Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Simak Yuk!

Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Simak Yuk!
Popmama.com/Nadya Julyanti
Intinya Sih
  • Acara Vaseline Pro Derma menyoroti pentingnya menjaga skin barrier tubuh sebagai pelindung alami kulit dari ujung kepala hingga kaki agar tetap sehat dan terhidrasi.
  • Para ahli menekankan untuk tidak melakukan self-diagnosis kondisi kulit serta disarankan berkonsultasi dengan dokter spesialis demi perawatan yang tepat.
  • Inovasi seperti Pro-Ceramide Complex membantu memperbaiki skin barrier, sementara merawat kulit tubuh dipandang sebagai bentuk self-love bagi perempuan profesional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bagi banyak perempuan, rutinitas skincare sering kali didominasi oleh perawatan wajah yang intensif. Padahal, ada bagian tubuh lain yang juga membutuhkan perhatian ekstra namun kerap terlupakan, skin barrier tubuh. Sering kali kita merasa sudah memberikan yang terbaik untuk kulit, namun kenyataannya, tanda-tanda kerusakan seperti kulit kering, kusam, atau kemerahan masih saja muncul.

Menyadari pentingnya edukasi ini, dalam acara konferensi pers bertajuk "Vaseline Pro Derma: Inovasi Perawatan Kulit Tubuh untuk Bantu Perempuan Profesional", Dr. dr. Windy Keumala bersama Senior Brand Manager Vaseline, Melisa Caroline, serta aktris sekaligus public figure Nikita Willy, membagikan pandangan mereka mengenai urgensi take control atas skin barrier tubuh bagi setiap perempuan.

Skin barrier sendiri sebenarnya merupakan benteng perlindungan alami kulit yang terdiri dari protein dan lemak. Fungsinya sangat krusial, yakni menghambat segala trigger dari luar, seperti perubahan suhu, iklim, bakteri, virus, hingga jamur. Selain itu, skin barrier yang sehat berperan penting dalam menjaga hidrasi agar cairan di dalam kulit tidak terbuang berlebihan.

Sayangnya, masih banyak yang menganggap bahwa perhatian khusus terhadap skin barrier hanya terbatas pada area wajah saja. Padahal, kulit tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki juga memiliki kerentanan yang sama. Ketika skin barrier tubuh rusak, perlindungan alami ini melemah, sehingga kulit menjadi lebih mudah mengalami iritasi dan peradangan.

Nah, biar nggak penasaran, Popmama.com telah merangkum panduan penting dari para ahli mengenai bagaimana menjaga dan memperbaiki fungsi skin barrier tubuh agar tetap optimal setiap hari melalui langkah-langkah berikut ini!

Table of Content

1. Pahami bahwa skin barrier melindungi seluruh tubuh

1. Pahami bahwa skin barrier melindungi seluruh tubuh

Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak_ Panduan Basic Skincare untuk Semu_20260527_173012_0003.jpg
Popmama.com/Nadya Julyanti

Sering kali kita beranggapan bahwa perawatan skin barrier cukup dilakukan pada area wajah. Padahal, kulit tubuh secara keseluruhan memiliki struktur yang sama pentingnya untuk dilindungi dari berbagai ancaman eksternal agar tetap sehat dan terhidrasi dengan baik.

"Jadi memang banyak sekali kondisi kulit atau penyakit yang berhubungan dengan gangguan skin barrier. Nah kalau kita berbicara tentang skin barrier itu tidak di wajah saja, tapi dari ujung kepala sampai ujung kaki ya," jelas Dr. dr. Windy Keumala.

Dengan memahami bahwa skin barrier adalah "benteng perlindungan" seluruh tubuh, kita bisa lebih waspada. Kerusakan skin barrier sering diawali dengan gejala seperti kulit kering, bersisik, kasar, hingga rasa gatal yang mengganggu. Jika tidak segera diatasi, iritasi ini dapat memicu penetrasi alergen yang lebih dalam dan menyebabkan peradangan kronis, yang nantinya berpotensi berkembang menjadi kondisi kulit yang lebih serius seperti jerawat, rosacea, atau eksim.

2. Hindari kebiasaan self-diagnosis pada kulit

Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak_ Panduan Basic Skincare untuk Semu_20260527_173012_0001.jpg
Popmama.com/Nadya Julyanti

Mungkin kamu sering merasa kulitmu berminyak, namun ternyata kondisi sebenarnya adalah kulit kering yang sedang teriritasi. Melakukan diagnosis mandiri tanpa dasar medis yang kuat justru berisiko membuat kita memilih produk perawatan yang salah, sehingga kondisi skin barrier yang sedang rusak bukannya membaik, malah semakin parah.

