Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Kronologi Duel Berdarah Pelajar SMP di Lampung, Pelaku Kerap Dibully

Kronologi Duel Berdarah Pelajar SMP di Lampung, Pelaku Kerap Dibully
Dok. Istimewa
Intinya Sih
  • Seorang siswa SMP di Bandar Lampung berinisial VI mengalami tiga luka tusuk setelah duel dengan temannya, KAS, yang mengaku sering dibully oleh korban.
  • Pelaku menggunakan pisau dapur pinjaman yang sudah dibawa sebelum perkelahian, lalu menusuk korban beberapa kali saat situasi memanas.
  • Korban kini dalam kondisi stabil dan dirawat intensif di RSUD Abdul Moeloek, sementara pelaku tidak ditahan karena masih berusia 13 tahun dan diproses sesuai hukum anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Kasus duel antar pelajar SMP di Kota Bandar Lampung menjadi perhatian publik setelah seorang siswa berinisial VI (13) mengalami luka tusuk akibat perkelahian dengan teman sekolahnya sendiri. 

Peristiwa tersebut berujung pada tindakan penusukan yang menyebabkan korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Berikut Popmama.com siap membahas lebih lanjut kronologi duel berdarah pelajar SMP di Lampung. 

Table of Content

1. Pelaku disebut sering mengalami perundungan dari korban

1. Pelaku disebut sering mengalami perundungan dari korban

pelaku mengalami perundungan
IDN Times/Tama Yudha Wiguna

Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay, mengungkap bahwa pelaku penusukan merupakan rekan korban sendiri yang berinisial KAS (13). 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, KAS disebut beberapa kali menerima perlakuan tidak menyenangkan dari korban sebelum insiden duel terjadi.

Menurut keterangan polisi, awal mula kejadian bermula ketika KAS diajak berkelahi oleh korban VI. Dalam prosesnya, pelaku mengaku sempat mengalami tindakan perundungan, termasuk dipiting serta dihina menggunakan kata-kata yang menyinggung orangtuanya. 

Kondisi tersebut disebut membuat pelaku merasa harga dirinya terluka hingga emosinya memuncak.

2. Melukai korban menggunakan pisau dapur

melukai pakai pisau dapur
IDN Times/Tama Yudha Wiguna

Dari hasil pemeriksaan intensif, polisi menemukan bahwa senjata tajam yang digunakan pelaku bukanlah miliknya pribadi. Pisau dapur tersebut diketahui dipinjam dari seorang temannya sebelum duel berlangsung.

Polisi juga menyebut bahwa senjata tajam itu memang sudah dibawa oleh pelaku sebelum perkelahian terjadi. 

Saat situasi duel semakin memanas dan pelaku merasa terdesak, KAS kemudian mengeluarkan pisau yang diselipkan di pinggangnya lalu menusukkan ke tubuh korban beberapa kali.

3. Korban mengalami tiga tusukan

korban mengalami tiga tusukan
IDN Times/Tama Yudha Wiguna

Akibat penusukan tersebut, korban VI mengalami tiga luka tusuk. Dua luka berada di area pinggang kanan, sementara satu luka lainnya ditemukan di bagian punggung.

Kapolresta Bandar Lampung menjelaskan bahwa korban sempat mendapatkan penanganan medis dan sudah dalam kondisi sadar. 

Meski begitu, korban masih harus menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Moeloek agar kondisinya terus terpantau oleh tim medis.

4. Polisi tidak menahan pelaku karena masih berusia 13 tahun

pelaku masih berusia 13 tahun
IDN Times/Tama Yudha Wiguna

Walaupun sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap KAS.

Hal ini karena usia pelaku masih 13 tahun dan belum genap 14 tahun, sehingga penanganannya mengikuti sistem peradilan anak.

Pihak kepolisian sementara mengembalikan pelaku kepada orangtuanya sambil proses pemeriksaan tetap berjalan. 

Selain itu, polisi juga membuka kemungkinan penyelesaian perkara melalui mekanisme diversi yang biasa diterapkan dalam kasus anak berhadapan dengan hukum.

5. Kondisi korban kini stabil dan masih dipantau tim medis

kondisi korban stabil
Dok. Istimewa

Manager IGD RSUD Abdul Moeloek, Maya Oktavia, menjelaskan bahwa korban datang ke rumah sakit dalam kondisi sadar penuh. Meski sadar, korban mengalami perdarahan di area luka sehingga dokter menyarankan tindakan penjahitan untuk menghentikan perdarahan tersebut. 

Setelah penanganan awal selesai dilakukan, korban dipindahkan ke ruang bedah untuk menjalani perawatan lanjutan. Saat ini kondisi korban dilaporkan stabil dan masih berada dalam pengawasan intensif tim medis rumah sakit. 

Pemeriksaan rutin juga terus dilakukan untuk memastikan kadar hemoglobin korban tetap aman dan tidak mengalami penurunan akibat perdarahan yang terjadi.

Demikian informasi mengenai  kronologi duel berdarah pelajar SMP di Lampung. Kasus duel antar pelajar ini menjadi pengingat penting bahwa perundungan di lingkungan sekolah tidak boleh dianggap sepele. 

Diperlukan perhatian dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar agar konflik antar siswa bisa diselesaikan dengan cara yang lebih aman serta sehat tanpa berujung pada kekerasan. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina

Related Articles

See More
7 Nama Negara dari Huruf E

7 Nama Negara dari Huruf E

31 Mei 2026, 00:20 WIBBig Kid