Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Kisah Zulfan, Siswa MAN Serpong Keterima di 12 Universtias Top Dunia
Instagram.com/tangsel.life

Berita membanggakan datang dari salah satu anak berprestasi asal Indonesia, Muhammad Zulfan Muwaffiq. Siswa kelas XII MAN Insan Cendekia Serpong ini berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi luar negeri ternama seperti University of New South Wales, University of Sydney, University of Toronto, hingga University of British Columbia.

Hebatnya lagi, Zulfan tidak hanya mendapat satu atau dua surat penerimaan, melainkan mampu memborong hingga 15 Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai universitas top dunia, lho.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, konsistensi, dan dedikasi dalam proses belajar mampu membuka peluang ke tingkat global.

Nah, biar anak mama turut termotivasi belajar seperti Zulfan, berikut Popmama.com rangkumkan ulasan selengkapnya.

1. Konsisten belajar dengan sungguh-sungguh

Freepik

Keberhasilan Zulfan tentunya nggak tiba-tiba hebat dalam semalam, Ma. Apa yang diraihnya saat ini tentu karena dirinya terbiasa belajar secara konsisten setiap hari, bukan hanya saat akan ujian.

Nah, agar anak juga bisa meraih keberhasilan yang serupa seperti Zulfan, Mama bisa ajarkan pada mereka untuk membuat jadwal belajar rutin meski hanya 1-2 jam sehari.

Walau durasi belajarnya singkat, tapi jika dilakukan secara rutin, otak anak akan terbiasa menerima dan mengingat materi lebih lama.

Hasilnya, saat tiba waktunya seleksi ke luar negeri, semua persiapan sudah matang tanpa perlu terburu-buru, Ma.

2. Jangan takut untuk bermimpi besar

Pexels/Julia M Cameron

Zulfan sejak awal berani menargetkan universitas ternama seperti di Australia dan Kanada untuk bisa melanjutkan mimpi-mimpinya mengenyam pendidikan internasional.

Mimpi besar ini yang kemudian membuatnya termotivasi belajar lebih giat. Begitu juga untuk anak kita di rumah, Ma, Mama bisa bantu anak menemukan cita-citanya, lalu cari tahu langkah-langkah meraihnya.

Jangan batasi anak dengan anggapan "kampus luar negeri itu susah" atau "jangan kuliah jauh-jauh".

Justru dengan target tinggi, anak akan berusaha maksimal. Seperti Zulfan, mimpinya nggak muluk-muluk, tapi terukur dan diikuti aksi nyata.

3. Dukungan lingkungan dan keluarga

Freepik

Salah satu kunci meraih kesuksesan selain karena usaha kita untuk terus belajar, tentunya nggak lepas dari dukungan lingukungan serta keluarga, Ma.

Apa yang berhasil diraih Zulfan saat ini tentu berkat dukungan dan doa dari orangtua, serta sekolah yang turut membantu dirinya dalam berproses.

Jadi, selain di sekolah, Mama juga bisa ciptakan suasana belajar yang nyaman di rumah, apresiasi setiap usaha anak meski hasilnya belum sempurna, serta jalin komunikasi dengan guru.

Ketika anak merasa didukung, ini yang akan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mengejar mimpi sejauh mungkin.

Dari kisah Zulfan ini membuktikan bahwa anak Indonesia mampu bersaing di kancah dunia asalkan ada konsistensi, mimpi besar, dan dukungan orangtua.

Yuk, mulai ajarkan anak belajar rutin dan rayakan setiap prosesnya. Siapa tahu, kelak anak Mama juga bisa membawa nama harum keluarga dan bangsa seperti Zulfan.

Semangat selalu mendampingi anak belajar dan berproses ya, Ma!

Editorial Team