Cara Membedakan Tanda Lahir Bayi yang Aman dan Perlu Diwaspadai

Mongolian Spot berupa bercak biru-keabuan di punggung bawah atau bokong umumnya aman dan memudar usia 3–5 tahun, sedangkan Port Wine Stain merah-keunguan cenderung menetap dan dianjurkan terapi laser dini.
Nevus Simplex dapat makin jelas saat bayi menangis, mengejan, atau kepanasan. Angel’s Kiss di wajah biasanya memudar sebelum usia 2 tahun, sementara Stork Bite di leher dapat menetap tetapi aman.
Infantile Hemangioma yang tumbuh cepat perlu evaluasi dokter, enam atau lebih Café au Lait Macule serta tahi lalat bawaan sangat besar juga memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Tanda lahir pada bayi bisa muncul dalam berbagai bentuk dan warna. Sebagian merupakan kondisi kulit yang aman dan dapat memudar seiring waktu.
Namun, ada juga tanda lahir yang perlu diperiksa lebih lanjut oleh dokter, terutama jika memiliki ciri tertentu.
Menurut dr. Firyal Nadiah Rahmah, Sp.A., melalui unggahan di Instagram pribadinya @firyalnadiahrahmah, terdapat beberapa jenis tanda lahir yang perlu Mama kenali.
Berikut Popmama.com telah merangkum cara membedakan tanda lahir bayi yang aman dan perlu diwaspadai.
Table of Content
1. Perhatikan warna dan lokasi tanda lahir

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI Salah satu cara mengenali tanda lahir yang aman adalah dengan memperhatikan warna dan lokasi kemunculannya. Mongolian spot, misalnya, biasanya terlihat sebagai bercak biru atau keabuan di punggung bawah atau bokong bayi.
Kondisi ini terjadi akibat penumpukan pigmen alami di bawah kulit, tidak menimbulkan nyeri, dan dapat memudar sendiri pada usia 3-5 tahun.
Sebaliknya, Port wine stain memiliki warna merah keunguan. Berbeda dari tanda lahir yang dapat memudar, bercak ini cenderung menetap, membesar mengikuti pertumbuhan tubuh, dan dapat menebal saat dewasa.
Menurut dr. Firyal, terapi laser dini sangat dianjurkan untuk kondisi tersebut.
2. Amati perubahan warna saat bayi menangis

Magnific Mama juga bisa memperhatikan apakah warna tanda lahir menjadi lebih jelas ketika bayi menangis, mengejan, atau kepanasan. Ciri tersebut dapat ditemukan pada Nevus simplex, yaitu kumpulan pembuluh darah kecil yang melebar.
Tanda lahir ini dikenal sebagai Stork bite atau Angel's kiss. Angel's kiss yang muncul di wajah biasanya memudar sebelum usia 2 tahun. Sementara itu, Stork bite yang berada di belakang leher sering menetap, tetapi tetap aman.
3. Perhatikan pertumbuhan tanda lahir pada bayi

Pexels/Anil Sharma Kecepatan pertumbuhan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Infantile hemangioma biasanya tumbuh cepat selama 3-6 bulan pertama kehidupan bayi. Meskipun sebagian besar dapat mengecil dengan sendirinya, tanda lahir ini tetap perlu segera dievaluasi oleh dokter.
Menurut dr. Firyal, Infantile hemangioma wajib diperiksa karena beberapa kasus membutuhkan obat khusus, seperti beta blocker. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah bayi membutuhkan penanganan tersebut.
4. Hitung jumlah bercak dan perhatikan ukurannya

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI Pada Café au Lait Macule, Mama perlu memperhatikan jumlah bercak yang muncul pada kulit anak. Tanda lahir ini berwarna kopi susu, dan jumlahnya dapat menjadi alarm untuk melakukan evaluasi lebih lanjut.
Jika anak memiliki enam bercak atau lebih dengan ukuran lebih dari 0,5 cm sebelum pubertas, segera bawa anak ke dokter anak. Menurut dr. Firyal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda Neurofibromatosis tipe 1.
Selain jumlah bercak, ukuran tanda lahir juga perlu diperhatikan pada Congenital melanocytic nevus. Tanda lahir ini umumnya jinak, tetapi tahi lalat yang berukuran sangat besar, yaitu lebih dari 20 cm ketika dewasa, memiliki risiko kecil berubah menjadi ganas atau melanoma.
Nah, itu dia cara membedakan tanda lahir bayi yang aman dan perlu diwaspadai. Mama bisa memperhatikan warna, lokasi, perubahan, pertumbuhan, serta jumlah dan ukuran bercak pada kulit si Kecil.




















