Anak toddler memang sedang berada di fase aktif-aktifnya ya, Ma. Si Kecil memiliki energi yang besar, seakan pergerakan tak ada batasan dan hambatan. Anak di usia 4-5 tahun merupakan masa di mana mereka aktif dan bereksplorasi secara terus-menerus.
7 Ide Permainan Sensorik Kreatif untuk Anak 4-5 Tahun di Rumah

Permainan sensorik bagi anak usia 4-5 Tahun dapat menstimulasi kemampuan motorik, emosional, dan kognitifnya.
7 ide permainan sensorik kreatif untuk anak 4-5 Tahun di rumah seperti kotak misteri, cat jari, lilin rumahan, alat musik buatan sendiri, hingga berburu harta karun dalam es yang mudah dibuat dari bahan sehari-hari.
Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga membantu anak mengenal warna, tekstur, suara, serta alam sekitar sambil mengasah kreativitas dan rasa ingin tahu mereka.
Sebisa mungkin cari ide yang bisa menyalurkan semua energi anak yang tanpa batas itu ke dalam kegiatan sehari-hari. Cari aktivitas yang bisa mengembangkan kemampuan motorik, emosional, dan kognisinya. Salah satunya bisa melalui permainan sensorik, Ma.
Permainan yang menggunakan satu atau seluruh indera ini mampu meningkatkan interaksi positif pada otak anak.
Tenang, nggak perlu alat mahal untuk membuat permainan sensorik kok, Ma.
Cukup barang sehari-hari yang ada di rumah aja. Dijamin seru dan mudah dilakukan.
Berikut 7 ide permainan sensorik kreatif untuk anak 4-5 Tahun di rumah yang sudah Popmama.com rangkum, Ma.
1. Kotak misteri atau blind box

Siapa sangka, tren blind box yang sedang viral juga bisa dijadikan ide bermain seru di rumah, lho. Tak perlu membeli yang mahal, karena Mama dapat membuat versi kreatifnya sendiri di rumah menggunakan kotak bekas.
Buat waktu bermain menjadi lebih seru, isi kotak misteri dengan mainan kecil, stiker, atau masukkan benda yang teksturnya berbeda-beda.
Pastikan benda tersebut aman dan tidak tajam ya, Ma. Sesuaikan juga ukuran benda agar mudah digenggam oleh anak.
Permainan sederhana ini bisa jadi cara seru dan mudah untuk mengajarkan si Kecil melatih indera peraba, rasa percaya diri, dan menambah kosa kata baru.
2. Cat jari

Setelah tebak-tebakan di kotak misteri, selanjutnya Mama bisa kasih hadiah untuk si Kecil lewat mewarnai kotak misteri dengan cat jari. Finger Painting atau cat jari membuat anak bebas berekspresi dan kreatif dengan membentuk pola-pola tertentu lewat jari kecilnya.
Selain itu, dengan cat jari Mama bisa dengan mudah mengenalkan warna secara langsung. Mama juga bisa buat tantangan untuk anak dalam mencampurkan warna-warna tersebut, dan menyuruh anak untuk menjawabnya. Agar bermain aman dan nyaman, penggunaan cat harus yang aman untuk kulit ya, Ma.
3. Membentuk lilin rumahan

Setelah mengenal tekstur dan warna, sekarang waktunya membiarkan imajinasi si Kecil membentuk sesuatu yang diinginkannya. Melalui lilin buatan rumahan si Kecil didorong untuk berimajinasi dan meningkatkan sisi kreatifnya.
Selain itu, motorik anak turut terlatih dari aktivitas menekan, menggulung, dan mencetak lilin. Mama juga bisa berikan penjelasan lebih lanjut mengenai bentuk, ukuran, serta warna, sehingga stimulus ke otak anak meningkat.
Dalam pembuatan lilin rumahan, perlengkapan yang dibutuhkan cukup tepung terigu, garam, air hangat, dan minyak. Perwarna juga diperbolehkan Ma, agar si anak semakin tertarik memainkannya. Hemat dan mudah banget, Ma. Yuk, Coba bikin versi Mama dan si Kecil di rumah!
4. Membuat alat musik rumahan

Si Kecil terkadang suka banget buat suara dari benda-benda di rumah. Daripada pusing karena nadanya jadi nggak jelas, Mama bisa manfaatkan hal tersebut untuk melatih sensorik, khususnya indera pendengaran anak.
Melalui hal ini, anak mampu membedakan suara dan mengenal konsep musik secara sederhana. Cukup siapkan botol atau gelas yang diisi dengan volume air yang berbeda, lalu ketuk badan botol atau gelas masing-masing dalam satu paduan. Hasilnya, suara yang dibunyikan akan berbeda. Yuk, bikin konser di rumah, Ma! Biarkan anak belajar mengenai dunia musik dan suara.
5. Menebak buah

Mengenalkan buah-buahan kepada si Kecil tidak selalu harus saat waktu makan. Mama juga bisa mengubahnya menjadi permainan sensorik yang seru. Siapkan beberapa potong buah segar dan tutup mata si Kecil menggunakan kain.
Selanjutnya, ajak si Kecil meraba tekstur, mencium aroma, hingga mencicipi buah sebelum menebak namanya. Aktivitas sederhana ini dapat membantu anak mengenal aneka rasa, aroma, dan tekstur sambil bermain.
6. Berburu harta karun dalam es

Coba ajak anak berburu harta karun yang tersembunyi di dalam es. Mama cukup bekukan mainan favorit atau benda lainnya ke dalam wadah berisi air. Setelah es mengeras, berikan botol semprot berisi air hangat agar si Kecil dapat perlahan mengeluarkan mainannya.
Selain menjadi permainan yang seru, aktivitas ini juga membantu si Kecil mengenal konsep sains secara sederhana. Sekaligus melatih kesabaran, kemampuan berpikir, dan koordinasi motorik halusnya.
7. Mengumpulkan benda alam

Tak harus pergi jauh, Mama juga bisa mengajak si Kecil bereksplorasi dengan benda-benda alam yang ada di sekitar rumah. Saat berjalan-jalan pagi atau sore Mama bisa membawa tote bag untuk mengumpulkan daun, bunga, batu kecil, dan ranting pohon. Setelah sampai di rumah Mama bisa menaruhnya di atas nampan, lalu biarkan si Kecil meraba, mengamati, dan membandingkan tiap teksturnya.
Selain memberikan pengalaman sensorik yang menyenangkan, aktivitas sederhana ini juga membantu anak mengenal alam sekaligus menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan sejak dini.
Itulah ide permainan sensorik kreatif untuk anak 4-5 tahun yang bisa dibuat di rumah. Jadi, tidak semua permainan sensorik itu mahal. Dengan kreativitas dan pemanfaatan barang-barang yang ada di rumah, bermain sensorik dengan anak bisa menjadi seru dan mudah dilakukan.


















