Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
AYIMUN ke-22 Sukses Digelar di Malaysia, Pertemukan 750 Delegasi Muda
Dok. Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-22
  • AYIMUN ke-22 berlangsung di Kuala Lumpur pada 21–24 Agustus 2026, menghimpun 750 delegasi muda dari 25 negara dalam simulasi diplomasi PBB.
  • Bertema diplomasi di era disrupsi dan perpecahan, forum ini melatih kepemimpinan, negosiasi, berpikir kritis, public speaking, keberanian menyampaikan gagasan, serta dialog inklusif.
  • Selama empat hari, peserta membahas isu global melalui delapan council; IGN juga menyiapkan AWMUN XV di Bali dan AYIMUN ke-23 di Geneva.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Organisasi International Global Network (IGN) kembali sukses melangsungkan Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-22 yang bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 21–24 Agustus 2026. Pertemuan skala global ini berhasil menghimpun 750 pemuda dari 25 negara, seperti Indonesia, Malaysia, Australia, hingga Amerika Serikat.

Mengusung tema “Turbulent Tomorrows: Diplomacy in an Age of Disruption and Division”, perhelatan ini dihadirkan guna menggembleng kecakapan para calon delegasi muda dalam berdiplomasi, kepemimpinan, seni berpidato, serta pola pikir kritis dalam menghadapi era disrupsi.

Selama empat hari berjalannya forum, para delegasi muda belajar bertindak layaknya diplomat PBB yang bernegosiasi demi merancang solusi atas dinamika krisis dunia.

Jalannya simulasi sidang PBB ini dibuka langsung oleh jajaran pejabat Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, perwakilan KBRI Kuala Lumpur, serta Ketua Dewan Rakyat Malaysia yang menggarisbawahi pentingnya dialog inklusif dan keberanian bersuara bagi calon pemimpin masa depan.

Lantas, seperti apa keseruan dan manfaat dari kegiatan ini? Berikut Popmama.com telah merangkum informasi selengkapnya.

Menjadi Wadah Diplomasi Generasi Muda Lintas Negara

Dok. Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-22

Perhelatan AYIMUN ke-22 yang digagas oleh International Global Network (IGN) menjadi panggung strategis bagi 750 pemuda dari 25 negara untuk menggembleng jiwa kepemimpinan dan kecakapan diplomasi di tingkat global.

Melalui simulasi sidang PBB, para utusan muda yang berasal dari berbagai negara ini berperan layaknya diplomat sungguhan.

Di forum ini, para delegasi muda dituntut memahami beragam perspektif geopolitik, menyuarakan kepentingan negara yang diwakili, serta bernegosiasi demi meramu solusi konkrit atas krisis dunia terkini.

Tak sekadar ajang akademik, perhelatan ini membuktikan betapa krusialnya ruang kolaborasi lintas negara bagi generasi muda di tengah era disrupsi dan ketidakpastian global.

Soroti Keterampilan Diplomasi dan Keberanian Menyampaikan Gagasan

Dok. Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-22

Pembukaan resmi AYIMUN ke-22 dihadiri jajaran pejabat penting, seperti Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, KBRI Kuala Lumpur, hingga Ketua Dewan Rakyat Malaysia.

Para pembicara menggarisbawahi bahwa forum ini merupakan ruang penting untuk membentuk calon pemimpin masa depan di tengah era disrupsi.

President IGN, Muhammad Fahrizal, menegaskan bahwa nilai utama dari simulasi sidang PBB ini bukan sekadar memburu penghargaan, melainkan tempat menempa keterampilan hidup nyata yang akan terus terpakai.

