Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Virus campak dikenal sangat tangguh karena sifatnya yang airborne, artinya ia bisa bertahan melayang di udara dalam waktu yang cukup lama setelah penderita batuk atau bersin.
Jika ruangan dibiarkan tertutup rapat tanpa adanya sirkulasi udara sama sekali, maka konsentrasi virus di dalam ruangan tersebut akan sangat pekat. Hal ini justru meningkatkan beban virus di lingkungan sekitar penderita itu sendiri.
Ventilasi udara yang baik sangat krusial untuk mengencerkan konsentrasi virus di udara ruangan. Dengan membuka jendela di sisi lain ruangan, bisa Mama membantu membuang udara kotor dan menggantinya dengan udara bersih.
Namun, perlu diingat bahwa ventilasi ini harus dikelola dengan bijak untuk melindungi orang lain di dalam rumah. Pastikan aliran udara dari kamar penderita tidak langsung mengarah ke area berkumpulnya anggota keluarga lain yang sehat.
Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), itu sebabnya isolasi yang baik dan ventilasi yang cerdas tetap penting untuk mengurangi risiko penularan ke orang.