7 Cara Mengobati Herpes di Bibir agar Cepat Pulih

- Oleskan krim antivirus untuk mempercepat penyembuhan luka herpes di bibir
- Minum obat antivirus oral jika herpes bibir sering kambuh atau muncul dalam kondisi parah
- Kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit akibat herpes di bibir
Herpes di bibir memang sering muncul tanpa tanda-tanda, dimulai dari rasa geli atau panas yang bikin nggak nyaman. Lepuhan kecilnya bisa mengganggu penampilan sekaligus bikin sakit saat makan atau berbicara.
Tapi tenang, Ma. Herpes di bibir sebenarnya bisa diatasi dengan cepat kalau ditangani sejak tahap awal. Ada beberapa cara medis dan perawatan rumahan yang aman, mudah, dan direkomendasikan ahli untuk mempercepat proses penyembuhan.
Berikut Popmama.com rangkum cara mengobati herpes di bibir yang bisa Mama coba di rumah maupun dengan bantuan dokter.
1. Oleskan krim antivirus

Penggunaan krim antivirus adalah salah satu cara paling umum yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi herpes di bibir. Krim acyclovir 5% atau penciclovir 1% termasuk obat topikal yang membantu mempercepat penyembuhan luka.
Saat Mama mulai mengoleskannya sedini mungkin, obat ini bekerja menghambat perkembangan virus sehingga luka tidak menyebar atau bertambah besar.
Krim antivirus ini biasanya digunakan setiap 2-3 jam, beberapa kali sehari, selama 4-5 hari. Meski efeknya bertahap, metode ini aman dan membantu mempercepat keringnya luka.
2. Minum obat antivirus oral

Jika herpes bibir Mama sering kambuh atau muncul dalam kondisi parah, dokter dapat meresepkan obat antivirus oral seperti valacyclovir, famciclovir, atau acyclovir tablet.
Obat ini efektif menghentikan perkembangan virus dari dalam tubuh sehingga luka lebih cepat menyusut. Biasanya diberikan pada gejala awal, karena semakin cepat dikonsumsi, semakin besar manfaatnya dalam memperpendek durasi luka.
Terapi oral ini juga cocok untuk Mama yang mengalami kambuh berkali-kali dalam setahun. Dokter bisa memberikan pengobatan jangka pendek atau terapi harian untuk mencegah kekambuhan.
3. Kompres dingin untuk kurangi nyeri

Kompres dingin adalah cara rumahan yang paling aman dan sederhana. Kompres dingin bisa menjadi cara rumahan yang efektif untuk mengurangi rasa sakit akibat herpes di bibir.
Menurut Cleveland Clinic, penggunaan kompres dingin sederhana dapat membantu meredakan rasa sakit, kemerahan, dan pembengkakan pada area yang terkena.
Mama cukup mengompres selama 5 hingga 10 menit, beberapa kali sehari, terutama segera setelah muncul sensasi geli atau panas di bibir. Namun, penting untuk diingat, jangan pernah menempelkan es langsung ke kulit atau ke luka herpes, ya Ma.
4. Gunakan lip balm atau petroleum jelly

Saat herpes muncul, kulit bibir sering kali menjadi kering dan mudah pecah. Lip balm atau petroleum jelly dapat memberikan lapisan pelindung yang menjaga kulit tetap lembap sehingga luka tidak pecah dan semakin parah.
Melansir dari American Academy of Dermatology (AAD), Mama dianjurkan untuk mengoleskan pelembap bibir dengan SPF 30 dan perlindungan spektrum luas sebelum beraktivitas di luar ruangan. Perlindungan ini membantu mencegah iritasi dan kekambuhan cold sore yang sering dipicu oleh paparan sinar matahari.
Pastikan Mama memilih lip balm tanpa pewangi atau bahan iritan supaya tidak memperburuk kondisi kulit.
5. Jaga bibir tetap bersih dan hindari menyentuh luka

Menjaga kebersihan area bibir sangat penting agar luka tidak terinfeksi. Cuci wajah dan bibir dengan lembut menggunakan air dan sabun ringan, lalu keringkan perlahan tanpa menggosok.
Selain itu, hindari menyentuh luka dengan tangan karena virus dapat menyebar ke bagian tubuh lain, termasuk mata.
American Academy of Dermatology (AAD) juga menyebutkan, seseorang sebaiknya menghindari menyentuh cold sores, dan jika terpaksa menyentuhnya, Mama harus segera mencuci tangan untuk mencegah penyebaran virus HSV-1 ke area lain.
6. Konsumsi suplemen atau makanan kaya L-Lysine

Lysine adalah salah satu jenis asam amino esensial yang sering digunakan sebagai suplemen untuk membantu mengelola herpes labialis.
Suplemen ini bekerja dengan cara menyeimbangkan kadar asam amino dalam tubuh yang berkaitan dengan aktivitas virus herpes.
Sebelum mengonsumsi lysine secara rutin, sebaiknya Mama berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, terutama jika sedang hamil, menyusui, atau memiliki riwayat penyakit tertentu.
7. Kelola stres dan istirahat cukup

Stres merupakan salah satu pemicu utama herpes di bibir muncul kembali. Johns Hopkins Medicine menjelaskan bahwa stres dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga virus HSV-1 menjadi lebih aktif.
Untuk mengurangi frekuensi kambuh, Mama bisa mencoba aktivitas relaksasi seperti meditasi, yoga, journaling, atau memperbaiki pola tidur. Istirahat yang cukup juga membantu tubuh lebih cepat pulih.
Selain mencegah kekambuhan, tubuh yang bugar membantu luka lebih cepat mengering.
Nah, itu dia beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk membantu meredakan herpes di bibir dan mempercepat proses penyembuhannya.



















