6 Tips Kulit Sehat di Waktu Puasa, Perhatikan Kesehatan Kulitmu!

- Artikel membahas enam tips menjaga kesehatan kulit selama puasa, mulai dari persiapan hidrasi sebelum Ramadan hingga pemilihan skincare yang tepat agar kulit tetap lembap dan sehat.
- Dermatolog menekankan pentingnya konsumsi air, makanan kaya antioksidan, serta penggunaan pelembap berbasis air dengan teknologi yang mampu mempertahankan kelembapan lebih lama di berbagai kondisi.
- Ditekankan pula pentingnya tidur cukup, penggunaan sunscreen secara rutin, serta olahraga ringan untuk menjaga sirkulasi darah dan mendukung kesehatan kulit selama menjalani ibadah puasa.
Apakah kamu pernah merasa kondisi kulit yang menurun di momen Ramadhan? Hal tersebut mungkin saja terjadi karena kamu melakukan puasa. Ketika berpuasa tubuh pastinya kekurangan cairan yang memberikan hidrasi.
Belum lagi faktor eksternal seperti polusi, matahari, sampai dengan AC, yang terpapar pada kulit. Oleh karena itu, kamu wajib menjaga kulit dengan lebih baik lagi di momen suci ini. Berikut, Popmama.com bagikan 6 tips kulit sehat di waktu puasa.
1. Persiapan diri sebelum Ramadan

Tahukah bahwa kamu bisa mulai mempersiapkan kulit sehat sebelum Ramadan dengan meningkatkan hidrasi kulit? Dari sudut pandang dermatolog, Dr. Dhelya Widasmara SpDVE SubspDT MMRS menekankan pentingnya meningkatkan asupan air putih hingga setidaknya 8 gelas sehari sebelum Ramadan.
Ia juga menyarankan untuk memasukkan makanan kaya antioksidan seperti tomat, brokoli, blueberry, dan bayam ke dalam diet Mama. Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, dan seng sangat penting untuk menjaga kesehatan kolagen dan mendorong pembaharuan sel kulit.
Kamu juga bisa gunakan pelembap dengan kandungan seperti Hyaluronic Acid, Electrolytes dan Asam Amino, yang membantu menarik dan mempertahankan kelembapan di kulit. Kandungan-kandungan tersebut dapat kamu temukan dalam rangkaian skincare Neutrogena Hydro Boost, yang terdiri dari cleanser, serum, sunscreen dan moisturizer.
2. Memilih pelembap yang menutrisi & tahan lama

Untuk mendapatkan tampilan kulit yang sehat dan bercahaya, perawatan tidak cukup hanya difokuskan pada permukaan kulit. Kulit perlu dirawat secara menyeluruh, mulai dari lapisan terdalam hingga lapisan terluar agar keseimbangan kelembapannya tetap terjaga.
Salah satu tips dalam memilih pelembap adalah untuk mencari produk yang dapat menjaga hidrasi kulit secara optimal. Neutrogena Hydro Boost sendiri diformulasikan dengan teknologi Crystal Gel Matrix™, yang membantu kulit menyerap dan mempertahankan air dengan lebih baik. Teknologi ini bekerja dengan membentuk semacam “reservoir” kelembapan pada kulit, sehingga hidrasi dapat bertahan lebih lama sekaligus membantu menjaga fleksibilitas skin barrier.
Secara klinis, formulanya disebut mampu memberikan hidrasi hingga beberapa lapisan pada permukaan kulit dengan meningkatkan kadar air pada lapisan stratum corneum. Selain membantu menjaga kelembapan, penggunaan pelembap dengan formula gel berbasis air juga dapat memberikan sensasi ringan dan cepat meresap pada kulit. Tekstur seperti ini umumnya terasa nyaman untuk penggunaan sehari-hari karena tidak lengket serta cenderung tidak menyumbat pori-pori.
Karakteristik tersebut membuat pelembap ini mudah dipadukan dengan sunscreen maupun makeup, serta sering menjadi pilihan bagi berbagai jenis kulit, termasuk bagi mereka yang tinggal di iklim tropis.
3. Mengonsumsi hidangan bernutrisi

