Kehamilan juga menjadi salah satu kondisi yang dapat memengaruhi aliran darah dari tungkai menuju jantung. Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran rahim dan janin semakin besar, sehingga dapat memberikan tekanan pada pembuluh darah besar di area panggul.
Salah satu pembuluh darah yang dapat terdampak adalah vena kava inferior. Pembuluh darah ini berperan membawa darah dari bagian bawah tubuh untuk kembali menuju jantung. Ketika mendapatkan tekanan dari rahim yang membesar, aliran darah dari tungkai dapat menjadi lebih lambat.
“Kalau hamil itu, jadi kalau kita lihat darah itu dari bawah, balik dia jadi satu di tengah, namanya vena inferior, kava inferior. Nah, kava inferior itu di daerah panggul. Itu kalau orang hamil yang perutnya gede, itu akan menekan vena tersebut,” kata jelas dr. Emanoel.
Tekanan tersebut dapat semakin terasa ketika kehamilan memasuki trimester kedua dan ketiga. Aliran darah yang lebih lambat dapat meningkatkan tekanan di dalam vena dan berpotensi memengaruhi fungsi katup pembuluh darah.
“Kehamilan itu sembilan bulan, tekanan itu timbul kira-kira trimester ketiga dan kedua. Jadi, paling tidak tiga bulan udah ketekan terus tuh vena. Dan itu yang menyebabkan darah yang dari bawah itu lebih pelan, sehingga menekan ke samping. Katup yang tadinya normal begini, karena darahnya besar, jadi nggak rapat lagi,” lanjutnya.