Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Apa Itu Molluscum Contagiosum, Infeksi Kulit Anak yang Menular

Apa Itu Molluscum Contagiosum, Infeksi Kulit Anak yang Menular
Minarsdermatology.com

Ada yang pernah ngalamin anaknya kayak gini gak sih? Ini kira-kira kenapa ya?”. Begitulah isi unggahan seorang mama di akun Instagramnya.

Dalam unggahan tersebut, tampak sang anak yang di kulit lengannya terdapat benjolan-benjolan kecil. Beruntung unggahan sang Mama yang sedang bingung tentang kondisi anaknya ditanggapi oleh seorang dokter.

dr. Louis Rianto melalui akun Instagram-nya @dr.louisrianto menjelaskan bahwa kondisi yang dialami oleh anak tersebut adalah Molluscum Contagiosum.

Secara garis besar, Molluscum Contagiosum adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan biasa menyerang anak-anak.

Penyakit ini ditandai dengan munculnya benjolan-benjolan di kulit. Namun, benjolan pada infeksi kulit ini memiliki ciri khas tertentu yang bisa Mama dan Papa waspadai.

Berikut ini Popmama.com rangkumkan beberapa informasi penting mengenai penyakit Molluscum Contagiosum yang sudah dijelaskan oleh dr. Louise.

1. Penyebab Molluscum Contagiosum

molluscum contagiosum.jpg
Instagram.com/dr.louisrianto

Sesuai namanya, penyakit Molloscum Contagiosum disebabkan oleh infeksi virus Molluscum Contagiosum.

Dalam penjelasan dr. Louise, jenis virus ini termasuk dalam kelompok poxvirus, dan lebih sering menyerang anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa.

Virus Molluscum Contagiosum menyebar melalui kontak langsung dari kulit-ke-kulit, atau kontak dengan benda yang telah terkontaminasi.

Selain itu, virus ini juga lebih mudah menjangkiti seseorang yang memiliki kondisi kulit kering atau eksim. 

Setelah masuk ke kulit, virus Molluscum Contagiosum kemudian berkembangbiak dan menyebabkan pembesaran sel kulit. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan munculnya benjolan pada kulit.

2. Ciri khas Mollusum Contagiosum

benjolan kecil di kulit.jpg
Instagram.com/dr.louisrianto

Gejala atau ciri dari Molluscum Contagiosum berbeda dengan benjolan campak maupun cacar air ya, Ma.

Jika melihat dari contoh yang dibagikan seorang mama dalam video edukasi dr. Louise, benjolannya sangat mudah dikenali karena memiliki ciri khas yakni adanya titik cekung di bagian tengah.

Di mata awam, benjolan ini bisa dibilang seperti kutil kecil yang tengahnya bolong.

3. Cara mengobati Molluscum Contagiosum

benjolan pada kulit.jpg
Skintherapyletter.com

Kabar baiknya, penyakit Molluscum Contagiosum tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri dalam beberapa bulan, Ma.

Namun, untuk alasan tertentu dokter juga bisa memberikan pengobatan melalui beberapa metode, di antaranya adalah kuretase, krioterapi, atau penggunaan obat oles.

Yang terpenting, saat ada benjolan jangan menggaruk atau memencetnya. Menggaruk atau memencet benjolan justru membuat virus semakin menyebar dan proses penyembuhan menjadi semakin lama.

Kalau rasa gatal yang diakibatkan dari benjolannya sampai mengganggu aktivitas anak, segera periksakan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat ya, Ma.

4. Cara mencegah Molloscum Contagiosum

molluscum contagiosum.jpg
Theminorsurgerycenter.com

Selain pengobatan yang tepat sesuai anjuran dokter, penyakit ini juga bisa dicegah dengan menjaga kebersihan tubuh maupun kebersihan lingkungan tempat anak beraktivitas.

Hindari pula berbagi penggunaan barang pribadi, seperti handuk atau baju. Jadi, pastikan anak memakai barang pribadi tanpa sharing dengan orang lain ya, Ma.

Karena Molloscum Contagiosum disebabkan oleh infeksi virus, cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh.

Beberapa cara meningkatkan sistem imun yaitu dengan rutin mengonsumsi buah dan sayur, serta mengonsumsi makanan tinggi probiotik. Pastikan si Kecil terpenuhi asupan nutrisi hariannya.

Itu dia informasi mengenai Molluscum Contagiosum, infeksi kulit anak yang menular. Pastikan selalu untuk menerapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari berbagai virus yang ada.

Semoga Mama dan keluarga sehat selalu, ya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina
Follow Us

Related Articles

See More

5 Cara Perkuat Otot Jari Anak agar Tidak Mudah Lelah Menulis

19 Mei 2026, 10:05 WIBKid