zat besi dan protein melalui telur, hati ayam, ikan, paha ayam, serta udang.

  • Padukan sumber protein dengan brokoli, tomat, jeruk, sayur, atau buah bervitamin C untuk membantu penyerapan zat besi.

  • Daging merah dapat dikenalkan kembali lewat tekstur lembut atau olahan favorit. Hindari teh dan susu berlebihan saat makan utama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Daging sapi sering menjadi salah satu makanan yang diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi dan protein si Kecil. Namun, tidak semua bayi langsung menyukai daging merah. Ada yang menolak karena teksturnya, ada pula yang kurang menyukai aromanya.

Padahal, zat besi penting untuk membantu mencegah anemia dan mendukung perkembangan otak anak. Lalu, bagaimana jika si Kecil justru tidak mau makan daging sapi?

Mama tidak perlu bingung. Kebutuhan zat besi dan protein tetap bisa dipenuhi dari sumber makanan lain. Menurut dr. Agus Wijata, Sp.A melalui Instagram pribadinya @dr.aguswijata, beberapa protein hewani dapat menjadi pilihan pengganti daging sapi.

Jika bayi nggak suka daging, ini menu alternatif yang bisa dicoba, untuk memenuhi kebutuhan gizi si Kecil. Berikut Popmama.com sudah merangkum beberapa pilihan menu yang bisa Mama berikan.

  1. 1. Telur dan hati ayam bisa jadi pilihan

    Bayi nggak suka daging? Ini menu alternatif yang bisa dicoba
    Magnific

    Saat si Kecil menolak daging sapi, Mama bisa memberikan telur atau hati ayam sebagai pilihan sumber zat besi dan protein. Salah satu contoh menu yang bisa dibuat adalah telur orak-arik dengan hati ayam dan brokoli.

    Brokoli juga dapat menjadi pelengkap karena mengandung vitamin C yang membantu penyerapan zat besi.

    “Gizi serupa dapat diperoleh dari protein hewani yang lain, seperti telur yang kaya protein dan zat besi,” ujar dr. Agus.

    Kombinasi tersebut bisa menjadi salah satu cara agar asupan zat besi dan protein si Kecil tetap terpenuhi meski belum mau makan daging sapi.

  2. 2. Ikan juga bisa jadi alternatif

    Bayi nggak suka daging? Ini menu alternatif yang bisa dicoba
    Magnific

    Kalau si Kecil lebih menyukai makanan dengan tekstur yang berbeda, ikan bisa menjadi pilihan berikutnya. Mama dapat mengolah ikan kembung menjadi sup dan menambahkan wortel sebagai pelengkap.

    Selain ikan kembung, tuna dan salmon juga bisa diberikan karena termasuk ikan yang mengandung protein dan omega-3.

    “Protein hewani yang lain, seperti telur yang kaya protein dan zat besi, ikan seperti tuna, salmon, kembung yang kaya protein dan omega 3,” jelas dr. Agus.

    Agar lebih mudah disantap, Mama dapat menyajikan ikan dengan tekstur yang sesuai dengan usia si Kecil.

  3. 3. Coba paha ayam yang teksturnya lebih lembut

    Bayi nggak suka daging? Ini menu alternatif yang bisa dicoba
    Magnific

    Selain ikan, paha ayam juga bisa masuk dalam pilihan menu harian si Kecil. Bagian ini memiliki tekstur daging yang lembut dan juga tinggi kalori.

    Mama bisa mengolahnya menjadi paha ayam tumis, lalu menambahkan tomat. Selain membuat menu lebih bervariasi, tomat juga mengandung vitamin C yang dapat membantu penyerapan zat besi.

    “Paha ayam, dagingnya lembut dan juga tinggi kalori,” tutur dr. Agus.

    Pilihan ini bisa diberikan ketika si Kecil belum tertarik dengan tekstur daging sapi, tetapi tetap membutuhkan variasi sumber protein hewani.

  4. 4. Lengkapi dengan udang dan camilan berprotein

    Bayi nggak suka daging? Ini menu alternatif yang bisa dicoba
    Magnific

    Masih ada pilihan lain yang bisa Mama berikan, salah satunya udang. Makanan laut ini mengandung zat besi dan zinc sehingga dapat menjadi variasi protein hewani dalam menu si Kecil.

    Sementara untuk camilan, Mama bisa memberikan tahu atau tempe yang disertai buah jeruk. Protein nabati dari tahu dan tempe dapat dipadukan dengan vitamin C dari jeruk untuk membantu penyerapan zat besi.

    Kombinasi seperti ini juga bisa diterapkan pada menu utama, misalnya dengan menyandingkan sumber protein dengan sayur atau buah yang mengandung vitamin C.

  5. 5. Kenalkan kembali daging dengan olahan yang disukai

    Bayi nggak suka daging? Ini menu alternatif yang bisa dicoba
    Magnific

    Meski si Kecil menolak daging sapi, bukan berarti Mama harus berhenti mengenalkannya. Mama bisa mencoba memberikan daging merah dalam bentuk makanan yang lebih familiar bagi anak, seperti bakso, nugget homemade, atau sup.

    “Campur dengan makanan kesukaan si Kecil, atau sajikan dengan tekstur lembut sesuai usianya,” ungkapnya.

    Cara mengolah dan menyajikan daging seperti ini dapat menjadi pilihan saat Mama ingin kembali mengenalkan daging merah kepada si Kecil.

  6. 6. Perhatikan minuman saat waktu makan

    Bayi nggak suka daging? Ini menu alternatif yang bisa dicoba
    Magnific

    Selain makanan yang diberikan, minuman saat makan juga perlu diperhatikan. dr. Agus menyarankan untuk menghindari teh atau susu secara berlebihan ketika si Kecil sedang makan makanan utama.

    Mama bisa tetap memenuhi kebutuhan zat besi si Kecil dengan memberikan beragam sumber makanan. Jadi, tidak harus selalu daging sapi. Telur, hati ayam, ikan, paha ayam, dan udang dapat menjadi pilihan protein hewani yang bisa divariasikan bersama sayur dan buah tinggi vitamin C.

    “Anak tidak makan daging sapi, jangan dijadikan masalah. Yang penting cari solusinya, agar kebutuhan gizinya tetap terpenuhi,” jelasnya.

    Nah, itu dia beberapa menu alternatif yang bisa Mama berikan saat si Kecil nggak suka daging. Semoga informasi ini dapat membantu, ya, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More