Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Umur Berapa Bayi Mulai Mengoceh? Ini Penjelasan Lengkapnya

Umur Berapa Bayi Mulai Mengoceh? Ini Penjelasan Lengkapnya
Pexels/James Sablo
Intinya Sih
Timeline
Gini Kak
  • Bayi biasanya mulai cooing pada usia 6 minggu hingga 3 bulan, lalu memasuki fase mengoceh dengan gabungan vokal-konsonan seperti “ma”, “ba”, atau “da” pada usia 4-7 bulan.

  • Perkembangan komunikasi berlanjut dari variasi ocehan dan meniru suara pada 8-12 bulan, kata sederhana pada 13-18 bulan, hingga gabungan dua kata pada 19-24 bulan.

  • Orangtua dapat menstimulasi komunikasi bayi dengan mengajaknya bicara, merespons ocehan, membacakan buku, bernyanyi, mengenalkan benda sekitar, dan memakai ekspresi wajah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Salah satu momen yang paling ditunggu Mama adalah ketika si Kecil mulai mengoceh.

Suara-suara kecil yang keluar dari mulutnya bukan sekadar menggemaskan, tetapi juga menjadi bagian dari perkembangan kemampuan komunikasinya.

Lantas, umur berapa bayi mulai mengoceh? Simak jawaban lengkapnya dalam artikel Popmama.com berikut tentang umur berapa bayi mulai mengoceh berikut ini!

Umur Berapa Bayi Mulai Mengoceh?

Umur Berapa Bayi Mulai Mengoceh?
Magnific/shurkin_son

Dilansir dari The Bump, sebelum masuk pada tahap mengoceh (babbling), bayi perlu melewati tahap ocehan yang lebih sederhana (cooing), yakni pada usia sekitar 6 minggu-3 bulan.

Si Kecil mulai mengeluarkan suara vokal panjang, seperti “aaa” atau “uuu”. Setelah bisa menggabungkan suara vokal dan konsonan seperti “ma”, “ba”, atau “da”, barulah bayi masuk tahap babbling atau mengoceh, yang umumnya terjadi pada usia 4-7 bulan.

Perlu diingat bahwa perkembangan setiap bayi bisa berbeda. Jadi, kalau si Kecil belum mengoceh di usia yang sama dengan bayi lainnya, Mama nggak perlu langsung khawatir, ya.

Tahapan Bayi Mulai Mengoceh

Tahapan Bayi Mulai Mengoceh
Magnific/jcomp

Kemampuan bicara bayi berkembang sedikit demi sedikit sejak lahir. Sebelum bisa mengucapkan kata pertama, si Kecil biasanya belajar berkomunikasi lewat suara dan interaksi dengan orang di sekitarnya.

Melansir dari laman Baby Center, berikut adalah tahapan berkomunikasi bayi sampai akhirnya dapat mengoceh (babbling).

  • 0-3 bulan: Bayi mulai mengeluarkan suara berbeda selain menangis dan mulai melakukan cooing, seperti “aaa” atau “uuu”.

  • 4-7 bulan: Bayi mulai aktif mengoceh dan bereksperimen dengan suara, seperti “ooh” dan “aah”.

  • 8-12 bulan: Ocehannya semakin beragam. Bayi mulai meniru suara, bermain dengan suara, seperti blowing raspberries, dan belajar bergantian saat “mengobrol”.

  • 13-18 bulan: Si Kecil mulai mengucapkan lebih banyak kata sederhana selain panggilan untuk Mama atau pengasuhnya.

  • 19-24 bulan: Kosakatanya semakin bertambah dan bayi mulai menggabungkan dua kata menjadi kalimat sederhana.

Cara Menstimulasi Bayi agar Makin Aktif Mengoceh

Cara Menstimulasi Bayi agar Makin Aktif Mengoceh
Magnific/shurkin_son

Mama sebenarnya bisa membantu menstimulasi kemampuan komunikasi bayi melalui aktivitas sederhana sehari-hari. Sering mengajak si Kecil berbicara adalah salah satu cara paling mudah untuk dilakukan.

Saat bayi mengeluarkan suara, coba balas ocehannya seolah-olah Mama sedang mengobrol dengannya. Misalnya, ketika si Kecil mengatakan “ba-ba”, Mama bisa menirukan suara tersebut lalu menambahkan kata sederhana.

Mama juga bisa membacakan buku, menyanyikan lagu, memperkenalkan nama benda di sekitar, dan menggunakan ekspresi wajah saat berbicara.

Semakin sering bayi mendengar suara dan diajak berinteraksi, semakin banyak pula kesempatan baginya untuk belajar berkomunikasi.

Itulah penjelasan lengkap tentang umur berapa bayi mulai mengoceh. Setiap bayi punya tahapan perkembangan yang berbeda, jadi Mama nggak perlu khawatir jika si Kecil belum mengoceh di usia yang sama dengan bayi lainnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More