Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya!

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya!.jpg
Freepik/rawpixel.com
Intinya sih...
  • Wajah terlihat turun di satu sisi, menandakan otak tidak mendapatkan aliran darah yang cukup
  • Lengan atau kaki melemah secara tiba-tiba, bisa menghilang dengan cepat tetapi bukan kondisi normal
  • Kesulitan berbicara secara mendadak, disebabkan area otak yang mengatur bahasa tidak bekerja optimal untuk sementara waktu
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Stroke ringan atau serangan iskemik transien (TIA) sering kali tidak disadari karena gejalanya muncul singkat lalu menghilang dengan sendirinya. Dalam banyak kasus, tanda-tandanya hanya berlangsung beberapa menit dan membaik dalam waktu kurang dari satu jam.

Meski bersifat sementara, TIA bukan kondisi sepele. Pada beberapa orang, gejalanya bahkan bisa bertahan hingga 24 jam dan menjadi peringatan awal sebelum stroke yang lebih serius terjadi. 

Agar Mama tidak terlambat mengambil tindakan, penting untuk mengenali berbagai gejala stroke ringan sejak dini. Berikut Popmama.com rangkum 9 gejala stroke ringan yang perlu diwaspadai. 

Table of Content

1. Wajah terlihat turun di satu sisi

1. Wajah terlihat turun di satu sisi

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya! .jpg
Freepik

Salah satu tanda stroke ringan yang paling mudah dikenali adalah perubahan pada wajah. Wajah bisa tampak tidak simetris, terutama saat tersenyum, di mana salah satu sudut mulut terlihat turun atau sulit digerakkan.

Menurut Healthline, kondisi ini terjadi karena otak tidak mendapatkan aliran darah yang cukup untuk mengontrol otot wajah. Meski sering hanya berlangsung singkat, perubahan wajah mendadak tetap perlu diwaspadai dan tidak boleh diabaikan.

2. Lengan atau kaki melemah

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya!.jpg
Freepik

Melansir Mayo Clinic, salah satu gejala stroke ringan yang muncul secara tiba-tiba adalah kelemahan atau kelumpuhan pada lengan atau kaki, biasanya hanya di satu sisi tubuh. 

Gejala ini kerap muncul tiba-tiba dan bisa menghilang dengan cepat. Namun, kelemahan pada satu sisi tubuh bukan kondisi normal dan sebaiknya tidak dianggap sepele.

3. Kesulitan berbicara

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya! .jpg
Freepik

MSD Manuals menyebutkan, sudden difficulty speaking (bicara pelo atau slurred speech) juga menjadi tanda stroke ringan yang sering terjadi. Bicara bisa terdengar pelo, tidak jelas, atau seseorang tiba-tiba kesulitan menyusun kata-kata.

Gangguan ini muncul karena area otak yang mengatur bahasa tidak bekerja optimal untuk sementara waktu. Jika terjadi secara mendadak, kondisi ini patut diwaspadai meski kemudian membaik.

4. Mati rasa atau kebas mendadakan

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya! .jpg
Freepik

Dilansir Mayo Clinic, rasa mati atau kebas dapat muncul secara tiba-tiba di wajah, tangan, atau kaki. Sensasinya sering terasa seperti kesemutan yang tidak biasa dan biasanya hanya terjadi di satu sisi tubuh.

Mati rasa ini menandakan adanya gangguan sinyal saraf akibat aliran darah yang terhambat. Meski cepat hilang, kondisi tersebut tetap merupakan tanda peringatan dari tubuh.

5. Gangguan penglihatan

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya! .jpg
Freepik/karlyukav

Cleveland Clinic menyatakan bahwa gejala stroke ringan bisa menyebabkan perubahan penglihatan seperti penglihatan kabur, ganda, atau hilang sementara pada satu atau kedua mata ketika aliran darah ke otak terganggu. 

Perubahan ini terjadi karena bagian otak yang memproses penglihatan tidak mendapatkan suplai darah yang cukup. Gangguan penglihatan mendadak perlu segera mendapat perhatian.

6. Kebingungan secara tiba-tiba

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya! .jpg
Freepik/8photo

Healthline mengatakan, mental confusion atau kesulitan berpikir jelas sebagai salah satu tanda yang muncul secara mendadak bersamaan dengan gejala lain seperti kesulitan berbicara atau perubahan penglihatan. Aktivitas sederhana pun terasa lebih sulit dilakukan.

Ketika otak kekurangan aliran darah secara tiba-tiba, fungsi kognitif seperti berpikir jernih, memahami situasi, atau fokus bisa terganggu, sehingga seseorang tampak bingung atau sulit memproses informasi secara mendadak. 

7. Vertigo dan kehilangan keseimbangan

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya! .jpg
Freepik/jcomp

Mayo Clinic menjelaskan bahwa stroke ringan dapat menyebabkan pusing mendadak, kesulitan berjalan, dan hilangnya keseimbangan atau koordinasi, yang muncul secara tiba-tiba. Pada beberapa kasus, Mama bisa merasa seperti akan jatuh meski sebelumnya tidak mengalami masalah apa pun.

Gejala ini terjadi karena bagian otak yang berperan dalam mengatur keseimbangan, koordinasi, dan orientasi tubuh tidak mendapatkan suplai darah yang cukup untuk sementara waktu. Ketika fungsi otak tersebut terganggu, tubuh pun kesulitan menjaga stabilitas. 

8. Sakit kepala parah

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya! .jpg
Freepik

Healthline menyebutkan, sakit kepala parah yang muncul secara tiba-tiba dan terasa berbeda dari biasanya bisa menjadi salah satu gejala stroke ringan. Rasa nyerinya sering datang tanpa peringatan, intens, dan tidak dipicu oleh aktivitas tertentu.

Kondisi ini terjadi karena adanya gangguan aliran darah ke otak, yang dapat memengaruhi tekanan dan fungsi pembuluh darah di dalamnya. Saat otak tidak mendapatkan suplai darah yang cukup, tubuh bisa merespons dengan nyeri kepala yang kuat dan tidak biasa.

9. Kesulitan menelan

9 Gejala Stroke Ringan, Bisa Jadi Alarm Bahaya! .jpg
Freepik/azerbaijan_stockers

Dilansir Cleveland Clinic, beberapa orang mengalami kesulitan menelan secara tiba-tiba. Makanan atau minuman terasa sulit ditelan dan bisa memicu rasa tersedak.

Perubahan kemampuan menelan ini menunjukkan adanya gangguan pada saraf yang mengontrol otot tenggorokan. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius.

Nah, itulah 9 gejala stroke ringan yang penting dikenali sejak dini.

FAQ Tentang Penyakit

Wajah pucat kekurangan apa?

Gejala Anemia Kekurangan Zat Besi

Darah normal berapa?

Menurut American Heart Association, tekanan darah dikatakan normal jika hasilnya sama dengan 120/80 mmHg

Pipi kempot akibat apa?

Kurang tidur dapat menyebabkan pipi kempot karena regenerasi kulit terganggu, sehingga kulit kehilangan elastisitasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

25 Tips Diet Artis yang Bisa Dicoba di Tahun 2026, Ada yang Turun 90 Kg

15 Jan 2026, 10:33 WIBLife