- Vaksinasi HPV
Apakah Kanker Serviks Menular? Kenali Fakta Sebenarnya!

- Kanker Serviks Tidak Bisa Menular Secara Langsung
- HPV Bisa Menular, tapi Bukan Kanker Itu Sendiri
- Cara Mencegah Penularan HPV
Banyak mitos yang mungkin pernah Mama dengar, misalnya bahwa kanker serviks bisa menular dari orang ke orang. Kekhawatiran ini wajar, apalagi ketika diagnosis kanker serviks terdengar menakutkan.
Namun, bagaimana dengan faktanya? Benarkah kanker serviks bisa berpindah seperti penyakit menular lainnya, atau ada penjelasan medis yang berbeda?
Untuk mengetahui jawabannya, berikut Popmama.com rangkum fakta-fakta penting yang perlu Mama ketahui.
Table of Content
Kanker Serviks Tidak Bisa Menular Secara Langsung

Mendengar kata kanker serviks sering membuat Mama khawatir. Tapi tenang, menurut World Health Organization (WHO), kanker serviks tidak menular. Mama tidak akan tertular hanya karena memeluk pasien atau memakai barang yang sama.
Kanker ini terjadi karena sel di leher rahim mengalami perubahan abnormal yang berkembang menjadi kanker, bukan karena infeksi yang berpindah dari orang ke orang.
Namun, ada virus yang perlu Mama waspadai, yaitu HPV (human papillomavirus). Virus ini dapat menular melalui kontak seksual dan merupakan penyebab utama hampir semua kasus kanker serviks.
Karena itu, banyak orang salah paham dan mengira kanker serviks bisa menular, padahal yang menular hanyalah virus HPV, bukan kanker itu sendiri.
HPV Bisa Menular, tapi Bukan Kanker Itu Sendiri

World Health Organization (WHO) juga menyebutkan bahwa lebih dari 95% kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV).
Virus ini dapat menular terutama melalui kontak seksual. Namun, penting diingat bahwa yang menular hanyalah virusnya, bukan kanker serviks itu sendiri.
Infeksi HPV sering kali tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sedang terinfeksi. Inilah yang membuat virus ini begitu umum di kalangan orang dewasa yang aktif secara seksual.
Meski HPV menular, tidak semua orang yang terinfeksi akan berkembang menjadi kanker serviks. Dengan vaksin HPV dan skrining rutin, risiko berkembangnya kanker dapat dicegah secara efektif.
Cara Mencegah Penularan HPV

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan beberapa langkah yang dapat membantu Mama mengurangi risiko terkena atau menularkan HPV:
Vaksin HPV sangat efektif untuk mencegah infeksi virus penyebab kanker serviks, terutama jika diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual.
- Penggunaan kondom
Kondom dapat membantu menurunkan risiko penularan HPV, meskipun virus ini dapat menyebar melalui kontak kulit ke kulit di area genital yang tidak selalu tertutup kondom.
- Batasi jumlah pasangan seksual
Risiko penularan HPV meningkat dengan jumlah pasangan seksual yang lebih banyak, sehingga hubungan yang aman dan terbatas dapat membantu menurunkan risiko.
- Skrining rutin
Pap smear atau tes HPV secara berkala dapat membantu mendeteksi perubahan sel di leher rahim sejak dini, sebelum berkembang menjadi kanker.
Nah, itulah jawaban tentang pertanyaan apakah kanker serviks menular.
Dengan memahami fakta ini, Mama bisa lebih tenang, tidak panik, dan tetap fokus menjaga kesehatan serviks melalui pemeriksaan rutin dan informasi yang tepat. Tetap sehat, Mama!
FAQ tentang Penyakit Menular Seksual
| Apa saja penyakit menular seksual (PMS) itu? | Klamidia, kutu kemaluan, hepatitis B, virus herpes simpleks (HSV), trikomoniasis, HIV, molluscum contagiosum, kudis, human papillomavirus (HPV), sifilis, gonore, dan chancroid. |
| Jenis penyakit menular seksual apa yang menyebabkan ruam pada area kemaluan? | Sifilis dan herpes genital dapat menyebabkan ruam di dekat vagina. |
| Penyakit menular seksual apa yang memiliki bintik-bintik merah kecil? | Herpes genital. |


















