Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apakah Boleh Berenang saat Puasa? Ini Hal yang Perlu Diajarkan ke Anak
Freepik/zinkevych

Memasuki 10 hari pertama puasa, anak-anak biasanya mulai terbiasa dengan rutinitasnya ya, Ma. Namun, godaan terbesar sering datang saat cuaca panas dan mereka ingin bermain air, terutama berenang.

Sebagai orangtua, wajar jika Mama bertanya-tanya tentang hukum dan dampaknya. Apakah boleh benerang saat puasa?

Melansir dari berbagai sumber, berikut Popmama.com rangkumkan informasi selengkapnya agar Mama bisa mengajarkan anak tentang mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

1. Hukum berenang saat puasa

Freepik/zinkevych

Menurut para ulama, hukum berenang saat berpuasa pada dasarnya adalah boleh (mubah). Aktivitas ini termasuk olahraga ringan yang baik untuk kesehatan, asalkan tidak sampai membatalkan puasa.

Namun, penting bagi Mama untuk menjelaskan kepada anak bahwa kehati-hatian adalah kuncinya. Dalam mazhab Imam Syafi'i, puasa bisa batal jika ada sesuatu yang masuk ke dalam lubang tubuh, termasuk mulut, hidung, telinga, secara sengaja.

Artinya, jika anak memang ingin berenang ketika sedang puasa, emreka harus benar-benar menjaga agar air tidak tertelan atau masuk ke hidung saat berenang.

Jika anak bisa menjaga diri dan berenang dengan hati-hati, aktivitas ini diperbolehkan. Tapi jika anak masih suka "gagap" air atau suka bermain kejar-kejaran yang berisiko menelan air, sebaiknya Mama menunda dulu ajakan berenang hingga waktu berbuka.

2. Risiko kelelahan setelah berenang

Freepik/partystock

Selain soal hukum, Mama juga perlu mempertimbangkan kondisi fisik anak. Meski diperbolehkan, pahami juga bahwa berenang termasuk olahraga cukup berat yang menguras energi.

Saat puasa, asupan cairan dan makanan anak terbatas sehingga risiko lemas dan dehidrasi bisa lebih besar, Ma.

Anak-anak biasanya sulit mengontrol intensitas bermainnya. Begitu asyik berenang, mereka bisa lupa waktu dan terus bergerak aktif. Akibatnya, energi yang tersisa untuk beraktivitas hingga sore bisa terkuras habis.

Jika hanya sekadar berenang santai, Mama bisa mengajak anak berenang dengan durasi yang tidak terlalu lama. Selain itu, pastikan juga saat sahur mereka makan makanan bergizi dan cukup minum.

Jika anak mulai terlihat lemas atau pusing saat berenang, segera hentikan aktivitas dan ajak ia istirahat ya, Ma.

3. Tips aman berenang saat sedang puasa

Freepik/pvproductions

Jadi, jika ditanya apakah boleh berenang saat puasa? Jawabannya diperbolehkan, Ma.

Nah, kalau Mama memutuskan untuk mengizinkan anak berenang, ada beberapa tips yang bisa diterapkan agar puasanya tetap aman.

Pertama, pilih waktu yang tepat yaitu menjelang waktu berbuka. Dengan begitu, anak tidak perlu menahan haus dan lapar terlalu lama setelah berenang.

Kedua, ajarkan anak untuk tidak menahan napas di dalam air terlalu lama atau menyelam jika belum mahir. Aktivitas ini bisa memicu refleks menelan air. Jadi, lebih baik berenang dengan kepala di atas air jika belum terbiasa menahan napas.

Ketiga, ingatkan anak untuk tidak berenang terlalu lama dan tidak memaksakan diri. Kalau dirasa sudah lelah, langsung segera naik dan beristirahat. Setelah selesai berenang, ajak anak langsung mandi dan bersiap untuk berbuka puasa.

Secara keseluruhan, keputusan boleh atau tidaknya berenang saat puasa kembali pada kebijaksanaan masing-masing orangtua. Apakah mengizinkan anaknya untuk berenang, atau tidak.

Yang terpenting adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan anak, serta memastikan ibadah puasanya tetap sah dan lancar. Semoga informasinya bermanfaat ya, Ma!

Editorial Team