"MUN bukan hanya tentang mewakili suatu negara, menulis resolusi, memperdebatkan isu-isu global, atau memenangkan penghargaan. MUN adalah tempat di mana kalian berlatih berbagai keterampilan yang akan dibutuhkan dalam kehidupan nyata. Keterampilan pertama adalah keberanian untuk berbicara. Keterampilan kedua adalah kerendahan hati untuk mendengarkan. Keterampilan ketiga adalah belajar bagaimana untuk tidak setuju tanpa saling merendahkan. Keterampilan keempat adalah kemauan untuk mencoba sebelum kalian merasa benar-benar siap. Keterampilan hidup yang kalian latih di sini akan terus kalian bawa dalam perjalanan hidup kalian. Itulah nilai sesungguhnya dari MUN," ucapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Datuk Professor Dr. Azlinda binti Azman menyampaikan bahwa tema konferensi ini sangat relevan dengan dinamika dunia saat ini.

Dr. Azlinda menekankan pentingnya pemuda mencari kebenaran di tengah maraknya misinformasi dan perkembangan teknologi AI, serta mengimbau peserta agar selalu memilih jalur dialog inklusif untuk mengubah diskusi menjadi tindakan nyata.

Sementara itu, YB Tan Sri Dato’ Dr. Johari bin Abdul mengingatkan para delegasi bahwa untuk menjadi pemimpin masa depan, mereka harus membekali diri dengan tiga hal utama, yaitu memiliki impian yang besar, keberanian untuk bertindak dan mengubah keadaan, serta pengetahuan yang luas dalam berinteraksi.

Wadahi Delegasi Muda untuk Cari Solusi atas Isu Dunia

Dok. Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-22

Selama empat hari penyelenggaraan, AYIMUN ke-22 menghadirkan delapan council yang terbagi dalam kategori Junior (usia 11–14 tahun) dan Youth (usia 15 tahun ke atas) dengan tingkatan Beginner hingga Intermediate. Pembagian ini dirancang agar setiap peserta dapat menguji kemampuan analisis dan negosiasi sesuai tingkatan pengalaman mereka.

Para delegasi muda diajak membedah isu-isu krusial dunia, mulai dari krisis polusi udara dan limbah industri terhadap kesehatan publik pada council WHO, hingga pemerataan bantuan pendidikan di council UNESCO. Lewat pembahasan ini, para peserta dilatih untuk berpikir kritis, mendengarkan sudut pandang lintas budaya, dan merumuskan kompromi atas krisis nyata dunia.

Langkah IGN Menuju Forum Internasional Selanjutnya

Dok. Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-22

Suksesnya gelaran AYIMUN ke-22 semakin memperkuat komitmen International Global Network (IGN) dalam membangun ekosistem pendidikan global. Selain agenda konferensi utama, IGN turut menggelar VIP Gathering yang mempertemukan 34 pimpinan sekolah dan yayasan dari Indonesia, Malaysia, dan Maldives untuk mengeksplorasi potensi kolaborasi strategis. Pada kesempatan yang sama, IGN juga merilis edisi perdana Majalah IGN bertajuk “Young Minds, Global Change” serta mengenalkan program pelatihan MUN Academy.

Tak berhenti di Kuala Lumpur, IGN telah menyiapkan deretan forum internasional bergengsi berikutnya bagi generasi muda. Agenda terdekat akan berlanjut pada gelaran Asia World Model United Nations (AWMUN) XV di Bali, Indonesia, pada 2–5 Oktober 2026. Setelah itu, IGN akan menyelenggarakan AYIMUN ke-23 yang bertempat di Geneva, Swiss, pada 25–30 Oktober 2026 sebagai wadah melahirkan calon pemimpin dunia yang adaptif.

Penyelenggaraan AYIMUN ke-22 menjadi bukti nyata wadah diplomasi bagi generasi muda di tingkat global. Para peserta tak hanya mengasah kecakapan public speaking, tetapi juga menempa mentalitas kepemimpinan, berpikir kritis, serta empati untuk menjawab berbagai tantangan dunia di era disrupsi. Semoga artikel ini bermanfaat ya Ma.

Curated For You

Editorial Team

Related Article