Belakangan ini, pasti Mama sering dihadapkan pada realita kondisi keuangan global yang tidak stabil, nilai tukar rupiah yang sempat melemah, hingga lonjakan harga-harga bahan makanan pokok di pasar yang kian mencekik kantong.
Untuk menghadapi situasi yang serba tidak menentu seperti ini, mengenalkan konsep kesederhanaan serta menanamkan prinsip hemat pangkal kaya kepada anak sejak dini adalah sesuatu yang bisa Mama lakukan.
Mengajarkan anak untuk hidup prihatin bukan berarti menyiksa atau bersikap kikir kepada anak, melainkan sebuah bentuk edukasi finansial agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, bersyukur, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Berikut Popmama.com rangkum 7 cara mengajarkan anak hidup prihatin di tengah kondisi ekonomi yang menantang!
