6 Tips Membersihkan Alat Kelamin Bayi Laki-Laki, Bisa Cegah Infeksi!

Alat kelamin merupakan area sensitif yang harus dijaga kebersihannya agar terhindar dari infeksi

27 Agustus 2020

6 Tips Membersihkan Alat Kelamin Bayi Laki-Laki, Bisa Cegah Infeksi
Pexels

Bagi Mama, memiliki newborn tentunya memberikan banyak tantangan. Termasuk saat menjaga kebersihan tubuh dan area genitalnya. Bayi laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan cara membersihkan kelaminnya agar terhindar dari infeksi saluran kemih (ISK).

Sebagian besar kasus ISK disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau E. coli yang umumnya hidup di dalam saluran cerna. Bakteri ini  masuk ke dalam saluran uretra ketika area genitalnya tidak dibasuh hingga bersih setelah buang air besar (BAB) maupun buang air kecil (BAK).

ISK pada bayi sulit untuk dikenali, namun biasanya bayi akan sering menangis saat buang air kecil, mengalami demam, dan urine berwarna keruh.

Untuk menegakkan diagnosis, biasanya dibutuhkan pemeriksaan tambahan seperti tes darah dan tes urine. Berkonsultasilah ke dokter spesialis anak untuk dilakukan pemeriksaan langsung sehingga didapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

ISK yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan komplikasi yang berbahaya seperti gangguan ginjal atau sepsis.

Banyak ahli kesehatan yang lebih menekankan cara membersihkan alat kelamin bayi perempuan. Hal ini karena lubang saluran kencing bayi perempuan berdekatan dengan anusnya. Bayi perempuan memang lebih sering mengalami keluhan karena masalah kebersihan ini. 

Namun, Mama tidak boleh mengabaikan kebersihan kelamin bayi laki-laki mama. Ini karena bayi perempuan dan laki-laki memang berbeda cara penanganannya. 

Bagaimana cara tepat untuk membersihkan alat kelamin bayi laki-laki? Simak bareng Popmama.com yuk.

1. Sediakan perlak, air dan perlengkapan lain yang bersih

1. Sediakan perlak, air perlengkapan lain bersih
Freepik/Yanalya

Bakteri penyebab infeksi saluran kemih, bisa menyebar melalui air dan perlengkapan kebersihan yang tercemar. Selalu sediakan perlak bersih, air dan kapas pembilas, tisu basah, serta popok bersih sebelum mulai membersihkan kelamin bayi.

Jika bepergian, bawalah perlak sendiri sebagai antisipasi jika Mama terpaksa mengganti popok si Kecil di dalam perjalanan atau di tempat umum. Pasalnya, Mama tidak akan tahu kan, bakteri apa saja yang menempel di nursery room tempat umum. 

2. Selalu waspada semburan pipis saat popok dibuka

2. Selalu waspada semburan pipis saat popok dibuka
seattleschild.com

Seringkali bayi laki-laki akan buang air kecil (BAK) begitu popoknya dibuka. Karena itu saat membuka popoknya, jangan langsung disingkirkan. Turunkan sedikit popoknya, namun masih menutup penisnya. Kemudian tutuplah penisnya dengan kain yang ringan dan lembut. Jadi, ketika ia tiba-tiba BAK, air seninya tidak membasahi tubuh mama.

Editors' Picks

3. Mulailah dari arah perut ke anus

3. Mulailah dari arah perut ke anus
pixabay/amyelizabethquinn
Popokmu basah ya, Sayang?

Mama bisa mulai membersihkan penis bayi dan area sekitarnya dengan kapas yang sudah dicelupkan air hangat. Mulailah dari bagian bawah perut ke arah bawah. Lalu lanjutkan dengan menyeka daerah lipatan di bagian bawah buah zakar (skrotum) dengan kapas bersih ke satu arah saja, yaitu ke arah anus.

4. Ingat! Jangan menarik kulit penis!

4. Ingat Jangan menarik kulit penis
alphamom.com

Jangan menarik kulit penis ke belakang bila belum disunat karena akan menyebabkan nyeri pada bayi. Cukup bersihkan ujung kulitnya saja dengan kain atau kapas yang dibasuh air hangat setiap setelah mandi. Tarik ke belakang secara perlahan untuk membersihkan kotorannya. Hentikan bila bayi merasa tidak nyaman atau nyeri.

Pada saat anak usia di atas lima tahun, kulup penis yang normal secara perlahan akan dapat tertarik ke belakang dengan sendirinya.

5. Perhatikan arah menarik popok kotor

5. Perhatikan arah menarik popok kotor
Pixabay/ReadyElements

Angkat popok yang kotor lalu bersihkan bokongnya dengan cara yang sama, dan lakukan dari arah depan ke belakang.

6. Keringkan kelamin dengan menepuk bukan mengusap

6. Keringkan kelamin menepuk bukan mengusap
Pixabay/NewportBaptistChurchNC

Terakhir, keringkan penis, bokong, dan daerah sekitarnya dengan cara menepuk-nepuk perlahan dengan kain lembut yang bersih dan kering. Beri krim anti ruam popok (jika perlu), dan kenakan popok yang bersih.

Sekarang, bayi laki-laki mama akan sehat! Yeay!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.