Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

5 Jenis USG Kanker Ovarium yang Wajib Mama Ketahui

5 Jenis USG Kanker Ovarium yang Wajib Mama Ketahui
Freepik/peoplecreations
Intinya sih...
  • USG Transvaginal: Pemeriksaan ovarium dengan alat dimasukkan ke vagina, hasilnya akurat untuk deteksi massa atau kista.
  • USG Transabdominal: Pemeriksaan lewat dinding perut, nyaman dan digunakan untuk langkah awal deteksi tumor besar.
  • USG Doppler Warna: Memantau aliran darah di sekitar ovarium, penting untuk nentuin langkah selanjutnya dalam pengobatan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjaga kesehatan "aset" berharga kita sebagai perempuan itu wajib banget hukumnya ya, Ma. Apalagi yang namanya kanker ovarium, penyakit ini tuh sering banget dibilang "si pintar bersembunyi".

Gejalanya sering kali nipu banget, kayak perut berasa kembung, begah, atau begah yang dikira cuma masuk angin biasa. Padahal, kalau kita lebih peka sedikit, melakukan pemeriksaan sejak dini bisa jadi penyelamat hidup kita.

Salah satu senjata paling andal yang biasanya dipakai dokter buat "mengintip" kondisi di dalam sana adalah lewat pemeriksaan USG. Tapi tahu nggak sih Ma, kalau USG itu jenisnya nggak cuma satu macam aja?

Di tahun 2026 ini, teknologi medis sudah makin canggih buat ngasih gambaran yang super detail soal rahim dan indung telur kita. Memahami jenis USG yang pas bakal bikin Mama lebih tenang dan nggak bingung lagi pas nanti konsultasi ke dokter spesialis.

Nah, berikut Popmama.com akan membahas tentang 5 jenis USG kanker ovarium yang wajib Mama ketahui. Simak yuk pembahasannya dibawah ini.

Table of Content

1. USG Transvaginal

1. USG Transvaginal

5 Jenis USG Kanker Ovarium yang Wajib Mama Ketahui
Freepik/ArtPhoto_studio

Jenis USG yang satu ini biasanya jadi "pilihan utama" dokter kalau mau liat ovarium dengan super jelas. Berbeda sama USG perut, alat kecil yang disebut transducer bakal dimasukkan sedikit ke dalam vagina.

Cara ini paling efektif karena posisi alatnya jadi deket banget sama indung telur, jadi kelainan sekecil apa pun bisa langsung kelihatan. Ketajaman gambarnya bener-bener ngebantu dokter buat mastiin apakah ada bentuk-bentuk aneh di area ovarium Mama.

Walaupun mungkin buat sebagian Mama rasanya agak sedikit kurang nyaman atau risih, tapi hasilnya jauh lebih akurat buat nemuin massa atau kista yang mencurigakan.

2. USG Transabdominal (pemeriksaan lewat perut yang familiar)

5 Jenis USG Kanker Ovarium yang Wajib Mama Ketahui
Freepik/stefamerpik

Kalau yang ini pasti Mama sudah sering banget denger atau bahkan sudah pernah coba, yaitu USG yang dilakukan lewat dinding perut. Dokter bakal ngasih gel dingin di perut Mama, terus alatnya digerakin pelan-pelan buat memetakan apa yang terjadi di dalam.

Menurut Mayo Clinic, USG perut ini biasanya dipakai buat langkah awal atau kalau dokter mencurigai ada tumor yang ukurannya sudah lumayan besar sampai ke area perut atas.

Nilai plusnya, pemeriksaan ini nyaman banget dan nggak bikin tegang karena cuma di permukaan kulit aja. Biasanya dokter bakal minta Mama buat minum air yang banyak supaya kandung kemih penuh, biar gambarnya bisa kelihatan lebih jelas di monitor.

3. USG Doppler Warna (untuk cek "lalu lintas" darah)

5 Jenis USG Kanker Ovarium yang Wajib Mama Ketahui
Freepik/wavebreakmedia_micro

Cara yang satu ini canggih banget Ma, biasanya dilakuin barengan sama USG transvaginal biar hasilnya makin spesifik. Fungsinya bukan cuma buat liat bentuk benjolannya aja, tapi buat memantau aliran darah di sekitar ovarium itu sendiri.

Berdasarkan informasi dari American Cancer Society, sel kanker itu biasanya butuh banyak "makanan" berupa aliran darah buat tumbuh, jadi kalau ada pola aliran darah yang nggak normal, dokter bakal langsung curiga.

Lewat teknologi Doppler ini, dokter bisa bedain mana kista biasa yang cuma isi cairan dan mana massa padat yang berisiko jadi kanker. Data aliran darah ini penting banget buat dokter nentuin langkah selanjutnya, apakah cukup dipantau aja atau harus segera diambil tindakan.

4. USG 3D atau 4D (gambaran yang lebih "nyata")

5 Jenis USG Kanker Ovarium yang Wajib Mama Ketahui
Freepik/Freepik

Kalau dulu USG 3D identik banget sama liat muka bayi, sekarang teknologi ini juga dipakai buat evaluasi tumor ovarium supaya lebih kelihatan "nyata". Alat ini bisa bikin gambaran tiga dimensi, jadi dokter bisa liat volume dan tekstur benjolannya dari berbagai sisi.

National Health Service UK menjelaskan kalau gambaran yang lebih hidup ini ngebantu banget buat menilai seberapa jauh tumornya memengaruhi jaringan di sekitarnya.

Mama bisa dapet hasil yang lebih detail soal seberapa kompleks sih bentuk benjolan yang ada di indung telur itu. Informasi detail kayak gini bakal sangat berguna buat dokter bedah kalau memang nantinya Mama butuh tindakan pengangkatan.

5. Sonohistografi (USG dengan bantuan cairan khusus)

5 Jenis USG Kanker Ovarium yang Wajib Mama Ketahui
Freepik/Freepik

Mungkin namanya agak asing ya, Ma, tapi metode ini sebenernya melibatkan penyuntikan sedikit cairan garam (saline) ke dalam rahim pas proses USG lagi jalan.

Cairan ini fungsinya buat "ngebuka" ruang di rahim dan saluran sekitar ovarium supaya batas-batas organ di layar monitor kelihatan lebih tajam.

Para pakar medis di WebMD menyarankan cara ini kalau dokter curiga ada masalah yang nggak cuma di ovarium, tapi juga melibatkan lapisan rahim Mama.

Cairan tadi bertindak sebagai kontras yang bikin dokter lebih gampang nganalisis kondisi kesehatan reproduksi Mama secara keseluruhan. Meskipun prosesnya sedikit lebih lama dari USG biasa, hasilnya ngasih kepastian yang lebih tinggi banget, Ma.

Nah, sekarang Mama sudah tahu kan 5 jenis USG kanker ovarium itu pilihannya macam-macam dan nggak perlu ditakuti? Intinya Ma, jangan pernah cuek kalau perut rasanya kembung terus, begah yang nggak jelas, atau ada nyeri di panggul yang datang pergi.

Deteksi dini itu bukan cuma soal medis saja, tapi itu cara paling nyata buat kita menyayangi diri sendiri supaya bisa terus kuat nemenin anak-anak tumbuh besar.

Yuk Ma, mulai sekarang lebih peka lagi sama sinyal yang dikasih tubuh, karena kesehatan kita itu fondasi kebahagiaan keluarga di rumah. Tetap semangat dan jaga kesehatan terus ya Ma. Mama hebat kalau peduli sama diri sendiri!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

Apakah Kanker Serviks Menular? Kenali Fakta Sebenarnya!

16 Feb 2026, 09:10 WIBLife