Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Ciri-Ciri Gatal Karena Liver yang Harus Kamu Tahu
Pexels/Towfiqu barbhuiya
  • Gatal akibat gangguan liver biasanya terasa sangat intens, menyebar ke seluruh tubuh, dan disebabkan oleh penumpukan asam empedu yang merangsang saraf kulit.
  • Keluhan gatal karena masalah hati cenderung memburuk pada malam hari akibat perubahan ritme biologis dan suhu tubuh, sehingga mengganggu kualitas tidur penderita.
  • Salah satu tanda khasnya adalah gatal di telapak tangan dan kaki tanpa adanya ruam atau lesi primer, hanya bekas garukan akibat rasa gatal yang ekstrem.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang yang kulitnya gatal sekali tapi bukan karena nyamuk atau alergi. Itu bisa karena hatinya, namanya liver, sedang sakit. Gatalnya bisa di seluruh badan, makin parah di malam hari, dan sering terasa di telapak tangan dan kaki. Kulitnya kelihatan normal tapi ada bekas garukan karena digaruk terus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini memberikan nilai positif melalui penjelasan yang edukatif dan mudah dipahami tentang bagaimana rasa gatal dapat menjadi sinyal penting dari tubuh terkait kondisi liver. Dengan menguraikan ciri-ciri secara rinci, pembaca dibantu untuk lebih peka terhadap gejala internal, sehingga dapat mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan dengan lebih bijak dan penuh kesadaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernahkah kamu merasakan gatal yang tak tertahankan pada kulit, padahal sama sekali tidak ada nyamuk yang menggigit atau makanan pemicu alergi yang baru saja kamu konsumsi? Rasa gatal pada kulit sering kali kita anggap remeh sebagai masalah dermatologis biasa. 

Keluhan gatal pada kulit tidak melulu berasal dari masalah di permukaan luar kulit itu sendiri. Dalam beberapa kasus medis yang penting untuk dipahami. 

Rasa gatal yang luar biasa menjadi sebuah sinyal peringatan atau "alarm" dari tubuh bahwa ada organ dalam yang sedang tidak berfungsi dengan semestinya, dan salah satunya adalah organ hati atau liver

Supaya kamu tidak salah langkah dalam mengambil tindakan dan pengobatannya, Popmama.com mengulas 4 ciri-ciri gatal karena liver. Yuk, simak sampai habis!

1. Terasa sangat gatal dan menyebar ke seluruh tubuh

Pexels/Rodolfo Clix

Bayangkan kamu sedang duduk santai sambil menonton televisi, lalu tiba-tiba muncul dorongan yang sangat kuat untuk menggaruk punggung. Belum selesai rasa lega di punggung, sensasi gatalnya seolah "berpindah" dan menyebar ke area perut, lengan, hingga turun ke kaki. 

Mengutip dari Liver Foundation Australia, kondisi gatal pada penderita masalah hati (yang dalam istilah medis dikenal sebagai pruritus) memang bisa terjadi secara lokal di area tertentu saja pada awalnya. 

Namun, seiring waktu, keluhan ini sangat sering berkembang menjadi gatal yang menyebar secara menyeluruh ke seluruh tubuh.

Berbeda dengan gatal karena alergi kosmetik atau eksim yang biasanya hanya terpusat pada satu titik ruam, gatal karena gangguan organ hati memiliki jangkauan yang jauh lebih luas. Mengapa hal ini bisa terjadi? 

Saat liver tidak berfungsi dengan optimal untuk memecah dan menyaring racun, asam empedu yang seharusnya dialirkan ke pencernaan justru menumpuk di dalam aliran darah dan berakhir di bawah kulit. 

Penumpukan zat inilah yang kemudian merangsang saraf-saraf di kulit, sehingga sensasi gatal yang dirasakan menjadi sangat intens, menyebar tanpa arah, dan sering kali membuat penderitanya merasa frustrasi karena gatalnya seakan tidak ada habisnya.

2. Rasa gatal semakin parah di malam hari

Pexels/Deepak Maurya

Setelah berjuang menahan keinginan untuk menggaruk seharian penuh, kamu mungkin berharap malam hari akan menjadi waktu yang tenang untuk beristirahat. 

