Ma, Begini Cara Membuat Foto Keren di Instagram Anak

Namun, sebaiknya Mama private akun Instagramnya ya untuk keamanan si Kecil

13 Januari 2019

Ma, Begini Cara Membuat Foto Keren Instagram Anak
Pixabay/Bess-Hamiti

Saat ini, bukan hanya milik pribadi, terkadang Mama 'kekinian' membuat akun Instagram juga khusus untuk menampilkan foto sang buah hati.

Tumbuh kembang si Kecil akan terlihat menggemaskan ketika disimpan dalam gallery Instagram. Namun, dikarenakan anak dibawah 13 tahun masih tidak diizinkan membuat akun Instagram, akun harus dikelola oleh Mama ya. 

Nah, agar meminimalisir tindakan yang tidak diinginkan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, maka Mama harus lebih waspada seperti membuat akun Instagram dalam mode private dan menyaring followers yang masuk. Sebaiknya, approve akun followers yang sudah Mama kenal seperti saudara dan lingkup teman terdekat saja.

Selanjutnya, agar tampilan foto si Kecil gitu-gitu saja, Mama bisa coba tips membuat foto keren untuk si Kecil agar lebih instagrammable berikut ini! 

1. Siapkan kamera yang mendukung

1. Siapkan kamera mendukung
Pixabay/Free-Photos

Untuk mengambil gambar bagus, Mama memerlukan kamera yang dapat menangkap gambar dengan baik, namun tetap mudah digenggam.

Saat ini, banyak sekali smartphone yang memiliki resolusi yang tinggi dan Mama juga dapat memilih kamera mirrorless yang terkenal memiliki kualitas foto yang baik.

2. Perhatikan mode pada kamera

2. Perhatikan mode kamera
Pexels/JESHOOTS.com

Dilansir dari digitaltrends.com, semakin baik Mama mengenal kamera, semakin baik gambar yang akan dihasilkan.

Luangkan waktu untuk memperhatikan setiap tombol dan menunya dengan baik. Untuk foto anak, berikut mode kamera yang akan Mama butuhkan.

Burstmode: Ini untuk mengambil beberapa foto berturut-turut, bukan hanya satu foto. Mode ini penting untuk mendapatkan waktu yang tepat, mulai dari menangkap senyum Si Kecil, menangkap saat dia hampir terjatuh, dan lainnya. Saat ini, sudah banyak smartphone dengan kamera yang sudah memiliki burst mode.

Flash: Mungkin banyak orang yang mengindari menggunakan flash karena beberapa pertimbangan. Namun, Mama bisa menggunakan flash untuk membantu mendapatkan cahaya yang baik. Dengan teknik tertentu, flash juga dapat memperbaiki foto di luar ruangan di tengah hari lho.

RAW: Jika Mama memiliki program editing foto, pengambilan gambar di RAW adalah ide bagus. Jika Mama tidak memiliki perangkat lunak, tetaplah gunakan format JPEG.

Modusautofocus: Catatlah di mana mode autofokus Mama berada. Saat anak-anak bergerak, Mama dapat gunakan autofocus terus menerus atau AF-C. Tapi pada beberapa kesempatan saat mereka benar-benar duduk diam, beralih ke single autofocus, atau AF-S.

Exposurecompensation: Perhatikan exposure compensation agar foto yang dihasilkan memiliki cahaya yang cukup. Pada mode ini, Mama bisa mengukur kadar cahaya agar tidak terlalu gelap, juga tidak terlalu terang.

3. Perhatikan pencahayaannya

3. Perhatikan pencahayaannya
Pexels/Trinity Kubassek

Agar Mama tak banyak melakukan editing pada foto si Kecil, Mama perlu memperhatikan kualitas cahaya saat foto.

Perhatikan arah cahaya, warna cahaya, ketajaman cahaya, dan lain-lain.

Dengan mengarahkan si Kecil pada cahaya yang baik akan membuat perbedaan besar pada kualitas foto si Kecil.

4. Cari background yang tepat

4. Cari background tepat
Pixabay/Bess-Hamiti

Hal selanjutnya untuk membuat foto yang keren untuk anak adalah dengan memilih background yang cocok atau dapat disesuaikan dengan pakaian yang sedang digunakan si Kecil.

Misalnya, saat si Kecil sedang menggunakan pakaian berwarna gelap, pilihlah latar belakang yang lebih terang seperti hijau atau warna merah muda.

Lucu juga nih Ma, saat mau foto Mama buat si Kecil tertawa, pasti hasilnya semakin instagrammable!

Editors' Picks

5. Minta si Kecil terbiasa dengan kamera

5. Minta si Kecil terbiasa kamera
Pixabay/kangheungbo

Banyak anak yang suka banget di foto, tapi saat di foto kadang-kadang ada saja anak yang cukup sulit diarahkan gayanya.

Ia akan berjalan-jalan dan tidak bisa diam. Saat memotret anak-anak, Mama harus gigih dan sabar, hingga akhirnya si Kecil terbiasa bergaya di depan kamera.

Untuk melatihnya, Mama bisa membiasakan si Kecil untuk bergaya dengan sebelumnya mencotohkan gaya yang cocok dengan pakaian yang sedang digunakan si Kecil.

6. Ambil banyak gambar

6. Ambil banyak gambar
scarymommy.com

Saat melihat si Kecil tiba-tiba menunjukkan kelakuan yang menggemaskan, Mama harus memanfaatkan kesempatan ini.

Langsung ambil kamera Mama, foto si Kecil sebanyak mungkin.

Dari banyak foto yang Mama ambil, Mama dapat pilih beberapa yang paling cocok untuk dipajang di akun Instagramnya.

Jangan lupa menaikkan kontras dan ketajamannya ya, karena biasanya Mama akan sulit mengatur mode pada kamera ketika mengambil gambar si Kecil secara tiba-tiba.

7. Candid photography

7. Candid photography
Pexels/freestocks.org

Untuk membuat tampilan foto anak semakin menarik, Mama dapat mempertimbangkan candid photography untuk Instagram anakm

Jadi, Mama nggak perlu banyak meminta si Kecil buat melakukan banyak gaya dan saat ia sedang tak melihat Mama sedang memfotonya.

Sesekali Mama dapat momotret si Kecil saat ia sedang bermain, melihat sesuatu, makan cake sampai belepotan, bahkan ketika si Kecil sedang menangis pun dapat menjadu subjek yang menggemaskan.

8. Lakukan proses editing

8. Lakukan proses editing
Pexels/stokpic.com

Proses editing menjadi salah satu yang patut dipertimbangkan.

Saat ini, banyak sekali aplikasi editing yang bisa Mama unduh di handphone. Salah satu yang tim Popmama.com suka pakai untuk mengedit foto sebelum di posting pada Instagram adalah VSCO.

Editing pun nggak perlu berlebihan, editan foto yang natural sangat diminati banyak orang untuk menghiasi timeline Instagram.

Mama hanya perlu fokus pada exposure, warna, contrast, dan sharpening.

Gunakan crop tool untuk menghilangkan beberapa gangguan pada hasil foto.

Bagaimana Ma, sudah dapat mengaplikasikan beberapa tips ini? Jangan lupa untuk memakaikan Si Kecil outfit yang keren dan matching ya.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!