Anak Alergi Susu Sapi? Ini 7 Manfaat Susu Kedelai untuk Kesehatan

Yuk Ma, cari tahu manfaat susu kedelai untuk kesehatan balita ketika rutin mengonsumsinya!

11 September 2019

Anak Alergi Susu Sapi Ini 7 Manfaat Susu Kedelai Kesehatan
Pexels/@rawpixel

Susu kedelai biasanya dijadikan alternatif bagi anak yang alergi terhadap protein susu sapi, yang terkandung dalam susu formula.

Oleh karena itu, susu kedelai dapat dikonsumsi sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan si Kecil dan memiliki rasa yang enak serta kaya manfaat tak kalah dengan susu sapi.

Setelah melalui uji klinis, susu kedelai diketahui memiliki komposisi yang sama dengan susu sapi, yaitu 3,5% protein, 2% lemak, serta 2,9% karbohidrat, sehingga “ramah” pada lambung dan mudah dicerna oleh anak.

Tak hanya ramah untuk lambung dan mudah dicerna, susu kedelai juga memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk anak.

Berikut manfaat susu kedelai untuk anak dan balita:

1. Mengatasi intoleransi laktosa

1. Mengatasi intoleransi laktosa
selfimprovedaily.wordpress.com

Susu kedelai tidak mengandung laktosa susu, oleh karena itu anak yang memiliki alergi terhadap protein susu sapi dianjurkan untuk mengkonsumsi susu kedelai.

Namun, sebaiknya susu kedelai diberikan setelah anak berusia diatas satu tahun.

Porsinya pun cukup 1-2 gelas atau setara dengan 250-500 ml perhari, karena porsi tersebut mampu menyuplai 30% kebutuhan protein perhari balita.

2. Baik untuk saluran pencernaan

2. Baik saluran pencernaan
healthline.com

Susu kedelai mengandung serat yang penting untuk kesehatan saluran pencernaan, termasuk mengurangi kandungan lemak dan kolesterol  yang diserap oleh tubuh.

Selain itu, susu kedelai juga dapat menjadii sumber serat yang baik untuk anak yang sulit makan sayur dan buah-buahan.

3. Mengurangi kadar lemak jahat

3. Mengurangi kadar lemak jahat
blog.applecrumbyandfish.com

Berbeda dengan susu sapi yang tinggi dengan lemak jenuh dan kolesterol, susu kedelai justru mengandung lemak tak jenuh.

Jika anak mengonsumsi susu kedelai secara rutin dapat mengurangi kadar LDL (lemak jahat) dan menaikan HDL (lemak baik) dalam darah secara signifikan.

Editors' Picks

4. Mengurangi risiko diare

4. Mengurangi risiko diare
momjunction.com

Selain bermanfaat untuk memenuhi gizi anak, susu kedelai juga bermanfaat untuk menghindari risiko terjadinya diare akibat intoleran laktosa atau alergi protein susu sapi.

5. Antioksidan yang baik bagi tubuh

5. Antioksidan baik bagi tubuh
tinyscarvalvesurgery.com

Susu kedelai mengandung senyawa isoflavon yang bermanfaat meningkatkan kesehatan dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari, atau sinar ultraviolet.

6. Baik untuk pertumbuhan anak

6. Baik pertumbuhan anak
livestrong.com

Susu kedelai (formula isolat protein kedelai) mengandung asam amino lengkap yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

7. Sebagai pengganti susu sapi yang tepat

7. Sebagai pengganti susu sapi tepat
blog.applecrumbyandfish.com

Susu kedelai dapat diminum sebagai pengganti susu sapi atau minuman pendamping ASI.

Oleh karena itu, bagi penderita autisme yang tidak dapat mengonsumsi susu sapi karena mengandung kasein (protein susu) yang dapat menyebabkan penderita autisme menjadi lebih hiperaktif, dapat  diganti dengan minum susu kedelai.

Dengan demikian, para penderita autisme tetap memperoleh asupan protein, vitamin dan mineral yang cukup.

Namun, perlu Mama ketahui sebelum memberikan susu kedelai pada anak. Pada prinsipnya ada perbedaan antara susu kedelai yang dikonsumsi balita dan orang dewasa.

Susu kedelai yang diminum untuk anak harus diformulasikan lagi (diolah lebih lanjut melalui proses hidrolisis) karena mengandung banyak zat yang tidak baik bagi penyerapan gizi di dalam tubuh balita.

Salah satunya tingginya kandungan zat alumunium yang dapat mengganggu ginjal anak, terutama yang berusia di bawah lima tahun.

Sebelum memberi susu kedelai pada anak sebaiknya perhatikan dulu ya Ma, apakah susu kedelai tersebut sudah diformulasikan kembali atau belum.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!