Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apa Itu GERD Anxiety? Simak Cara Tepat Mengelolanya
Pexels/www.kaboompics.com
  • GERD anxiety adalah kondisi ketika gangguan asam lambung dan kecemasan muncul bersamaan, saling memperburuk gejala fisik maupun mental secara berulang.

  • Kecemasan dapat memicu naiknya asam lambung karena tubuh masuk mode siaga, otot menegang, dan katup lambung melemah sehingga gejala terasa lebih kuat.

  • Penanganan GERD anxiety perlu dilakukan dari dua sisi: menjaga pola makan serta menerapkan relaksasi mental, dengan konsultasi ke dokter bila gejala makin mengganggu.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Selama ini, masalah lambung dan kondisi mental dianggap sebagai dua hal yang berbeda. Padahal, tubuh manusia bekerja dengan sistem yang saling terhubung. Apa yang terjadi di pikiran bisa memengaruhi kondisi pencernaan, begitu juga sebaliknya.

Itulah kenapa sebagian orang merasa asam lambungnya lebih mudah kambuh saat sedang banyak pikiran, gugup, atau berada di bawah tekanan.

Di sisi lain, rasa tidak nyaman akibat GERD juga bisa membuat seseorang jadi lebih mudah panik, sulit tenang, bahkan terus merasa khawatir dengan kondisi tubuhnya.

Kondisi ini kemudian lebih dikenal dengan sebutan GERD anxiety. Untuk mengenalnya lebih jauh, Popmama.com akan membahas tentang apa itu GERD anxiety selengkapnya berikut ini. 

Apa Itu GERD Anxiety?

Pexels/Alex Green

Dilansir dari Healthline, GERD anxiety merupakan kondisi ketika penyakit refluks asam lambung atau GERD muncul bersamaan dengan gangguan kecemasan (anxiety), lalu keduanya saling memperburuk gejala satu sama lain.

Saat seseorang merasa cemas, tubuh jadi lebih sensitif terhadap rasa tidak nyaman di lambung. Sensasi seperti dada panas, perih, atau tenggorokan terasa mengganjal bisa terasa lebih kuat dari biasanya.

Sebaliknya, gejala GERD yang muncul terus-menerus juga bisa membuat seseorang makin khawatir dan stres.

Karena itu, banyak orang dengan GERD anxiety merasa terjebak dalam lingkaran yang sulit diputus. Semakin cemas, asam lambung terasa makin parah. Semakin parah gejalanya, rasa cemas juga ikut meningkat. Inilah yang membuat kondisi tersebut terasa lebih melelahkan dibanding GERD biasa.

Kenapa Cemas Bisa Memicu Asam Lambung Naik?

Pexels/MART PRODUCTION

Rasa cemas ternyata tidak hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga kondisi fisik tubuh, termasuk sistem pencernaan. Menurut Gastroenterology Consultants of San Antonio,  saat seseorang mengalami stres atau kecemasan tinggi, tubuh masuk ke mode siaga (fight or flight response).

Dalam kondisi ini, otot tubuh cenderung menegang, termasuk area perut. Ketegangan tersebut bisa memberi tekanan tambahan pada lambung dan memicu isi lambung naik ke kerongkongan.

Selain itu, stres juga dapat memengaruhi kerja katup antara lambung dan kerongkongan (lower esophageal sphincter/LES), sehingga katup menjadi kurang rapat.

Hal ini mengakibatkan asam lambung jadi lebih mudah naik dan memunculkan gejala seperti dada terasa panas, mulut pahit, sampai rasa mengganjal di tenggorokan. Karena itu, tidak heran kalau sebagian orang merasa keluhan lambungnya kambuh saat sedang banyak pikiran atau kelelahan mental.

Gejalanya Sering Mirip dan Membuat Bingung

Magnific/8photo

Salah satu hal yang membuat GERD anxiety cukup sulit dikenali adalah karena gejalanya sering tumpang tindih.

Medical News Today menjelaskan, beberapa keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, hingga tenggorokan terasa seperti ada yang mengganjal bisa muncul baik saat GERD kambuh maupun ketika seseorang mengalami kecemasan.

Misalnya, seseorang merasa dada panas lalu panik karena takut terkena masalah jantung. Kepanikan ini kemudian memicu napas makin pendek dan tubuh makin tegang, yang akhirnya membuat gejala lambung terasa lebih buruk.

Selain itu, stres berkepanjangan juga disebut dapat membuat lambung lebih sensitif terhadap asam. Rasa perih atau terbakar yang biasanya ringan bisa terasa jauh lebih mengganggu ketika kondisi mental sedang tidak stabil.

Cara Mengelola GERD Anxiety

Pexels/MART PRODUCTION

Mengatasi GERD anxiety biasanya tidak cukup hanya fokus ke lambung atau kecemasan saja, tetapi keduanya perlu ditangani bersama. National Health Service UK menyarankan beberapa perubahan kebiasaan sederhana yang bisa membantu meredakan gejala.

Mulai dari makan dengan porsi lebih kecil tapi lebih sering, menghindari langsung rebahan setelah makan, hingga membatasi makanan atau minuman pemicu seperti kopi, makanan terlalu pedas, alkohol, dan makanan tinggi lemak.

Selain bisa memicu asam lambung, beberapa jenis minuman seperti kafein juga dapat memperburuk rasa cemas pada sebagian orang.

Upaya ini juga harus dibarengi dengan menjaga pikiran agar tetap tenang. Beberapa orang merasa lebih nyaman setelah mencoba teknik relaksasi sederhana, seperti mengatur napas, jalan santai, atau tidur cukup.

Jika gejala terasa makin sering, mengganggu aktivitas, atau membuat cemas berlebihan, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Itu dia pembahasan mengenai apa itu GERD anxiety. Semoga bermanfaat ya!

Editorial Team

Related Article