Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Yaya Anak Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil Jualan Takjil Depan Rumah, Banjir Pujian!
Instagram.com/ibnujamilo

Momen libur sekolah di awal Ramadan sering kali dihabiskan anak-anak untuk bersantai atau bermain. Namun, hal berbeda justru dilakukan oleh Abigail Cattleya Putri, putri dari pasangan Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil.

Akrab disapa Yaya, gadis kecil ini justru memilih untuk sibuk dan produktif dengan membuka lapak takjil kecil-kecilan di depan rumahnya, Ma.

Melalui unggahan di Instagram pribadi Papa Ibnu, terlihat keseruan Yaya yang berjualan dengan nama "Abby Takjil". Bukan hanya untuk mengisi waktu luang, aksi putri bungsu Ririn Ekawati ini pun sontak menuai pujian netizen.

Lewat pengalaman Yaya ini, ada banyak hal positif yang bisa dicontoh oleh anak-anak di rumah nih, Ma. Yuk, simak inspirasi dari Yaya saat berjualan takjil dalam rangkuman Popmama.com berikut ini!

1. Ide berjualan takjil yang sudah dirancang sebelum Ramadan

Instagram.com/ibnujamilo

Meski masih duduk di bangku sekolah, Yaya ternyata sudah mempersiapkan diri dengan matang.

Dalam video yang dibagikan Papa Ibnu berjudul "Abby takji day 1", ia mengungkapkan bahwa sang putri sudah merancang ide jualan takjil ini sejak sebulan sebelum Ramadan.

Mulai dari menu yang akan dijual hingga konsep lapaknya, semua dipikirkan sendiri oleh Yaya nih, Ma. Hal ini mengajarkan bahwa untuk memulai sesuatu, diperlukan persiapan dan perencanaan yang baik, bahkan sejak jauh-jauh hari.

2. Kreatif membuat daftar harga dengan tulis tangan penuh warna

Instagram.com/ibnujamilo

Salah satu daya tarik dari lapak "Abby Takjil" adalah price list atau daftar harga yang dibuat langsung oleh Yaya. Bukan cuma daftar menu biasa, ia menuliskannya dengan tangan dan menghiasnya dengan aneka warna yang menggemaskan.

Dari situ terlihat aneka jualan seperti es, cookies, hingga brownies. Kreativitas kecil seperti ini bisa menjadi nilai tambah dan membuat pembeli semakin tertarik untuk mampir.

Seperti para tetangga yang tak sengaja mampir dan lewat depan rumah mereka, langsung pada berhenti dan membeli takjil buatan Yaya, lho!

3. Belajar konsisten dan disiplin sejak hari pertama

Instagram.com/ibnujamilo

Di hari pertama puasa, saat banyak anak seusianya memilih untuk jalan-jalan atau sekadar ngabuburit, Yaya justru memilih untuk membuka lapak berjualan, Ma.

Dengan ditemani saudaranya, ia menggelar tikar dan meja di depan rumah, siap melayani para tetangga yang lewat dan mampir ke lapak jualannya.

Konsistensi untuk memulai usaha sejak hari pertama ini adalah pelajaran berharga tentang disiplin dan tanggung jawab terhadap apa yang sudah ia mulai.

4. Tetap teguh pada aturan yang dibuat, meski sang Papa adalah pembelinya

Instagram.com/ibnujamilo

Momen paling viral yang menggemaskan adalah interaksi antara Papa Ibnu dan Yaya yang dibagikan dalam video berjualannya di hari pertama.

Dalam video tersebut, Papa Ibnu berniat memborong semua takjil sang putri. Namun, keinginan sang Papa justru ditolak mentah-mentah oleh Yaya.

Dengan tegas ia membatasi setiap pelanggan, termasuk Papanya sendiri, hanya boleh membeli maksimal dua bungkus per menu.

Sikap tegas dan adil ini menunjukkan bahwa dalam berjualan, kita harus menerapkan aturan yang sama kepada semua pelanggan.

Biar semua pelanggan bisa kebagian nih, Ma.

5. Ragam variasi menu setiap hari

Instagram.com/ibnujamilo

Setelah video jualan hari pertama Yaya viral di unggahan milik sang Papa, suami dari Ririn Ekawati itu kembali membagikan momen putrinya yang terus berjualan hingga hari ke-4 puasa.

Dalam video tersebut, rupanya kali ini menu takjil yang ditawarkan berbeda dari sebelumnya nih, Ma. Kali ini Yaya menjual menu es pisang ijo yang langsung dibanjiri para tetangga yang tertarik mencoba.

Masih dari video yang sama, Papa Ibnu juga menjelaskan dalam caption unggahannya bahwa sang putri saat itu sedang tidak enak badan.

Sang Mama pun menimpali dalam kolom komentar bahwa putrinya mengalami radang karena terlalu banyak makan es. Siapa nih, Mama yang relate seperti Mama Ririn?

Tapi meski begitu, Yaya nampak tetap semangat melayani setiap pelanggan sampai takjil buatannya itu habis terjual, Ma. Keren, ya!

Manfaat Berjualan Takjil untuk Perkembangan Anak

Instagram.com/ibnujamilo

Apa yang dilakukan Yaya, putri Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil, dengan berjualan takjil di depan rumah ternyata bukan sekadar untuk mencari uang jajan tambahan lho, Ma.

Ada banyak manfaat yang bisa dipetik orangtua ketika mengajak atau membiarkan anak berjualan takjil seperti Yaya. Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Melatih kemandirian dan mental berani: Anak terbiasa berinteraksi dengan banyak orang, melatih kepercayaan diri untuk menawarkan barang, dan belajar menerima respons dari pelanggan.

  • Mengisi waktu dengan kegiatan positif: Daripada menghabiskan waktu dengan gadget melulu, berjualan menjadi kegiatan produktif yang membuat anak tetap aktif selama bulan puasa, Ma.

  • Mengenalkan konsep keuangan sederhana: Anak belajar tentang modal, keuntungan, dan bagaimana mengelola uang hasil jerih payahnya sendiri.

  • Menumbuhkan rasa empati: Anak belajar bahwa dengan menjual takjil, ia membantu orang lain yang membutuhkan menu untuk berbuka puasa.

Kisah Yaya yang mendapat banjir pujian netizen atas keberaniannya berjualan ini pun membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menjadi pribadi yang kreatif dan produktif.

Meski tidak kekurangan, tapi tekad dan usaha Yaya serta dukungan penuh dari orangtua, kegiatan sederhana seperti berjualan takjil bisa menjadi wahana belajar yang sangat berharga baginya.

Semoga inspirasi dari Yaya ini bisa memotivasi anak di rumah untuk turut meramaikan bulan suci dengan cara mereka sendiri, ya, Ma!

Editorial Team