Ajarkan Rukun Puasa Bulan Ramadan pada Anak dan yang Membatalkannya

Selain rukun puasa, ajarkan juga perkara yang membatalkannya

21 April 2020

Ajarkan Rukun Puasa Bulan Ramadan Anak Membatalkannya
gulfnews.com

Menjelang masuknya bulan Ramadan, seluruh umat Islam akan menjalankan ibadah puasa sebagai salah satu dari lima rukun Islam dalam agama Islam. Rukun puasa Ramadan wajib dilakukan bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa pada bulan ramadan.

Menyambut bulan suci ini, orangtua dianjurkan mengajarkan anak-anak dalam berpuasa sejak dini.

Ini untuk menanamkan ajaran agama kepada putra-putri Mama agar mereka dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan apa ilmu agama yang mereka dapat dengan baik.

Lantas, sebagai orangtua, bagaimana cara memberitahu anak tentang rukun puasa di bulan Ramadan dan bagaimana cara melatih mereka berpuasa sejak dini?

Yuk, simak informasi yang sudah Popmama.com rangkum seputar puasa bagi anak.

Editors' Picks

1. Rukun puasa dan cara mengamalkannya

1. Rukun puasa cara mengamalkannya
muslimommy.com

Puasa menjadi salah satu dari lima rukun Islam, dalam menjalankan puasa juga terdapat rukun puasa Ramadan yang menjadi pedoman umat Islam. Rukun puasa tersebut meliputi:

1. Niat puasa

Niat dan doa di bulan Ramadan adalah tahapan paling penting selama ibadah puasa di bulan Ramadan. Ajarkan pada anak bahwa sebelum memulai puasa, terlebih dahulu kita membaca niat doa puasa yang diucapkan sebelum fajar tiba. 

Beberapa hadist menyebutkan bahwa niat bisa diucapkan malam hari sebelum sahur atau setelah sholat tarawih.

Bila tidak berniat sebelum fajar, maka puasa tidak sah. Agar anak bisa memahmi dan mengamalkannya, coba dilatih saat puasa nanti yuk, Ma.

2. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa

Selain niat dan doa, rukun puasa Ramadan selanjutnya adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar hingga waktu berbuka tiba.

Berdasarkan fiman Allah pada QS. Al Baqarah ayat 187 yang berbunyi:

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al Baqarah: 187).

Mama bisa mengajarkan pada anak apa-apa saja yang bisa membatalkan puasa. Ini bisa diajarkan sejak dini agar ia mengerti dan terbiasa mengamalkan sejak kecil sampai dewasa nanti.

2. Mengetahui larangan yang membatalkan puasa

2. Mengetahui larangan membatalkan puasa
Rawpixel/Chanikarn Thongsupa

Hal utama yang perlu anak ketahui saat berpuasa adalah memahami larangan apa saja yang tidak boleh dilakukan karena bisa membatalkan puasa. Oleh karena itu, penting untuk Mama menceritakan padanya tentang larangan selama puasa.

Larangan utama yang membatalkan puasa Ramadan adalah makan, minum, dan berhubungan intim dimulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari atau waktu berbuka tiba. Orantua bisa memberi tahu pada anak sejak dini.

Tujuannya adalah agar anak mengerti serta memahami apa-apa saja yang tidak boleh mereka lakukan selama puasa. Anak-anak juga harus menjaga diri dan menghindari hal yang bisa membatalkan puasanya.

Meski begitu, Mama juga perlu menjelaskan padanya bahwa tidak ada seorang pun yang mengetahui apakah seseorang itu berpuasa atau tidak, mereka sendirilah yang mengetahuinya.

Ini bisa dijadikan pembelajaran kejujuran ia sejak kecil terhadap dirinya dan melatih ketaqwaannya kepada Allah SWT untuk sungguh-sungguh menjalankan ibadah puasa.

3. Melatih anak untuk berpuasa sejak dini

3. Melatih anak berpuasa sejak dini
share.america.gov

Melatih anak puasa di bulan Ramadan bisa dimulai sejak usia mereka memasuki 5 tahun. Mama bisa mulai melatihnya berpuasa setengah hari terlebih dahulu yang kemudian dilanjutkan puasa penuh satu hari dalam satu bulan.

Ketika anak sudah berusia 7 tahun, maka hukum berpuasa bagi anak menjadi wajib. Jika ditinggalkan maka anak akan berdosa dan ia akan menanggungnya.

Hal penting yang perlu diingat, jangan memaksanya ya, Ma. Ajarkan dengan perlahan dan sesuaikan dengan kemampuan serta kondisi anak. Melatih anak sejak usia dini dilakukan agar nantinya mereka terbiasa melakukan ibadah, serta menjadikannya lebih bertaqwa kepada Allah SWT sejak dini.

Mama dan Papa juga bisa menjadi contoh yang baik pada mereka dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadan nanti.Karena pada umumnya, anak akan mengikuti apa yang mereka lihat dari orang dewasa. Jadi berikan contoh terbaik selama menjalani ibadah puasa nanti ya, Ma. 

Semoga si Kecil sudah siap dan mau melatih dirinya untuk ikut berpuasa di bulan Ramadan nanti. Selamat menyambut bulan suci Ramadan untuk seluruh Mama dan keluarga di Indonesia.

Baca juga:

    Tanya Ahli

    Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

    Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.