Tragis! Anak 1 Tahun Tewas Terbakar di Bogor, Tabung Gas Meledak

Anak 1 tahun berinisial Z meninggal dalam kebakaran di Tegallega Bogor, 2 korban lain alami luka bakar 68%.
Kebakaran terjadi menjelang tarawih dengan api cepat membesar setelah terdengar ledakan dari dapur.
Penyebab diduga kelalaian meninggalkan kompor menyala saat tidur hingga tabung gas 3 kg meledak.
Insiden kebakaran terjadi di kawasan Babakan Sirna RT 03/09, Kelurahan Tegallega, Kota Bogor pada Kamis (5/3/2026) malam.
Kebakaran ini menewaskan seorang anak berusia 1 tahun dan melukai dua korban lainnya.
Berikut Popmama.com rangkum anak 1 tahun tewas dalam kebakaran di Bogor, Tegallega.
Table of Content
1. Anak 1 tahun meninggal dalam kebakaran

Insiden kebakaran di Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kota Bogor menewaskan seorang anak berusia 1 tahun yang berinisial Z.
Selain Z yang meninggal dunia, terdapat dua korban lain yang berhasil diselamatkan namun mengalami luka bakar yang cukup parah. Kedua korban tersebut mengalami luka bakar hingga 68 persen di tubuh mereka.
Ketiga korban segera dievakuasi ke RS PMI Kota Bogor untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi rumah kontrakan tersebut hangus total akibat api yang membesar dengan sangat cepat.
2. Kebakaran terjadi menjelang salat Tarawih

Kebakaran terjadi menjelang waktu salat tarawih. Api pertama kali muncul dari area pemukiman padat penduduk tersebut.
Warga sekitar yang melihat kobaran api langsung panik dan bergegas keluar dari rumah mereka. Kepanikan terjadi karena khawatir api akan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya mengingat lokasi yang sangat padat.
Menurut Lurah Tegallega, Hardi Suhadirman, api dengan cepat membesar setelah terdengar suara ledakan keras dari arah dapur. Ledakan ini membuat kobaran api semakin tidak terkendali dan menyebar dengan sangat cepat ke seluruh bagian rumah.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi berusaha memadamkan api dengan cepat untuk mencegah penyebaran ke rumah-rumah di sekitarnya.
Namun, kondisi rumah kontrakan yang terbakar sudah hangus total ketika api berhasil dipadamkan.
3. Penyebab kebakaran diduga memasak ditinggal tidur

Penyebab kebakaran diduga bermula dari kelalaian saat memasak di dapur. Salah satu korban yang berinisial R diketahui hendak memasak di dapur sebelum kejadian tragis ini terjadi.
Saat sedang memasak, R kemudian tertidur dan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala. Ketika R terbangun dari tidurnya, api sudah membesar dan mulai membakar area dapur.
Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas 3 kilogram di dapur. Ledakan tabung gas ini membuat api semakin besar dan menyebar dengan sangat cepat ke seluruh bagian rumah.
Insiden ini menjadi pengingat penting tentang bahaya meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan. Kelelahan atau kantuk saat memasak bisa berakibat fatal, seperti yang terjadi dalam kasus ini.
Pastikan selalu mematikan kompor sebelum meninggalkan dapur, periksa kondisi tabung gas secara berkala, dan jauhkan bahan-bahan mudah terbakar dari area memasak.
Apakah Mama sudah memastikan keamanan dapur di rumah?


















