- 10-12 siung bawang putih segar (kupas dan geprek ringan)
- 200-250 ml raw honey atau madu mentah
Resep Obat Flu Alami dari Fermentasi Bawang Putih dan Madu

- Resep fermentasi bawang putih dan madu dibagikan oleh kreator @halfbadmom sebagai obat flu alami yang sudah dikenal sejak peradaban Mesopotamia kuno.
- Proses fermentasi dilakukan selama 30 hari dengan membuka tutup toples 1-2 kali seminggu agar gas keluar, hingga madu menggelap dan bawang berubah warna.
- Ramuan ini memiliki sifat antivirus dan antibakteri, aman dikonsumsi 1-2 sendok makan per hari, namun tidak disarankan untuk anak di bawah satu tahun.
Saat musim hujan atau cuaca yang tak menentu seperti saat ini, daya tahan tubuh anak sering kali menurun, yang membuat mereka rentan terhadap flu dan batuk.
Sebagai orangtua, Mama tentu ingin memberikan pengobatan yang aman tanpa efek samping berlebihan, terutama dari bahan-bahan alami yang sudah teruji sejak zaman kuno.
Salah satu Mama kreator @halfbadmom di media sosial membagikan resep obat flu alami yang memang sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu, tepatnya dari peradaban Mesopotamia kuno.
Ramuan sederhana ini hanya membutuhkan dua bahan yang mudah dibuatnya, Ma. Yuk, langsung cek resep fermentasi bawang putih dan madu dalam ulasan Popmama.com berikut ini.
| Prep Time | 10 Minutes |
| Cook Time | 0 Minutes |
| Portion | 30-40 tsp Portion |
Bahan-bahan membuatnya
Cara membuatnya
| Siapkan toples bersih | Cuci toples kaca beserta tutupnya dengan air panas, lalu keringkan sempurna. Pastikan toples benar-benar kering tanpa sisa air sedikit pun ya, Ma, karena air bisa menyebabkan fermentasi gagal atau tumbuh jamur. |
| Masukkan bawang putih | Susun bawang putih ke dalam toples. Isi hingga sekitar 1/3 bagian toples. |
| Tuangkan madu | Tuang madu secukupnya hingga seluruh bawang putih terendam sempurna. Sisakan ruang 1-2 cm dari tutup untuk tempat gas fermentasi. |
| Tutup dan fermentasi | Tutup toples dengan rapat dan dimpan di suhu ruang (sekitar 20-30°C) jauh dari sinar matahari langsung. Diamkan selama 30 hari. |
Tips agar fermentasi bawang putih dan madu berhasil adalah buka tutup toples sebentar untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi, setidaknya 1-2 kali seminggu.
Jika tidak dibuka, tekanan gas bisa membuat toples meledak. Tapi setelah dibuka sebentar, pastikan tutup kembali dengan rapat, ya.
Setelah 30 hari, fermentasi bawang putih dan madu ini pun sudah siap dikonsumsi. Tanda berhasilnya adalah ketika warna madu berubah lebih gelap dan teksturnya lebih encer, sementara bawang putih akan berubah warna menjadi kecoklatan atau kehijauan.
Fermentasi bawang putih dan madu ini memang menjadi resep turun temurun sejak zaman kuno sebagai obat flu alami berkat sifat antivirus dan antibakterinya.
Namun, tidak dianjurkan untuk anak di bawah 1 tahun karena berisiko botulisme, serta hindari konsumsi berlebih karena bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
Cukup mengonsumsinya 1-2 sendok makan sehari saja untuk mendapatkan khasiat dari ramuan ini, Ma. Dengan cara yang tepat, ramuan ini aman jadi andalan keluarga di rumah.


















