Mengajarkan anak untuk bersikap kritis bukan berarti membuatnya suka membantah. Justru, anak perlu belajar memahami alasan di balik sebuah aturan, membedakan mana yang adil dan tidak adil, serta menyampaikan keberatan dengan cara yang tepat.
Kemampuan ini juga penting ketika anak menghadapi situasi yang membuatnya tidak nyaman, seperti diperlakukan tidak adil, dirundung, atau melihat temannya mendapat perlakuan yang salah. Anak perlu tahu bahwa keberanian tidak selalu berarti melawan secara langsung, tetapi juga bisa berupa mencari bantuan dan menyampaikan apa yang terjadi.
Berikut Popmama.com rangkum beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk melatih anak agar lebih kritis dan berani menghadapi ketidakadilan.
