Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Cara Paus Menyusui Induknya dengan Susu Super Kental Ratusan Liter
Instagram.com/hoshusukohu

Pernah terbayangkan nggak sih, Ma, bagaimana ya caranya bayi paus minum susu di tengah laut? Pasti beda banget sama cara manusia atau hewan darat lainnya, ya.

Ternyata, alam sudah merancang cara yang sangat unik dan luar biasa untuk hewan-hewan di air, Ma, termasuk paus biru.

Dalam video yang dibagikan @hoshusukohu, diperlihatkan bagaimana hewan terbesar di dunia ini menyusui anaknya dengan susu super kental. Terlihat pula teksturnya yang seperti krim atau yogurt kental, agar susu tak langsung larut atau hancur begitu keluar ke air laut asin.

Bisa jadi wawasan baru untuk diajarkan pada anak di rumah, berikut Popmama.com rangkumkan fakta menarik tentang kehebatan menyusui ala paus.

1. Susu super kental agar tak mudah larut di lautan

Dalam video yang perlihatkan seekor paus biru tengah menyusui induknya, terlihat bagaimana kentalnya susu yang keluar untuk kemudian diminum sang induk.

Bayangkan kalau susu biasa keluar di air laut, pasti akan langsung buyar dan hilang, kan Ma? Nah karena itu, induk paus menghasilkan susu dengan lemak super tinggi.

Melansir dari berbagai sumber, ternyata kandungan lemak dalam susu paus bisa mencapai 35–50%, jauh lebih tinggi daripada susu sapi biasa yang hanya sekitar 3-5%.

Teksturnya pun jadi sangat kental seperti keju cair atau krim kental, jadi nggak mudah tercampur dengan air laut. Dengan begitu, si bayi paus punya cukup waktu untuk menyusu dengan nyaman.

2. Bayi paus minum ratusan liter per-hari agar tumbuh cepat

A-z-animals.com

Sama seperti kita manusia, bayi paus juga butuh asupan untuk cepat tumbuh.

Si bayi paus ini besarnya juga sangat luar biasa. Jadi, kebutuhan susu yang diminumnya dalam sehari juga nggak main-main, yakni hingga sekitar 190 liter susu dari induknya.

Melansir dari situs Guinness World Records, bayi paus bisa mengonsumsi sekitar 200 liter per hari. Dengan jumlah sebanyak itu, berat badannya bisa bertambah sekitar 90 kilogram setiap hari.

Pertambahan berat yang cepat ini sangat penting agar bayi paus segera kuat dan bisa berenang jauh mengikuti induknya di lautan yang sangat luas ini, Ma.

3. Menyusu dekat induk agar nutrisi terserap maksimal

Iflscience.com

Cara bayi paus menyusu juga unik, Ma. Berbeda dengan mamalia darat, paus nggak punya bibir yang lentur untuk mengisap.

Bayi paus justru merangsang puting induknya dengan lidah, lalu ASI-nya akan menyemprot langsung ke mulut si bayi. Ia menyusu sambil tetap berenang dekat di bawah perut induknya, seperti yang terlihat dari video, Ma.

Nah, karena susu disemprotkan langsung, jadi hampir nggak ada yang terbuang sia-sia.

Dengan posisi yang dekat ini, seluruh nutrisi dari susu super kental bisa terserap sempurna untuk membantu si kecil paus tumbuh kuat dan sehat.

Dari penjelasan di atas, bisa dijelaskan pada anak bahwa hewan-hewan di alam juga punya cara menyusui yang istimewa.

Induk paus memberikan susu super kental, dalam jumlah besar, dan dengan cara yang efisien agar anaknya tumbuh besar dan kuat.

Semoga informasinya bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan seru seputar hewan laut untuk Mama dan anak di rumah, ya.

Editorial Team