Menaruh Bawang Merah di Kamar bisa Atasi Bapil Anak, Mitos atau Fakta?

- Tradisi menaruh bawang merah di kamar dipercaya bisa menyerap virus penyebab batuk pilek, namun keyakinan ini berasal dari kepercayaan lama tanpa dasar ilmiah.
- Secara medis, bawang merah tidak mampu menarik atau menonaktifkan virus di udara dan justru dapat menyebabkan iritasi pada mata serta saluran napas anak.
- Dokter anak menyarankan cara alami yang lebih aman seperti mencuci hidung dengan larutan salin, menggunakan uap air hangat, dan meninggikan posisi kepala saat tidur.
Pernah dengar nasihat turun-temurun yang bilang kalau anak batuk pilek, cukup potong bawang merah lalu taruh di sudut-sudut kamar tidur?
Ternyata, pernyataan ini kembali ramai menjadi perbincangan di media sosial belakangan ini, Ma. Banyak dari orangtua yang bertanya-tanya, apakah benar cara simpel ini bisa menyembuhkan si Kecil dari bapil?
Kepercayaan ini memang sudah ada sejak dahulu kala, Ma. Banyak yang percaya bahwa irisan bawang bisa menghisap virus dan kuman dari udara, sehingga hidung mampet si Kecil bisa lebih lega.
Nah, sebelum Mama ikut-ikutan menaruh bawang di kamar anak, yuk simak dulu penjelasan dari dokter spesialis anak mengenai mitos atau fakta dalam ulasan Popmama.com berikut ini.
1. Mitosnya, bawang merah bisa 'menghisap' virus dari udara

Banyak Mama percaya kalau irisan bawang merah yang diletakkan di kamar bisa bekerja seperti penyedot kuman dan virus penyebab batuk pilek.
Memang sih, di zaman dahulu itu bau menyengat bawang dipercaya punya kekuatan magis untuk membersihkan udara di sekitar , Ma.
Makanya, keyakinan inilah yang kemudian jadi turun-temurun sejak ratusan tahun lalu, Ma. Di abad ke-19, masyarakat Eropa biasa menggantung bawang di rumah buat melindungi diri dari wabah penyakit.
Sayangnya, di masa itu ilmu virologi belum berkembang, jadi mereka belum tahu kalau virus itu butuh sel hidup untuk berkembang biak.
2. Faktanya, justru bawang merah bisa sebabkan iritasi

Di era serba digital sekarang ini, yang mana fakta ilmiah bisa lebih mudah ditemukan, justru ditemukan bahwa bawang merah nggak punya kemampuan buat menarik, menjebak, atau menonaktifkan virus di udara.
Tiap kali mengiris bawang merah, Mama pasti tanpa sadar mengeluarkan air mata seperti sedang menangis. Nah, ternyata jaringan tanaman ini melepas senyawa gas bernama propantheli-S-oxide yang bikin mata perih.
Meskipun demikian, senyawa ini nggak bekerja sama sekali melawan virus ya, Ma. Yang perlu Mama tahu, virus seperti RSV dan influenza cuma bisa hidup dan berkembang di dalam sel makhluk hidup, bukan di jaringan bawang yang sudah mati.
Jadi, menaruh bawang di sudut kamar cuma akan bikin ruangan bau menyengat, tapi nggak bikin virus di udara hilang. Malah bisa jadi sumber masalah baru yang bikin si Kecil nggak nyaman.
3. Penjelasan dokter anak dan cara alami yang lebih aman

Daripada buru-buru mengikuti pernyataan yang belum terbukti secara ilmiah, coba simak penjelasan dokter spesialis anak, dr. Maman, Sp.A dulu deh, Ma.
Dalam sebuah paparan yang dibagikannya, ia menjelaskan bahwa menaruh irisan bawang merah di kamar justru berisiko mengiritasi saluran napas si Kecil, terutama kalau ia punya riwayat alergi atau asma.
Karena punya bau yang cukup menyengat, kondisi ini justru bisa bikin batuk anak bertambah parah, bukan sembuh. Makanya, pernyataan seperti ini sangat tidak dianjurkan oleh para ahli.
Alih-alih menaruh bawang merah di kamar sebagai cara alami atasi bapil, dr. Maman menyarankan agar Mama rutin mencuci hidung si Kecil dengan larutan salin steril. Ini cara paling ampuh buat membersihkan lendir dan melegakan pernapasan.
Cara alami lainnya yang lebih aman adalah dengan mengunakan uap air hangat murni tanpa tambahan bahan menyengat. Uap hangat inilah yang akan membantu mengencerkan lendir, agar anak bisa bernapas lebih lega.
Saat tidur, Mama juga bisa tinggikan sedikit posisi kepala si Kecil agar napasnya lebih lega dan nyaman.
Jadi, bisa disimpulkan bahwa menaruh bawang merah di sudut kamar sebagai cara mengatasi bapil anak itu hanya mitos belaka ya, Ma.
Jika memang ingin melakukan cara alami, lebih baik mengikuti yang memang sudah terbukti aman secara medis seperti saran dr. Aman di atas, Ma.
Kalau memang batuk pilek si Kecil tak kunjung membaik, jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter, ya.



