Ketika kamu berpuasa, maka terdapat serangkaian perubahan pada tubuh. Oleh itu, fokus harus bergeser ke menjaga kulit tetap lembap dan melindungi lapisan pelindungnya. Para dermatolog menyarankan untuk menghindari bahan aktif yang kuat, seperti retinol dosis tinggi atau AHA terkonsentrasi, jika kamu mengalami kekeringan atau iritasi. Sebagai gantinya, pilihlah produk lembut yang mengandung ceramide, peptida, atau panthenol untuk membantu memperkuat lapisan pelindung kulit.
Kamu juga dapat memanfaatkan nutrisi yang didapatkan selama sahur. Dr. Dhelya merekomendasikan untuk memprioritaskan sumber protein berkualitas tinggi seperti ikan, telur, tahu, dan tempe. Mengonsumsi lemak sehat dari alpukat dan kacang-kacangan juga bermanfaat.
Jangan lupa untuk mengonsumsi berbagai macam sayuran dan buah-buahan berwarna-warni yang kaya vitamin dan antioksidan. Batasi asupan makanan berminyak, bergula, dan makanan olahan berlebihan, karena dapat menyebabkan peradangan dan memperburuk jerawat.
4. Tidur yang cukup

Puasa tentunya dapat memengaruhi kualitas tidur, tergantung pada faktor-faktor seperti waktu, durasi, respons tubuh individu, dan periode adaptasi. Namun, ketika kamu tahu bagaimana menyesuaikan tubuh dengan perubahan yang terjadi, kamu dapat merasakan manfaatnya.
Istirahat yang cukup berperan penting dalam membantu tubuh melakukan proses pemulihan sekaligus menjaga metabolisme tetap bekerja dengan baik. Sebaliknya, kurang tidur dapat memicu berbagai masalah seperti menurunnya konsentrasi, rasa lelah berkepanjangan, hingga berkurangnya daya tahan tubuh.
Tidak hanya itu, waktu istirahat yang tidak terpenuhi juga dapat meningkatkan produksi hormon stres atau kortisol, yang pada akhirnya dapat memengaruhi keseimbangan energi selama menjalani puasa. Agar dapat beristirahat dengan baik, kamu dapat mengurangi konsumsi kafein, menciptakan kamar yang nyaman, menjaga jadwal tidur konsisten sampai dengan mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur.
5. Jangan melupakan sunscreen

Sunscreen menjadi skincare wajib baik kamu berpuasa maupun tidak. Dehidrasi selama puasa dapat membuat kulit terasa lebih kering, sensitif, bahkan tampak kusam, menghasilkan kondisi kulit yang lebih rentan. Di sini lah, sunscreen dapat menjadi pelengkap perawatan wajahmu.
Melindungi kulit dari paparan sinar matahari menjadi penting, terutama dengan menggunakan tabir surya spektrum luas minimal SPF 30 dan mengaplikasikannya kembali setiap 3–4 jam saat beraktivitas di luar ruangan. Tenang saja ya Ma, penggunaan produk topikal seperti sunscreen juga tidak membatalkan puasa.
6. Berolahraga secara moderat

Melakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki, pilates atau yoga, dapat menjadi salah satu cara untuk membantu melancarkan sirkulasi darah yang turut mendukung kesehatan kulit. Namun, sebaiknya hindari olahraga dengan intensitas terlalu tinggi agar tubuh tidak mudah mengalami dehidrasi selama berpuasa.
Beberapa jenis olahraga yang sebaiknya dihindari adalah angkat beban berat, sprint atau lari cepat, High-Intensity Interval Training (HIIT), berenang karena berisiko tertelan air, serta panjat tebing.
Itu dia, 6 tips kulit sehat di waktu puasa. Waktu puasa tidak hanya menjadi waktu merefleksikan diri, tapi juga menjaga diri sendiri lebih lagi, termasuk kulit wajahmu!


















