Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Papa Wajib Tahu! 3 Hal Ini Cegah Anak Perempuan Mudah Pacaran Dini
Freepik/freepik
  • Kehadiran papa yang hangat dan penuh perhatian membantu anak perempuan merasa dicintai, membentuk rasa percaya diri, serta mencegah mereka mencari validasi lewat pacaran dini.
  • Tiga hal penting yang perlu dilakukan papa adalah memberi perhatian tulus, pujian yang membangun kepercayaan diri, dan hadiah sederhana sebagai bentuk kasih sayang.
  • Konsistensi dalam memberikan perhatian, pujian, dan pemberian membuat anak tumbuh dengan harga diri kuat sehingga tidak mudah mencari pengakuan dari luar rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hubungan antara papa dan anak perempuan memiliki peran besar dalam pembentukan karakter, rasa percaya diri, hingga cara buah hati membangun hubungan dengan orang lain di masa depan. 

Kehadiran papa yang hangat dan penuh perhatian dapat menjadi fondasi penting agar anak merasa dicintai serta dihargai sejak kecil. Ternyata, ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan papa untuk memenuhi kebutuhan emosional anak perempuan. 

Ketika kebutuhan tersebut terpenuhi di rumah, anak tidak akan mudah mencari validasi atau kasih sayang dari orang lain, termasuk melalui hubungan pacaran di usia yang terlalu dini.

Berikut Popmama.com siap membahas tiga hal cegah anak perempuan mudah pacaran dini yang bisa papa lakukan. 

1. Berikan perhatian penuh pada keseharian dan perasaan anak

Anak perempuan umumnya memiliki kebutuhan emosional yang besar untuk didengarkan dan diperhatikan. 

Bukan hanya sekadar menanyakan aktivitas sehari-hari, tetapi juga memahami apa yang mereka rasakan setelah menjalani berbagai pengalaman di sekolah maupun lingkungan sekitarnya.

Meluangkan waktu setiap hari untuk mengobrol dapat membuat anak merasa dirinya penting di mata papa.

Kebiasaan sederhana seperti menanyakan kabar, kesulitan yang dihadapi, atau hal yang membuatnya bahagia bisa mempererat hubungan emosional sekaligus membangun rasa aman dalam diri anak.

“Yang pertama, perhatian. Anak perempuan cenderung butuh banyak diperhatikan, didengarkan. Jadi para ayah jangan sampai lupa tiap hari tanya ke anak perempuan, ‘Gimana hari ini? Tadi ngapain aja? Dan yang paling penting, gimana perasaannya?’ Apa kesulitannya hari ini? Dengerin mereka cerita dengan sepenuh hati,” kata Alddino G. Rachmadi, S.Psi, Ilmuwan Psikologi & Pengajar Parenting, melansir dari akun Instagram @psikologiayah. 

2. Jangan ragu memberikan pujian dan apresiasi

Pexels/Arina Krasnikova

Selain perhatian, anak perempuan juga membutuhkan apresiasi agar kepercayaan dirinya berkembang dengan baik. Pujian yang diberikan secara tulus dapat membantu anak melihat bahwa usaha dan kebaikan yang dilakukan benar-benar dihargai oleh orang terdekat.

Tak hanya memuji penampilan, papa juga bisa memberikan apresiasi atas sikap positif, tanggung jawab, atau kerja keras yang ditunjukkan anak setiap hari. 

Validasi semacam ini akan membantu membangun harga diri yang kuat, sehingga anak perempuan tidak mudah bergantung pada pengakuan dari orang lain.

“Yang kedua, pujian. Berbeda dengan anak laki-laki yang cenderung lebih senang dikasih kepercayaan. Anak laki-laki biasanya juga lebih suka diberi ruang untuk eksplor sendiri, dan itu ngaruh ke kepercayaan diri mereka. Nah, anak perempuan butuh divalidasi untuk membentuk kepercayaan diri, harga diri mereka,” jelas Alddino G. Rachmadi, S.Psi.

“Jadi para ayah jangan lupa tiap hari dipuji anak perempuannya. Cantik, bersih, rambutnya halus, dan apresiasi perilaku-perilaku baik yang anak perempuan kita sudah usahakan hari ini,” sambungnya. 

3. Berikan hadiah sebagai bentuk kasih sayang

Freepik/freepik

Memberikan hadiah tidak selalu identik dengan barang mahal. Hadiah sederhana yang diberikan secara tulus dapat menjadi salah satu cara papa menunjukkan kasih sayang dan perhatian kepada anak perempuan.

Bentuknya bisa berupa makanan favorit, buku, alat tulis, atau menghabiskan waktu bersama melakukan aktivitas yang disukai anak. Hal terpenting bukanlah nilai hadiahnya, melainkan pesan bahwa anak dicintai tanpa harus memenuhi syarat tertentu terlebih dahulu.

“Ketiga, pemberian. Secara psikologi gender, berbeda dengan anak laki-laki yang lebih terbentuk harga dirinya kalau mereka bisa memberi, perempuan sangat senang untuk menerima pemberian,” ungkapnya.

“Karena itu, bagi para ayah, jangan atau nggak boleh pelit-pelit ya ngasih hadiah sama anak perempuan. Nggak harus nunggu mereka behaviournya diri baik dulu. Tapi kita boleh rutinkan dan memberikan hadiah ke mereka mungkin sepekan sekali. Nggak harus yang besar, nggak harus yang mahal,” tambahnya. 

4. Terapkan secara konsisten agar anak tidak mencari validasi di luar rumah

Freepik/freepik

Perhatian, pujian, dan pemberian merupakan tiga bentuk kasih sayang yang dapat membantu memenuhi kebutuhan emosional anak perempuan.

Ketika ketiganya diberikan secara konsisten, anak akan tumbuh dengan rasa percaya diri serta harga diri yang lebih kuat.

Anak yang merasa dicintai, dihargai, dan diterima di lingkungan keluarga umumnya tidak mudah mencari pemenuhan kebutuhan emosional tersebut dari orang lain di luar sana. 

“Coba para ayah jaga tiga P ini. InsyaAllah, anak-anak perempuan kita akan tumbuh menjadi perempuan yang harga dirinya utuh. Dan mereka nggak perlu pacaran buat dapetin 3P. Perhatian, ujian, pemberian dari cowok lain,” pungkasnya. 

Karena itu, peran papa menjadi sangat penting dalam membantu anak membangun hubungan yang sehat dengan dirinya sendiri maupun dengan orang lain saat dewasa nanti.

Semoga informasinya membantu, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article