Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

7 Hadis tentang Puasa Ramadan Penuh Makna

7 Hadis tentang Puasa Ramadan yang Penuh Makna
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI
Intinya sih...
  • Puasa membuka pintu ampunan bagi hamba
  • Ramadan menghadirkan suasana spiritual yang istimewa
  • Puasa memiliki keistimewaan yang berbeda dari ibadah lain
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ramadan selalu menjadi bulan yang paling dirindukan umat Islam. Di dalamnya ada kesempatan memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, sekaligus mendekatkan hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, serta pengendalian hawa nafsu.

Agar ibadah puasa tidak sekadar rutinitas, Rasulullah SAW telah meninggalkan banyak tuntunan melalui hadis-hadis beliau.

Dari sanalah kita memahami betapa besar keutamaan Ramadan, cara menjalaninya dengan benar, hingga janji pahala yang menenteramkan hati.

Berikut, Popmama.com akan menjelaskan 7 hadis tentang puasa Ramadan yang penuh makna. Yuk simak penjelasan berikut ini.

Table of Content

1. Puasa membuka pintu ampunan bagi hamba

1. Puasa membuka pintu ampunan bagi hamba

7 Hadis tentang Puasa Ramadan yang Penuh Makna
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Salah satu kabar paling menenangkan tentang Ramadan adalah janji penghapusan dosa bagi orang yang bersungguh-sungguh menjalankannya. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengingatkan bahwa nilai puasa terletak pada keikhlasan. Bukan sekadar menahan lapar, tetapi kesadaran bahwa ibadah ini dilakukan semata karena Allah.

2. Ramadan menghadirkan suasana spiritual yang istimewa

7 Hadis tentang Puasa Ramadan yang Penuh Makna
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Ketika Ramadan tiba, Allah memberi kemudahan bagi hamba untuk mendekat kepada-Nya. Hal ini tergambar dalam sabda Nabi Muhammad SAW:

“Apabila datang bulan Ramadan, dibukalah pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu banyak orang merasakan hatinya lebih lembut di bulan ini. Momen tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah dan meninggalkan kebiasaan buruk.

3. Puasa memiliki keistimewaan yang berbeda dari ibadah lain

7 Hadis tentang Puasa Ramadan yang Penuh Makna
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Tidak ada ibadah yang pahalanya disebut langsung dibalas oleh Allah kecuali puasa. Rasulullah SAW menyampaikan:

“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan, satu kebaikan menjadi sepuluh hingga tujuh ratus kali. Allah berfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.’”
(HR. Muslim)

Ini menunjukkan betapa istimewanya puasa. Ibadah ini sangat personal antara seorang hamba dengan Tuhannya.

4. Kesulitan saat puasa bernilai mulia di sisi Allah

7 Hadis tentang Puasa Ramadan yang Penuh Makna
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Rasa haus dan bau mulut sering dianggap tidak nyaman oleh manusia. Namun di hadapan Allah justru bernilai kebaikan. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kasturi.”
(HR. Bukhari)

Hadis ini menguatkan bahwa setiap lelah dan tidak nyaman selama puasa tidak akan sia-sia.

5. Orang berpuasa memiliki pintu surga khusus

7 Hadis tentang Puasa Ramadan yang Penuh Makna
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Allah menyiapkan penghormatan istimewa bagi hamba yang menjaga puasanya. Rasulullah SAW bersabda:

“Di surga ada sebuah pintu bernama Ar-Rayyan. Pada hari kiamat hanya orang-orang yang berpuasa yang masuk melalui pintu itu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Gambaran ini menjadi motivasi agar kita menjaga kualitas puasa, bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban.

6. Waktu puasa adalah saat mustajab untuk berdoa

7 Hadis tentang Puasa Ramadan yang Penuh Makna
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Ramadan juga mengajarkan kita untuk memperbanyak doa, terutama ketika menunggu berbuka. Rasulullah SAW bersabda:

“Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang tua, doa musafir, dan doa orang yang berpuasa.”
(HR. Tirmidzi)

Karena itu banyak ulama menganjurkan memperpanjang doa menjelang Magrib, memohon kebaikan dunia dan akhirat.

7. Berbagi saat Ramadan melipatgandakan pahala

7 Hadis tentang Puasa Ramadan yang Penuh Makna
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Ramadan bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga kepedulian kepada sesama. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Barang siapa memberi makan orang yang berbuka, ia mendapat pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.”
(HR. Tirmidzi)

Hadis ini membuat tradisi berbagi takjil dan buka bersama menjadi sangat bernilai di sisi Allah

7 hadis tentang puasa Ramadan di atas menunjukkan bahwa Ramadan adalah madrasah kehidupan. Di dalamnya ada ampunan, keberkahan, dan kesempatan memperbaiki diri.

Semoga kita bisa menjalani puasa bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai kebutuhan untuk mendekat kepada Allah dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Penyebab Kanker Tulang, Kenali Bahayanya Sejak Dini

17 Feb 2026, 08:23 WIBLife