Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Tren Cari Jodoh Terbaru, Asal Usul Kencan Nanas yang Viral di Spanyol

Tren Cari Jodoh Terbaru, Asal Usul Kencan Nanas yang Viral di Spanyol
Pexels/Lina Kivaka
Intinya Sih
  • Tren 'kencan nanas' di Spanyol viral setelah video TikTok Vivy Lin yang menggunakan nanas sebagai produk utamanya.

  • Nanas terbalik menjadi simbol keterbukaan untuk mencari pasangan dan menandakan mereka yang lajang.

  • Fenomena ini menyebabkan kejenuhan terhadap aplikasi kencan dan keinginan generasi muda untuk bertemu langsung.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Mencari pasangan kini tak melulu lewat aplikasi kencan. Pada tahun 2024, Spanyol sempat dihebohkan dengan fenomena unik yang dikenal sebagai 'kencan nanas' atau pineapple dating.

Tren ini mengajak para lajang datang ke supermarket sambil membawa nanas yang diletakkan terbalik di dalam troli sebagai kode bahwa mereka sedang terbuka untuk berkenalan.

Meski terdengar nyeleneh, tren tersebut benar-benar viral di media sosial dan membuat sejumlah gerai supermarket dipenuhi orang yang penasaran ingin mencobanya.

Lalu, bagaimana sebenarnya asal usul kencan nanas yang viral di Spanyol? Berikut Popmama.com merangkum beberapa fakta menarik terkait asal usul kencan nanas.

Yuk, disimak!

1. Berawal dari video TikTok yang viral

Asal usul pineapple dating 1
Instagram.com/wishforgenie

Fenomena ini bermula setelah aktris sekaligus kreator konten Spanyol, Vivy Lin, mengunggah video TikTok yang menyebut bahwa waktu terbaik untuk mencari pasangan di supermarket Mercadona adalah pukul 19.00 hingga 20.00.

Dalam video tersebut, ia memperagakan cara membawa nanas yang diletakkan terbalik di troli sebagai tanda bahwa seseorang sedang mencari pasangan. Video itu dengan cepat menyebar luas di TikTok dan platform media sosial lainnya.

Banyak pengguna kemudian mencoba tren tersebut secara langsung, membagikan pengalaman mereka saat berburu jodoh di supermarket, hingga akhirnya membuat tren ini semakin terkenal di dunia.

2. Nanas terbalik menjadi kode untuk kenalan

Asal usul pineapple dating 2
Instagram.com/thegaytravelingelf

Dalam tren ini, nanas bukan sekadar buah belanjaan. Posisi nanas yang diletakkan terbalik di dalam troli menjadi simbol bahwa pemiliknya sedang lajang dan terbuka untuk berkenalan.

Jika melihat orang lain dengan tanda yang sama, peserta tren biasanya akan saling mendekat atau bahkan sengaja menabrakkan troli sebagai pembuka percakapan.

Viralnya fenomena ini membuat banyak gerai dipenuhi pengunjung yang datang hanya untuk mengikuti tren, bahkan stok nanas di beberapa toko sempat menjadi sorotan karena tingginya minat masyarakat.

3. Munculnya banyak orang yang mulai bosan dengan aplikasi kencan

Asal usul pineapple dating 3
Instagram.com/datehunnybee

Popularitas kencan nanas juga mencerminkan perubahan cara orang mencari pasangan. Banyak anak muda di Spanyol mengaku mulai jenuh dengan aplikasi kencan yang dinilai terlalu mengandalkan proses swipe tanpa interaksi nyata.

Mereka menginginkan cara yang lebih spontan dan memungkinkan bertemu langsung sejak awal. Karena itulah, supermarket berubah menjadi tempat pertemuan yang tidak biasa.

Walau sebagian besar orang menganggapnya sebagai tren lucu dan hiburan semata, fenomena ini menunjukkan bahwa pertemuan tatap muka masih memiliki daya tarik tersendiri di tengah dominasi aplikasi digital.

Itulah tadi asal usul kencan nanas. Fenomena kencan nanas membuktikan bahwa media sosial mampu mengubah aktivitas sehari-hari menjadi tren global dalam waktu singkat. Menurut Mama, apakah cara mencari pasangan seperti ini lebih menarik dibandingkan menggunakan aplikasi kencan?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More