Popmama.com/Syiva Amalia/AI
Sebagai orang tua, menentukan sekolah dengan kurikulum internasional bukan hanya berfokus pada proses belajar harian si Kecil, melainkan juga memikirkan gambaran masa depannya ya, Ma.
Salah satu hal krusial yang sering luput dari perhatian Mama dan Papa adalah mengenai keabsahan ijazah jika di kemudian hari anak berencana melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di dalam negeri.
Ma, lulusan dari sekolah yang menggunakan 100% kurikulum murni Cambridge umumnya memegang sertifikat internasional seperti A-Level.
Nah, sertifikat ini sayangnya tidak otomatis disetarakan dengan ijazah SMA nasional, apalagi untuk bisa mendaftar di PTN melalui jalur reguler seperti SNBP atau SNBT.
Mau tidak mau Mama harus penyetaraan ijazah di lembaga resmi seperti Kemendikbudristek
Namun, Mama tidak perlu panik. Ada beberapa solusi yang bisa Mama pastikan sejak awal saat memilih sekolah:
Sistem Kurikulum Paralel (Dual Curriculum): Biasanya sekolah yang menerapkan sistem ini tetap mengikutsertakan siswanya dalam ujian/asesmen nasional, sehingga anak bisa mengantongi dua ijazah sekaligus.
Jalur Khusus Kuliah (IUP / Kelas Internasional): Jika sekolah hanya menyediakan kurikulum internasional murni, si Kecil tetap bisa masuk PTN favorit (seperti UI, UGM, atau ITB) melalui jalur International Undergraduate Program (IUP). Di sini Mama tidak perlu lagi melakukan penyetaraan ijazah ya.
Itulah informasi mengenai hal yang Mama perlu ketahui sebelum memilih sekolah dengan kurikulum Cambridge.
Mama, memilih sekolah berkurikulum internasional bukan sekadar mengikuti tren saha, melainkan investasi jangka panjang yang harus disesuaikan dengan kebutuhan anak dan kesiapan keluarga.
Dengan memahami kelima hal di atas, Mama dan Papa tentu bisa lebih bijak menentukan langkah terbaik demi masa depan si Kecil.
Apakah Mama sedang berencana mendaftarkan si Kecil ke sekolah berkurikulum Cambridge? Poin nomor berapa yang paling menjawab keraguan Mama?