Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Gejala Sakit Liver yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang

7 Gejala Sakit Liver yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang
Popmama.com/Helga Malya Razita/AI
Intinya Sih
  • Banyak orang tidak menyadari gejala awal penyakit liver karena tanda-tandanya mirip keluhan ringan seperti sulit tidur, kelelahan, atau gangguan konsentrasi.
  • Kerusakan fungsi hati dapat memengaruhi metabolisme hormon, sistem saraf, dan proses detoksifikasi tubuh sehingga menimbulkan gejala seperti kabut otak, gatal tanpa ruam, serta kulit mudah memar.
  • Masalah pada hati juga bisa ditandai dengan mual berkepanjangan, penurunan nafsu makan, hingga rasa begah di perut kanan atas akibat pembesaran atau peradangan organ hati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Penyakit liver atau gangguan hati umumnya tidak muncul begitu saja tanpa peringatan. Sama seperti organ tubuh lainnya, hati biasanya akan memberikan berbagai sinyal ketika fungsinya mulai terganggu. 

Masalahnya, banyak tanda awal penyakit liver yang terlihat sangat umum dan sering dianggap sebagai keluhan ringan sehari-hari. 

Karena gejalanya cenderung samar, tidak sedikit orang yang baru menyadari adanya gangguan pada hati setelah kondisinya berkembang lebih lanjut. 

Lantas, apa saja tanda-tanda yang perlu diperhatikan? untuk menjawab pertanyaan ini, Popmama.com akan membahas 7 gejala sakit liver yang sering tidak disadari banyak orang berikut ini.

1. Gangguan pola tidur

Gejala Sakit Liver yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang 2
Pexels/SHVETS production

Sulit tidur umumnya dikaitkan dengan stres, kebiasaan begadang, atau terlalu banyak mengonsumsi kopi. Padahal, dalam beberapa kasus, perubahan pola tidur juga menandakan adanya gangguan pada hati. 

Hal ini terjadi karena kerusakan fungsi hati dapat mengganggu metabolisme hormon melatonin yang berperan mengatur siklus tidur.

Dikutip dari British Liver Trust, sebagian penderita penyakit liver justru merasa sangat mengantuk pada siang hari, tetapi kesulitan tidur saat malam.

Kondisi ini diduga terjadi karena penumpukan zat sisa metabolisme yang mulai memengaruhi fungsi sistem saraf.

2. Kabut otak ringan (brain fog)

Gejala Sakit Liver yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang 3
Pexels/www.kaboompics.com

Pernah merasa sulit fokus, mudah lupa, atau seperti tidak bisa berpikir secepat biasanya? banyak orang menganggap kondisi ini sebagai efek kelelahan atau bertambahnya usia. 

Namun, University of Pennsylvania Medicine menjelaskan bahwa keluhan tersebut bisa menjadi tanda awal ensefalopati hepatik ringan, yaitu kondisi ketika hati mulai kesulitan menyaring racun dari dalam darah. 

Kondisi ini mengakibatkan zat seperti amonia yang seharusnya dibersihkan oleh hati dapat ikut beredar ke otak dan mengganggu fungsi kognitif.

Akibatnya, seseorang bisa merasa linglung, kurang fokus, atau lebih lambat dalam memproses informasi tanpa menyadari bahwa sumber masalahnya berasal dari organ hati.

3. Kelelahan kronis

Gejala Sakit Liver yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang 4
Pexels/Yaroslav Shuraev

Rasa lelah yang tidak kunjung hilang meski sudah tidur cukup termasuk salah satu gejala yang cukup sering ditemukan pada penderita gangguan liver.

Kondisi ini dapat terjadi karena hati tidak lagi bekerja optimal dalam mengatur cadangan energi tubuh yang kemudian menimbulkan perubahan metabolisme serta gangguan keseimbangan hormon akibat kerusakan sel hati.

Efeknya, tubuh jadi terasa lemas hampir sepanjang waktu. Karena gejalanya sangat umum, tidak sedikit orang yang meremehkannya dan menganggap hanya kelelahan biasa.

4. Kulit gatal tanpa ruam

Gejala Sakit Liver yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang 5
Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Kalau rasa gatal muncul terus-menerus tanpa ruam atau penyebab yang jelas, kondisi ini patut diperhatikan karena bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sistem empedu di hati. 

Ketika aliran empedu terganggu, garam empedu dapat menumpuk di dalam darah dan jaringan kulit. Penumpukan inilah yang kemudian merangsang ujung saraf sehingga menimbulkan rasa gatal yang sulit dijelaskan penyebabnya.

5. Kulit mudah memar

Gejala Sakit Liver yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang 6
Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Selain rasa gatal, menurut Gastrointestinal Consultants of San Antonio, kulit yang mudah memar juga dapat menjadi petunjuk bahwa fungsi hati mulai menurun. 

Hati umumnya memiliki peran penting dalam memproduksi protein yang dibutuhkan tubuh untuk proses pembekuan darah. Ketika kemampuan tersebut terganggu, tubuh menjadi lebih mudah mengalami perdarahan ringan di bawah kulit. 

Bukan hanya itu, pembuluh darah kecil juga bisa menjadi lebih rapuh, sehingga memar dapat muncul meskipun hanya terkena tekanan atau gesekan ringan.

6. Mual dan nafsu makan menurun

Gejala Sakit Liver yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang 7
Pexels/Alena Darmel

Bukan hal yang mengherankan kalau ini menjadi salah satu gejala masalah liver. Hati memang berperan besar dalam membantu tubuh mengolah nutrisi dan membuang zat-zat yang tidak dibutuhkan.

Ketika fungsi hati mulai terganggu, proses tersebut tidak akan berjalan seefektif biasanya.

Kondisi ini kemudian dapat memicu rasa tidak nyaman di bagian atas perut, mual yang muncul berulang, hingga penurunan nafsu makan secara bertahap, terutama saat tubuh kesulitan memproses makanan berlemak.

7. Perut begah di sisi kanan atas

Gejala Sakit Liver yang Sering Tidak Disadari Banyak Orang 8
Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Rasa begah di perut kanan atas memang lebih identik dengan masalah lambung atau efek terlalu banyak makan. Namun, area tersebut juga merupakan lokasi organ hati berada. 

Perasaan begah yang terus muncul bisa disebabkan oleh pembesaran atau peradangan hati yang dapat menekan jaringan di sekitarnya.

Akibatnya, muncul sensasi penuh, tertekan, atau tidak nyaman di bawah tulang rusuk kanan yang sering kali dianggap sepele.

Itu dia 7 gejala sakit liver yang sering tidak disadari banyak orang. Karena gejalanya sering mirip dengan keluhan sehari-hari yang terlihat sepele, kamu harus lebih peka terhadap perubahan yang terjadi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More