6 Langkah Wajib untuk Membersihkan Alat Kelamin Bayi Laki-Laki

Alat kelamin merupakan area sensitif yang harus dijaga kebersihannya agar terhindar dari infeksi

22 Juni 2018

6 Langkah Wajib Membersihkan Alat Kelamin Bayi Laki-Laki
Pexels

Bagi Mama, memiliki newborn tentunya memberikan banyak tantangan. Termasuk saat menjaga kebersihan tubuh dan area genitalnya. Tubuhnya yang masih sangat mungil dan rentan, membuat kita jadi harus sangat berhati-hati. Walau begitu, kebersihannya harus benar-benar terjaga agar terhindar dari infeksi.

Ya Ma, alat kelamin bayi yang tak terjaga kebersihannya membuatnya berisiko mengalami infeksi saluran kemih (ISK).

Sebagian besar kasus ISK disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau E. coli yang umumnya hidup di dalam saluran cerna. Bakteri ini  masuk ke dalam saluran uretra ketika area genitalnya tidak dibasuh hingga bersih setelah buang air besar (BAB) maupun buang air kecil (BAK).

ISK pada bayi sulit untuk dikenali, namun biasanya bayi akan sering menangis saat buang air kecil, mengalami demam, dan urine berwarna keruh.

Untuk menegakkan diagnosis, biasanya dibutuhkan pemeriksaan tambahan seperti tes darah dan tes urine. Berkonsultasilah ke dokter spesialis anak untuk dilakukan pemeriksaan langsung sehingga didapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

ISK yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan komplikasi yang berbahaya seperti gangguan ginjal atau sepsis.

Banyak ahli kesehatan yang lebih menekankan cara membersihkan alat kelamin bayi perempuan. Hal ini karena lubang saluran kencing bayi perempuan berdekatan dengan anusnya. Bayi perempuan memang lebih sering mengalami keluhan karena masalah kebersihan ini. 

Namun, Mama tidak boleh mengabaikan kebersihan penis bayi laki-laki mama. Ini karena bayi perempuan dan laki-laki memang berbeda cara penanganannya. 

Bagaimana cara tepat untuk membersihkan alat kelamin bayi laki-laki?

Editors' Picks

Langkah – langkah Membersihkan Alat Kelamin Bayi Laki-Laki

Langkah – langkah Membersihkan Alat Kelamin Bayi Laki-Laki
Freepik/Yanalya

Untuk menghindari kondisi ini, berikut adalah beberapa langkah bagaimana membersihkan kelamin bayi lelaki agar terhindar dari infeksi saluran kemih:

  1. Sediakan perlak, kapas bersih, baskom kecil berisi air hangat, krim anti-ruam popok (jika perlu), dan popok yang bersih.
  2. Seringkali bayi laki-laki akan buang air kecil (BAK) begitu popoknya dibuka. Karena itu saat membuka popoknya, jangan langsung disingkirkan. Turunkan sedikit popoknya, namun masih menutup penisnya. Kemudian tutuplah penisnya dengan kain yang ringan dan lembut. Jadi, ketika ia tiba-tiba BAK, air seninya tidak membasahi Anda.
  3. Mama bisa mulai membersihkan penis bayi dan area sekitarnya dengan kapas yang sudah dicelupkan air hangat. Mulailah dari bagian bawah perut ke arah bawah. Lalu lanjutkan dengan menyeka daerah lipatan di bagian bawah buah zakar (skrotum) dengan kapas bersih ke satu arah saja, yaitu ke arah anus.
  4. Jangan menarik kulit penis ke belakang bila belum disunat karena akan menyebabkan nyeri pada bayi. Cukup bersihkan ujung kulitnya saja dengan kain atau kapas yang dibasuh air hangat setiap setelah mandi. Tarik ke belakang secara perlahan untuk membersihkan kotorannya. Hentikan bila bayi merasa tidak nyaman atau nyeri. Pada saat anak usia diatas 5 tahun, kulup penis yang normal secara perlahan akan dapat tertarik ke belakang dengan sendirinya.
  5. Angkat popok yang kotor lalu bersihkan bokongnya dengan cara yang sama, dan lakukan dari arah depan ke belakang.
  6. Terakhir, keringkan penis, bokong, dan daerah sekitarnya dengan cara menepuk-nepuk perlahan dengan kain lembut yang bersih dan kering. Beri krim anti ruam popok (jika perlu), dan kenakan popok yang bersih.

Sekarang, bayi laki-laki mama akan sehat! Yeay!