Sayangnya, bagi mereka yang mengalami gangguan fungsi pada organ hati, malam hari justru sering kali menjadi momen yang paling menyiksa. 

Mengutip dari Top Doctors, keluhan gatal yang berkaitan dengan penyakit liver memiliki sebuah pola waktu yang sangat khas, yaitu cenderung memburuk pada sore hari dan mencapai puncaknya di malam hari menjelang tidur.

Transisi yang mulus dari aktivitas siang yang sibuk menuju suasana malam yang sepi sebenarnya turut berperan di sini. Saat kamu tidak lagi disibukkan oleh pekerjaan, otak menjadi jauh lebih peka dan fokus pada sensasi gatal tersebut. 

Selain itu, fluktuasi suhu tubuh alami dan perubahan ritme sirkadian (jam biologis tubuh) di malam hari juga diyakini ikut memengaruhi tingkat keparahan gatal ini. Efek domino dari kondisi ini sangatlah nyata; siklus tidurmu menjadi sangat terganggu. 

Kamu mungkin akan sering terbangun di tengah malam hanya untuk menggaruk tanpa sadar, yang pada akhirnya memicu kelelahan ekstrem pada keesokan harinya akibat kualitas tidur yang merosot tajam.

3. Rasa gatal juga muncul di telapak tangan dan kaki

Pexels/Picas Joe

Saat rasa gatal mulai menyebar ke berbagai area tubuh, ada satu lagi pola unik yang membedakan masalah liver dengan gangguan kulit biasa. Coba perhatikan baik-baik area mana yang paling pertama atau paling intens terasa gatal. 

Jika kamu merasakan dorongan luar biasa untuk menggaruk bagian telapak tangan dan telapak kaki, ini adalah lampu kuning yang harus segera diwaspadai.

Dilansir Vinmec, gatal parah yang dipicu oleh penyakit hati sering kali bermula atau berpusat di telapak tangan dan juga telapak kaki sebelum akhirnya menjalar ke tempat lain.

Rasa gatal di area ini tentu terasa sangat aneh, tidak nyaman, dan membuat serba salah, mengingat kulit di bagian telapak tangan dan kaki cenderung jauh lebih tebal dibandingkan dengan area tubuh yang lain. 

Karena posisinya yang juga selalu bergesekan saat kita berjalan, memegang barang, atau beraktivitas, sensasi gatal di telapak tangan dan kaki ini bisa menguras emosi dan secara signifikan menurunkan kualitas produktivitas harianmu.

4. Terdapat bekas garukan tetapi tidak ada bekas garukan lesi primer

Pexels/Kindel Media

Hal yang paling sering membuat orang merasa bingung sekaligus heran saat mengalami gatal karena liver adalah ketika mereka bercermin untuk mencari tahu wujud penyebabnya. 

Secara logika, jika kita merasa gatal karena alergi makanan, gigitan nyamuk, atau infeksi jamur, pasti akan muncul ruam kemerahan, bentol-bentol, atau kulit yang bersisik. Hal-hal tersebut dalam istilah medis disebut sebagai lesi primer (tanda awal penyakit kulit).

Namun, pada kasus pruritus akibat penyakit liver, ceritanya sama sekali berbeda. Dilansir dari Top Doctors, secara kasatmata, kulit penderita gangguan liver sejatinya terlihat normal-normal saja tanpa adanya ruam, bintik merah, atau bentol pada awalnya. 

Akan tetapi, karena rasa gatal yang muncul dari dalam itu begitu luar biasa, kamu akan terus-menerus menggaruk kulit hingga akhirnya menimbulkan luka gores, kemerahan, atau penebalan kulit akibat kuku (lesi sekunder). 

Singkatnya, kamu hanya akan menemukan banyak sekali bekas luka atau sayatan garukan di tubuhmu, tetapi kamu tidak akan pernah menemukan ruam kulit apa pun yang memicu gatal tersebut sejak awal. 

Hal ini membuktikan bahwa rasa gatal tersebut murni berasal dari sistem metabolisme di dalam tubuh, bukan dari kerusakan permukaan kulit.

Nah, itulah 4 ciri-ciri gatal karena liver yang perlu kamu pahami agar tidak lagi salah kaprah. Semoga bermanfaat!

Editorial Team

Related Article