Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Cara Mengatasi Sesak Napas karena Asam Lambung, Bisa Cepat Diatasi

7 Cara Mengatasi Sesak Napas karena Asam Lambung, Bisa Cepat Diatasi
Freepik/jcomp
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Sesak napas bisa menjadi gejala GERD, yaitu kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan yang menimbulkan rasa tidak nyaman di dada dan kesulitan bernapas.
  • Terdapat beberapa cara meredakan sesak napas akibat asam lambung, seperti duduk condong ke depan, minum air hangat perlahan, latihan pernapasan diafragma, serta mengatur posisi tidur.
  • Penggunaan obat antasida atau resep dokter seperti PPI dan penghambat reseptor H2 disarankan sesuai petunjuk medis untuk membantu mengontrol produksi asam lambung dan mencegah kekambuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sesak napas menjadi salah satu tanda penyakit asam lambung sedang kambuh. Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah gangguan pencernaan di mana asam lambung naik ke kerongkongan. 

Kondisi ini dapat muncul dengan berbagai gejala, mulai dari heartburn, sesak napas, nyeri dada, kesulitan menelan, hingga mulut terasa asam. Selain minum obat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sesak napas akibat asam lambung.

Berikut Popmama.com siap membahas informasi lebih lanjut mengenai cara mengatasi sesak napas karena asam lambung.

1. Duduk dengan dada sedikit condong ke depan

Duduk dengan dada sedikit condong ke depan
Pexels/Engin Akyurt

Salah satu cara sederhana untuk membantu meredakan sesak napas akibat asam lambung adalah duduk dengan posisi dada sedikit condong ke depan. 

Kamu dapat duduk di kursi dengan kedua telapak kaki menapak rata di lantai, kemudian condongkan tubuh ke depan secara perlahan. 

Setelah itu, letakkan siku di atas lutut atau topang dagu menggunakan tangan agar posisi tubuh terasa lebih nyaman. Selama melakukan posisi ini, usahakan otot leher dan bahu tetap rileks.

Posisi tubuh yang sedikit membungkuk ke depan dapat memberikan ruang yang lebih luas pada rongga dada sehingga paru-paru dapat mengembang dengan lebih optimal. Dengan begitu, proses bernapas menjadi lebih lega dan rasa sesak perlahan dapat berkurang.

2. Konsumsi obat asam lambung sesuai kebutuhan

Konsumsi obat asam lambung sesuai kebutuhan
Pexels/cottonbro studio

Saat sesak napas dipicu oleh naiknya asam lambung, mengonsumsi obat penetral asam atau antasida dapat menjadi salah satu langkah yang membantu meredakan gejala. 

Obat antasida mudah ditemukan di apotek dan bekerja cukup cepat untuk menetralisir asam lambung yang naik ke kerongkongan, sehingga keluhan dapat berangsur membaik.

Sementara itu, bagi penderita GERD yang sering kambuh, dokter biasanya akan meresepkan obat golongan Proton Pump Inhibitors (PPI) atau penghambat reseptor H2. 

Kedua jenis obat tersebut bekerja dengan mengurangi produksi asam lambung, sehingga dapat membantu mencegah kekambuhan dalam jangka panjang. Sebaiknya penggunaan obat dilakukan sesuai petunjuk tenaga medis agar hasil pengobatan lebih optimal.

3. Minum air hangat secara perlahan

Minum air hangat secara perlahan
Pixels.com/Andrea Piacquadio

Mengonsumsi air putih hangat sedikit demi sedikit juga dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman akibat asam lambung. 

Air hangat berfungsi membilas sisa asam yang menempel pada dinding kerongkongan sekaligus membantu mengencerkan asam di dalam lambung, sehingga iritasi dapat berkurang.

Namun, hindari minum air dalam jumlah banyak sekaligus. Lambung yang tiba-tiba terisi penuh justru dapat meningkatkan tekanan di dalam perut dan memicu refluks kembali. Karena itu, lebih baik minum air hangat secara perlahan dengan tegukan kecil agar tubuh tetap nyaman.

4. Lakukan latihan pernapasan diafragma

Lakukan latihan pernapasan diafragma
Pexels/Mikhail Nilov

Latihan pernapasan diafragma menjadi salah satu teknik yang sering dianjurkan untuk membantu mengurangi sesak napas.

Untuk melakukannya, duduklah di kursi dengan lutut ditekuk, kemudian pastikan bahu, kepala, dan leher berada dalam posisi rileks agar tubuh tidak tegang.

Setelah itu, letakkan satu tangan di atas perut lalu tarik napas perlahan melalui hidung hingga perut terasa mengembang.

Selanjutnya, hembuskan napas melalui mulut dengan bibir mengerucut sambil mengencangkan otot perut hingga perut kembali masuk ke dalam. 

Lakukan latihan ini selama kurang lebih lima menit atau hingga pernapasan terasa lebih ringan dan teratur.

5. Berdiri sambil menopang punggung

Berdiri sambil menopang punggung
Pexels/MART PRODUCTION

Cara berikutnya yang dapat dicoba adalah berdiri dengan bantuan dinding sebagai penyangga tubuh. Berdirilah di dekat dinding, kemudian sandarkan bagian pinggul ke dinding agar tubuh terasa lebih stabil. 

Posisikan kedua kaki selebar bahu, lalu letakkan kedua tangan di atas paha. Setelah posisi tubuh nyaman, condongkan badan sedikit ke depan dan biarkan kedua lengan menggantung atau diayunkan perlahan ke depan. 

Teknik ini membantu membuat otot-otot di sekitar saluran pernapasan menjadi lebih rileks, sehingga aliran udara terasa lebih lancar dan keluhan sesak napas dapat berkurang.

6. Tidur dengan posisi yang membuat tubuh rileks

Tidur dengan posisi yang membuat tubuh rileks
Pexels/Polina

Saat gejala muncul pada malam hari, mengatur posisi tidur juga dapat membantu meredakan sesak napas akibat asam lambung. 

Salah satu posisi yang disarankan adalah tidur miring dengan meletakkan bantal di antara kepala dan kaki agar posisi tulang belakang tetap lurus dan tubuh terasa lebih nyaman.

Pilihan lainnya adalah tidur telentang dengan tambahan bantal di bawah kepala serta di bawah lutut. Posisi ini membantu tubuh menjadi lebih rileks sekaligus menjaga jalan napas tetap terbuka, sehingga proses bernapas terasa lebih mudah selama beristirahat.

7. Longgarkan pakaian yang digunakan

Longgarkan pakaian yang digunakan
Pexels/MART PRODUCTION

Pakaian yang terlalu ketat, terutama di area perut dan pinggang, dapat meningkatkan tekanan pada rongga perut. Kondisi tersebut bisa menekan lambung yang membuat isi lambung, termasuk asam dan makanan, lebih mudah naik ke kerongkongan dan memperparah sesak napas.

Karena itu, sebaiknya segera longgarkan ikat pinggang, buka kancing celana, atau ganti dengan pakaian yang lebih longgar agar area perut tidak tertekan. 

Jika berbagai cara di atas sudah dilakukan tetapi keluhan tetap berlanjut atau semakin berat, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. 

Penanganan medis yang tepat, penting dilakukan agar penyebab sesak napas dapat diatasi secara optimal dan tidak menimbulkan komplikasi. Semoga informasinya membantu, ya. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More