Lagu terakhir, “Sedikit demi Sedikit”, bercerita tentang seseorang yang sedang mencoba memahami berbagai hal yang terjadi dalam hidupnya.
Rayhan Noor menggambarkan sosok dalam lagu ini sebagai seseorang yang mulai menyadari bahwa berbagai masalah dapat menumpuk tanpa disadari. Mulai dari pertemanan yang tiba-tiba rusak, cita-cita yang tidak berjalan sesuai harapan, hingga kondisi tubuh yang perlahan berubah seiring bertambahnya usia.
“Orang yang sedang berusaha memahami sesuatu di hidupnya dan mencoba membaca apa yang terjadi di sekitarnya, kayak pertemanan yang tiba-tiba rusak, cita-cita yang hancur gara-gara dia sendiri, atau badan yang sudah mulai enggak sekuat dulu. Itu semuanya kan menumpuk menjadi sesuatu. Orang ini ingin memperbaiki dirinya: ‘saya mau tinggalkan semua ini sebelum saya kehilangan lebih banyak lagi,’” kata Rayhan.
Cerita tersebut terasa seperti fase refleksi yang mungkin dialami banyak orang ketika mulai memasuki tahap kehidupan yang berbeda.
Alih-alih terus membawa semua persoalan, ada keinginan untuk memperbaiki diri sedikit demi sedikit sebelum kehilangan lebih banyak hal yang berarti.
Lima lagu dalam Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi akhirnya menjadi ruang bagi para personel Lomba Sihir untuk membicarakan hal-hal yang lebih personal.
Mereka tidak hanya membuat musik bersama, tetapi juga saling mendengarkan, memberikan sudut pandang, dan merespons cerita satu sama lain.
Hindia mengatakan bahwa edisi deluxe ini membuat pendengar dapat melihat kedalaman baru dari Lomba Sihir karena penulisan dalam lima lagu tersebut terasa lebih detail.
Sementara itu, Rayhan berharap album ini dapat membuat pendengar melihat lebih dekat kehidupan mereka sendiri.
Pada akhirnya, Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi bukan hanya kumpulan lagu tambahan. Album ini seperti percakapan yang diperpanjang—tentang keluarga, pasangan, pertemanan, kehilangan, perubahan, dan proses memahami diri sendiri.
Seperti yang disampaikan Udu, Lomba Sihir tidak berharap lagu-lagu mereka harus disukai semua orang. Namun, mereka berharap karya tersebut dapat menemani keseharian pendengar atau bahkan membantu mereka yang merasa memiliki cerita serupa.