"Hindari yang namanya self-diagnosis. Kadang-kadang kita merasa kulit kita oily, padahal sebenarnya bisa saja kering. Jadi kita perlu dibantu mungkin sama dokter spesialis, untuk membantu menganalisa kulit kita," tambah Dr. Windy.

Menurut Dr. Windy, sangat penting untuk tidak terjebak dengan banyaknya informasi literasi di internet yang terkadang bisa menyesatkan. Konsultasi ke dokter spesialis dermatologi sangat disarankan untuk mendapatkan analisis kulit yang akurat. Apalagi di kota besar seperti Jakarta, akses terhadap ratusan dermatologis sudah sangat mudah, sehingga tidak ada alasan untuk ragu mendapatkan informasi yang benar mengenai penanganan masalah kulitmu.

3. Pilih pelembap yang sesuai dengan kebutuhan kulit

Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak_ Panduan Basic Skincare untuk Semu_20260527_173012_0004.jpg
Popmama.com/Nadya Julyanti

Nah, karena skincare adalah produk yang kita gunakan setiap hari, pemilihan bahan aktif di dalamnya sangat krusial untuk memperbaiki skin barrier yang telah terganggu. Kamu tidak bisa asal memilih produk, melainkan harus mencari formula yang memang dirancang secara saintifik untuk mengembalikan fungsi perlindungan alami kulit.

"Jadi kita harus tahu pelembap mana yang sesuai dan baik untuk penggunaan, karena ini adalah suatu kondisi yang setiap hari kita gunakan, jadi tentu kita harus bisa memilih yang benar," ujar Dr. Windy.

Sejalan dengan hal tersebut, Senior Brand Manager Vaseline, Melisa Caroline, menjelaskan bahwa inovasi teknologi terkini seperti Pro-Ceramide Complex sangat membantu.

"Inovasi ini mampu mengembalikan dan meningkatkan fungsi skin barrier tubuh dari dalam atau self-renewal, sehingga menjadi solusi penyelamat yang membantu mengatasi dan menghentikan siklus masalah kulit kering kemerahan, kulit kusam dan tekstur kulit kasar," ungkapnya.

Memahami kandungan dalam pelembap sangat penting karena skin barrier yang rusak membutuhkan zat yang dapat membantu proses pemulihan alami kulit. Daripada sekadar memberikan kelembapan sementara di permukaan, produk yang tepat akan bekerja membantu kulit agar lebih tahan terhadap paparan suhu atau gesekan pakaian, sehingga kondisi kulit yang bersisik atau kasar bisa berangsur-angsur membaik secara alami.

4. Jadikan kesehatan kulit sebagai bentuk self-love

Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak_ Panduan Basic Skincare untuk Semu_20260527_173012_0002.jpg
Popmama.com/Nadya Julyanti

Bagi perempuan profesional dengan segudang kesibukan, meluangkan waktu untuk merawat kulit sering dianggap sebagai hal kedua. Padahal, memperhatikan kesehatan kulit tubuh merupakan bentuk apresiasi diri yang sangat mendalam, sekaligus upaya untuk menjaga kenyamanan agar kita tetap percaya diri dalam menjalankan peran sehari-hari.

"Aku ingin mengajak teman-teman sesama perempuan profesional, untuk lebih memperhatikan kesehatan kulit tubuh, terutama dengan melindungi skin barrier karena kesehatan kulit itu bukan hanya soal penampilan, tapi bentuk self-care kita, self-love kita karena ketika kulit kita sehat, kita bisa lebih percaya diri," ungkap Nikita Willy.

Terlebih lagi, Nikita menyoroti bahwa sebagai perempuan profesional yang dituntut untuk take control atas segalanya, urusan kesehatan kulit juga termasuk di dalamnya. Mengingat tantangan di Indonesia adalah cuaca tropis yang panas, penggunaan pakaian tertutup terkadang bisa memicu keringat berlebih dan rasa gatal yang merupakan tanda skin barrier terganggu. Oleh karena itu, konsistensi dalam perawatan tubuh adalah kunci agar kulit tidak mudah mengalami iritasi akibat perubahan suhu dan aktivitas padat.

Menjaga kesehatan kulit tubuh sesungguhnya adalah bentuk investasi jangka panjang. Kesehatan kulit bukanlah sekadar tentang penampilan luar, melainkan manifestasi dari bagaimana kita memberikan perhatian terhadap diri sendiri. Dengan memberikan perlindungan yang tepat bagi skin barrier, kamu tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga membangun kenyamanan yang mendukung produktivitas.

Sekarang, coba perhatikan kembali rutinitas harianmu, apakah kamu sudah memberikan perhatian yang setara antara kesehatan kulit wajah dan kesehatan kulit tubuhmu?

Share Article
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany

Related Articles

See More