“Dari awal kita duduk bareng, brainstorming, sampai ketemu satu konsep yang matang, baru kita lanjut ke syuting. Dari syuting sampai akhir, kita banyak pengalaman, kita banyak terharunya, banyak lucu-lucunya,” kata Sridhar Jetty.
7 Fakta Menarik Film Harusnya Horror, Garapan Reza Arap

Reza Arap debut menyutradarai sekaligus membintangi Harusnya Horror sebagai Mas, bekerja sama dengan Essjay Studios dan melibatkan teman-temannya dari AAA Clan.
Cerita film dipilih dari dua konsep setelah brainstorming, dengan penulisan Rahabi Mandra dan Reza Arap yang mengambil referensi dari One Piece.
Para pemain menjalani bootcamp dan pendampingan akting untuk membangun chemistry; film dijadwalkan rilis 20 Agustus, sementara kemungkinan sekuel bergantung pada respons penonton.
Reza Oktovian atau yang lebih dikenal sebagai Reza Arap, kini melebarkan sayapnya ke dunia perfilman lewat karya terbarunya yaitu Harusnya Horror.
Bekerja sama dengan Essjay Studios, Reza Arap tak hanya bertindak sebagai sutradara, tetapi juga menjadi pemeran utama sebagai karakter bernama Mas.
Dalam film ini, Reza Arap turut menggandeng teman-temannya dari AAA Clan atau geng di balik proyek Marapthon, untuk ikut beradu akting.
Namun, di balik perilisannya, Harusnya Horror memiliki sejumlah fakta menarik yang wajib kamu tahu. Yuk, kita simak ulasan Popmama.com di bawah ini!
Table of Content
1. Sempat mengajukan dua konsep film

Instagram.com/harusnyathemovie Produser film Harusnya Horror, Sridhar Jetty mengungkapkan bahwa Reza Arap sempat mengusulkan dua konsep ide.
Namun, setelah melalui proses brainstorming bersama, salah satu konsep akhirnya dipilih untuk dikembangkan menjadi cerita yang kini dihadirkan dalam film.
2. Terinspirasi dari One Piece

Popmama.com/Najla Dewi Effendi Rahabi Mandra turut membawa kecintaannya terhadap One Piece ke dalam proses penulisan Harusnya Horror.
Ia dan Reza Arap sama-sama menggemari anime tersebut, sehingga karakter seperti Luffy dan Usopp menjadi salah satu referensi dalam membangun cerita.
Referensi itu sempat membuat Jimmy L. Lalwani dan Sridhar Jetty kebingungan. Meski begitu, keduanya tetap mengiyakan ide tersebut hingga akhirnya memahami konsep komedi yang ingin dibawa Rahabi dan Arap.
“Penulisan yang sangat menyenangkan karena aku sama Arap sama-sama fans One Piece. Jadi, berangkatnya sebenarnya dari situ, referensi kita enggak jauh-jauh dari Luffy, Usopp, dan seterusnya. Itu pas kita cerita tuh langsung connect gitu, Pak Jimmy sama Pak Sridhar tuh kayak "Ha? Ha? Ha?". Tapi akhirnya catch up juga,” ungkap Rahabi Mahendra selaku penulis.
3. Mengangkat sisi lain AAA Clan

Dok. IDN Times Kehadiran Reza Arap dan anggota AAA Clan menjadi salah satu hal yang menarik dalam Harusnya Horror. Co-producer Jimmy L. Lalwani menilai setiap anggota memiliki karakter masing-masing yang dapat menjadi daya tarik tersendiri ketika dibawa ke layar lebar.
"Karena itu, Rapi Films ingin mengangkat mereka ke dalam film agar teman-teman semua bisa melihat sisi mereka di luar maraton. Kita mau bentuk sesuatu yang beda," ucap Jimmy.
4. Jalani bootcamp untuk mendapatkan chemistry

Popmama.com/Najla Dewi Effendi Untuk membangun chemistry antar pemain, Bravy, Ibot, dan Niko sempat mengikuti workshop atau bootcamp. Proses tersebut membantu mereka lebih mengenal satu sama lain sekaligus memahami karakter yang akan dimainkan.
Bravy menyebut cara tersebut cukup efektif, bahkan membuat proses mendalami karakter terasa lebih mudah. Sementara itu, menurut Ibot dan Niko, arahan Reza Arap justru lebih berhasil membuat mereka lebih cepat menyatu dengan peran masing-masing.
5. Tierison sempat stress ketika memerankan Kevin

Instagram.com/tierison Trierison atau yang dikenal sebagai Jot, dipercaya memerankan karakter Kevin dalam Harusnya Horror.
Sebagai pengalaman barunya di dunia akting, ia mengaku sempat kesulitan mengeksplorasi karakter tersebut dan banyak mendapat bantuan dari acting coach.
Jot juga mengaku stres saat menjalani proses reading. Namun, kekhawatiran itu perlahan hilang ketika syuting dimulai karena prosesnya ternyata tidak semenakutkan yang ia bayangkan.
6. Ronny Tjandra dapat banyak teman baru

Instagram.com/ronnyptjandra Aktor Ronny Tjandra mengaku mendapat pengalaman menyenangkan selama terlibat dalam project Harusnya Horror, di mana ia berperan sebagai ayah dari Kevin.
Meski baru pertama kali bekerja bersama para pemain, Ronny Tjandra merasa proses syuting berjalan baik dan suasana di lokasi sangat membuatnya berkesan.
Ia bahkan mendapat banyak teman baru karena hampir seluruh pemain merupakan orang-orang yang baru dikenalnya.
7. Kemungkinan sequel Harusnya Horror

Popmama.com/Najla Dewi Effendi Saat ditanya mengenai sequel Harusnya Horror, Reza Arap belum memberikan jawaban pasti. Ia memilih menyerahkan keputusan tersebut kepada penonton dan melihat bagaimana respons mereka.
Reza pun berharap karya yang telah dibuat bersama tim dapat diterima dengan baik oleh penonton.
Itulah beberapa fakta menarik di balik film Harusnya Horror yang rilis tanggal 20 Agustus 2026 nanti. Siap nonton dan melihat aksi mereka di layar lebar?




















