Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kapan Anak Mulai Harus Mandiri Berpakaian? Ini Tahapannya!

4 min read
Kapan Anak Mulai Harus Mandiri Berpakaian? Ini Tahapannya!
Pinterest.com/Srirahma
  • Pada usia 2 tahun, anak mulai memasukkan lengan ke baju serta melepas kaos kaki dan sepatu; orangtua dapat membantu mengarahkan kaki saat memakai celana.
  • Usia 2,5 hingga 4 tahun, anak bertahap memakai atasan longgar, menarik celana, melepas kaos, memasang kancing besar, dan belajar resleting dengan arahan seperlunya.
  • Menjelang usia 5 tahun, anak umumnya mampu berpakaian lengkap mandiri; orangtua perlu memberi ruang mencoba, apresiasi progres, serta menyesuaikan bantuan dengan ritme perkembangan anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mama dan Papa pasti senang melihat anak tumbuh dan mulai bisa melakukan berbagai hal sendiri. Tentu hal itu menjadi momen yang sangat membanggakan bagi setiap orangtua. 

Salah satu keterampilan motorik dan kemandirian penting yang harus dipelajari oleh si Kecil adalah kemampuan mengenakan pakaiannya sendiri. Selain proses ini bertujuan agar anak menjadi mandiri, tetapi juga sebuah langkah besar dalam membangun rasa percaya diri serta koordinasi tubuh si Kecil, Ma.

Namun masalahnya, banyak orangtua yang merasa bingung, cemas, atau bahkan tidak sabar ketika menghadapi anak yang belajar berpakaian sendiri. Seringkali muncul kebingungan saat anak menolak dibantu tetapi hasilnya malah terbalik dan memakan waktu lama. 

Kunci utama untuk mendampingi si Kecil adalah memahami tahapan perkembangan yang wajar sesuai usianya, Ma! Jadi Mama dan Papa tidak perlu membandingkan mereka dengan anak lain. 

Dengan mengenali kemampuan tiap rentang usia, Mama dan Papa justru dapat memberikan bantuan yang pas, tidak terlalu mengekang kemandiriannya, namun juga tidak menuntut sesuatu yang belum siap mereka lakukan. 

Popmama.com punya 5 hal kapan anak mulai harus mandiri berpakaian, ini tahapannya!

  1. Usia 2 tahun

    Anak usia 2 tahun memakai baju
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Mengapa tahapan awal adalah pada anak usia 2 tahun? Karena pada usia ini, si Kecil sudah mulai bisa mendorong lengan masuk ke dalam lubang lengan baju (sleeves), dan mampu menarik dan melepas kaos kaki serta sepatu mereka sendiri, Ma!

    Mama dan Papa dapat membantu si Kecil ketika ia akan memakai celananya dengan memegang celana mereka. Anak pasti akan dengan sadar memasukkan kakinya ke dalam lubang celana. 

    Kalau si Kecil memasukkan ke dalam lubang celana yang salah, jangan dimarahi ya, Ma! Mama dan Papa bisa membantu mengarahkannya.

  2. Usia 2,5 tahun

    Anak usia 2,5 tahun memakai baju
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Usia 2,5 tahun, anak mulai belajar memakai baju atasan yang longgar dan modelnya sederhana. Tetapi, si kecil belum bisa pada tahap mengancingkan kancing baju.

    Pada usia ini, koordinasi mata dan tangan anak sedang berkembang pesat, Ma. Mereka mungkin sudah mengerti cara memasukkan kepala atau tangan ke lubang baju, tetapi sering kali tertukar antara bagian depan dan belakang baju, atau terbalik saat memasukkannya. 

    Untuk memudahkan si Kecil, Mama dan Papa dapat memberikan pakaian dengan gambar atau aksen di bagian dada sebagai penanda depan-belakang!

    Jangan paksa si Kecil untuk mengancingkan baju, ya, karena otot jari-jari mereka belum cukup kuat untuk hal tersebut.

  3. Usia 3 tahun

    Anak usia 3 tahun memakai celana
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Anak yang berada di usia 3 tahun sudah mulai bisa mengenakan pakaian yang agak longgar dengan sedikit bantuan atau arahan dari Mama dan Papa, nih!

    si Kecil juga sudah mampu menarik celana ke atas dan menurunkan celana mereka sendiri secara mandiri saat di toilet. Di usia 3 tahun, anak mulai menunjukkan ego "mau pakai sendiri!" yang sangat kuat. 

    Kemampuan motorik kasarnya sudah cukup stabil untuk menjaga keseimbangan saat harus berdiri sambil menarik celana ke atas. Namun, mereka masih butuh diarahkan jika celana tersebut tersangkut di tumit atau posisi karetnya terlipat. 

    Mama dan Papa dapat menyediakan celana dengan karet pinggang elastis tanpa resleting atau kancing agar proses toilet training dan kemandirian si Kecil tidak membuat frustasi.

  4. Usia 4 tahun

    Anak usia 4 tahun memakai sweater
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Anak pada usia 4 tahun, perkembangannya sudah mahir melepas kaos secara mandiri, Ma!

    Anak juga sudah mulai bisa berpakaian menggunakan kaos dan sweater dengan sedikit dukungan. Usia ini juga anak sudah bisa memasang kancing berukuran besar dan mulai belajar menarik resleting.

    Usia 4 tahun ini adalah perkembangan besar di mana motorik halus anak mulai matang. si Kecil tidak hanya bisa melepas baju sendiri, tapi mulai paham cara memposisikan kancing besar ke lubangnya.

    Untuk resleting, mereka biasanya sudah bisa menarik ke atas, tapi bagian menyatukan "kepala" resleting di bagian bawah masih memerlukan bantuan tangan orangtua. 

    Untuk melatih motorik halus si Kecil, Mama dan Papa bisa banget mengajak anak bermain memasang puzzle kayu  atau kancing mainan edukasi.

  5. Usia 5 tahun

    Anak usia 5 tahun memakai jaket
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Anak usia 5 tahun, umumnya sudah mampu mengenakan seluruh pakaiannya secara lengkap dan mandiri. Seperti memakai baju, celana, sepatu, kaos kaki, jaket, hingga aksesoris tambahan tanpa bantuan Mama dan Papa.

    Menjelang masuk usia sekolah dasar, si Kecil biasanya sudah menguasai hampir seluruh rangkaian berpakaian, dari memakai kaos kaki yang tidak terbalik, memasang sepatu, memasang seluruh kancing kecil, hingga memakai jaket sendiri. 

    Peran Mama dan Papa dapat memberikan apresiasi saat si Kecilberhasil rapi, dan biarkan mereka memilih sendiri pakaian yang ingin dipakai untuk memperkuat rasa percaya diri dan identitas diri mereka.

    Nah itu dia 5 hal kapan anak mulai harus mandiri berpakaian beserta tahapannya!

    Mengajarkan anak berpakaian mandiri bukanlah sebuah kompetisi kecepatan, Ma, melainkan sebuah proses latihan sabar yang melibatkan motorik halus dan kasar mereka. 

    Setiap anak memiliki ritme perkembangannya masing-masing. Sebagai orangtua, peran terbaik yang bisa dihadirkan adalah memberikan ruang aman untuk mereka mencoba, menyemangati setiap progres kecil, dan mengubah momen berpakaian menjadi aktivitas yang menyenangkan bersama. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More