Tantrum bisa menjadi salah satu momen paling melelahkan bagi orangtua. Apalagi kalau tangisan dan teriakan si Kecil mulai disertai dengan memukul, menendang, menggigit, atau melempar barang.
Rasanya mungkin campur aduk, antara ingin menenangkan anak, khawatir ada yang terluka, sekaligus bingung harus berbuat apa.
Mama mungkin juga bertanya-tanya:
“Kenapa anak saya sampai seperti ini?”
“Apakah perilaku agresif ini normal?”
Sebenarnya, perilaku fisik saat tantrum cukup sering terjadi pada anak, terutama ketika mereka belum mampu mengungkapkan emosi dengan kata-kata.
Saat sedang sangat marah atau frustrasi, anak bisa kehilangan kendali dan bereaksi menggunakan tubuhnya.
Lantas, apa yang sebaiknya Mama lakukan ketika menghadapi situasi seperti ini? Berikut Popmama.com telah merangkum 13 hal yang bisa Mama pahami.
Yuk, simak!
