Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Waspada! 4 Makanan yang Kelihatan Aman Padahal Berbahaya bagi Anak
Pinterest.com/alexa59196 & Pinterest.com/noirmagnolia
  • Orangtua diingatkan tidak terpaku pada label atau kemasan makanan anak, karena pilihan yang tampak aman bisa memicu gangguan kesehatan dan kekurangan nutrisi.
  • Kafein sebaiknya dihindari hingga usia 12 tahun karena dapat mengganggu tidur, jantung, dan saraf; sushi atau sashimi ikan mentah dihindari sampai usia 5 tahun.
  • Permen dan snack ultra-proses seperti nugget, sosis, serta ciki perlu dibatasi; buah segar dan makanan rumahan dianjurkan sebagai pilihan dengan nutrisi lebih terpantau.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ketika si Kecil lahap memakan sesuatu, pasti Mama dan Papa merasa senang karena anak dengan lahap makan sesuatu yang disiapkan atau dibelikan.  

Padahal Ma, tidak semua makanan bagus untuk dikonsumsi oleh anak.

Selain karena kandungan protein yang belum tentu cukup, tetapi juga apakah makanan tersebut benar-benar bebas dari risiko kesehatan.

Pemahaman akan lahapnya anak saat makan dapat menyebabkan kekeliruan yang justru berdampak buruk pada tumbuh kembang si Kecil dan si Anak dalam jangka panjang.

Tidak jarang juga banyak Mama dan Papa terkecoh oleh label "makanan anak" atau kemasan yang menarik, sehingga mengabaikan kandungan nutrisi dan aturan usianya. 

Tanpa disadari, makanan yang tampak sepele ini menyimpan potensi bahaya, Ma.

Penyebab apabila si Kecil dan si Anak kebanyakan mengkonsumsi makanan yang tidak sesuai, di antaranya gelisah dan susah fokus, risiko infeksi bakteri berbahaya, hingga kekurangan gizi akibat kalori kosong.

Anjuran dari dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK dalam akun Instagramnya @nadhiraafifa, penting bagi orangtua untuk lebih jeli dan selektif memilih asupan si Kecil dan si Anak. 

Tenang aja Ma, Popmama.com merangkum daftar makanan yang perlu di waspadai dan memiliki aturan ketat yang harus dipatuhi demi kesehatan anak.

1. Kafein

Pinterest.com/Gustavo Fring

Kafein biasanya ditemukan dalam biji kopi, daun teh, kakao, buah kola, dan guarana.

Mengapa perlu menghindari pemberian kafein sampai anak berusia 12 tahun?

Melansir dari anjuran American Academy of Pediatrics (AAP), kandungan kafein ini dapat berdampak negatif pada pola tidur, jantung, dan sistem saraf anak yang masih dalam tahap perkembangan, Ma.

2. Sushi atau sashimi

Pinterest.com/nitrogen02101993

Sushi dan sashimi yang berasal dari ikan memang sangat bagus untuk memenuhi asupan protein anak, Ma.

Tetapi, hindari pemberian sushi atau sashimi yang menggunakan ikan mentah sampai anak usia 5 tahun.

Hal itu karena sistem pencernaan mereka lebih rentan terkena infeksi bakteri dan parasit.

Namun, jika hidangan tersebut diolah dalam kondisi matang, maka aman untuk dikonsumsi, Ma!

3. Makanan manis

Pinterest.com/moon19_6tn & Pinterest.com/gamezanelm

Mama perlu tau, jika si Kecil dan si Anak rewel karena ingin makan yang manis-manis, sebaiknya berikan buah segar dibandingkan permen. 

Memang betul tubuh anak tetap membutuhkan asupan energi dari gula.

Tapi daripada Mama memberikan permen, kandungan gulanya bisa diganti melalui buah, multivitamin atau suplemen gummy, serta tambahan dari vitamin D sebanyak 600 IU per hari, Ma. 

4. Snack Ultra-Processed Food (UPF)

Pinterest.com/BakeWithLove

Jika Mama bingung akan memberi anak makanan, sebaiknya hindari dan kontrol makanan seperti nugget, sosis, dan ciki.

Mengapa hal tersebut perlu dibatasi?

Karena makanan tersebut adalah ultra processed food dan tergolong sebagai empty calories, artinya makanan tersebut memiliki kalori yang besar tetapi minim nutrisi. 

Sebagai alternatif yang lebih sehat, jauh lebih baik jika Mama membuatkan makanan atau camilan sendiri di rumah (homemade), karena pada akhirnya Mama dapat mengetahui asupan nutrisi dan protein yang masuk ke dalam tubuh anak.

Menjaga kesehatan anak dimulai dari ketelitian Mama dalam memilih setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh mereka. 

Itu dia 4 makanan anak yang terlihat aman padahal berbahaya. 

Dengan memahami aturan dan batasan dari setiap jenis makanan di atas, kita bisa melindungi si Kecil dan si Anak dari risiko kesehatan yang tidak diinginkan. 

Yuk, mulai lebih bijak dalam menyediakan asupan gizi yang aman dan bernutrisi tinggi untuk masa depan anak Mama dan Papa!

Curated For You

Editorial Team

Related Article